Anda di halaman 1dari 38

PENGANTAR METODOLOGI

PENELITIAN

PENGERTIAN PENELITIAN
Akal budi (kemampuan menalar) dan sifat
ingin tahu manusia, memampukan dan
mendorongnya untuk melakukan
penelitian: mengkaji fenomena yang
terjadi di sekitarnya, melakukan
pertimbangan, mengambil
keputusan/kesimpulan dan melakukan
evaluasi.
Lanjutan

Acuan dasar :
Mekanisme Stimuli-Logika-Respon
Ciri pokok penelitian ilmiah :
Sistematis, Logis dan Empiris
Pemecahn masalah secara spekulatif
atau trial and error : non ilmiah
Penelitian ilmiah : Proses yang
sistematis, logis dan empiris untuk
mencari kebenaran ilmiah atau
pengathuan ilmiah
Lanjutan

Kegiatan penelitian ditujukan


untuk :
Menemukan, Membuktikan dan
Mengembangkan Ilmu
Hasilnya dapat digunakan
untuk :
Memahami, memecahkan dan
mengantisipasi masalah
Sumbangan Penelitian Terhadap Ilmu
Pengetahuan dan Teknologi

Penelitian ilmiah menghasilkan fakta-


fakta empiris, generalisasi empiris,
pengujian kebenaran konsep dan
teori-teori baru
Aplikasi dari hasil penelitian :
Teknologi baru
Pengertian Metodologi
Penelitian
Sekumpulan peraturan kegiatan dan prosedur yang
digunakan oleh pelaku suatu disiplin ilmu
Studi atau analisis teoretis mengenai suatu
cara/metode
Metode Ilmiah (Scientific Method) = Penelitian Ilmiah
(Scientific Research) adalah :
Prinsip dan proses empiris yang berkait dengan
karakteristik penyelidikan ilmiah, yang secara umum
melibatkan pengamatan fenomena, formulasi hipotesis
yang berkenaan dengan fenomena yang diamati,
eksperimentasi untuk membuktikan kebenaran atau
kesalahan hipotesis, dan menarik kesimpulan.
Lanjutan..

Metode penelitian : data yang


diperoleh bersifat obyektif, valid dan
reliable
Statistika menjadi sarana yang
menyediakan alat/cara pengumpulan
data, formulasi hipotesis, pengujian
hipotesis dan penarikan kesimpulan.
Jenis-jenis Penelitian

TUJUAN
Murni dan terapan
PENDEKATAN
RUANG LINGKUP
WAKTU
TINGKAT EKSPLANASI
JENIS DATA
ADA TIDAKNYA INTERVENSI
Etika Penelitian
Kejujuran
- Pengumpulan bahan pustaka, data, pelaksanaan metode dan
prosedur penelitian, publikasi hasil.
- Jujur pada kekurangan atau kegagalan metode yang
dilakukan.
-Hargai rekan peneliti, jangan mengklaim pekerjaan orang lain.
Obyektivitas
Upayakan minimalisasi kesalahan/bias dalam rancangan
percobaan, analisis dan interpretasi data, penilaian ahli/rekan
peneliti, keputusan pribadi, pengaruh pemberi dana/sponsor
penelitian.
Integritas
Lakukan penelitian dengan tulus, upayakan selalu menjaga
konsistensi pikiran dan perbuatan
Ketelitian
Berlaku teliti dan hindari kesalahan karena ketidakpedulian;
secara teratur catat semua pekerjaan, misalnya kapan dan di
mana pengumpulan data dilakukan. Catat juga alamat
korespondensi responden, jurnal atau agen publikasi lainnya.
Lanjutan

Keterbukaan
Secara terbuka, saling berbagi data, hasil, ide, alat dan sumber
daya penelitian. Terbuka terhadap kritik dan ide-ide baru.

Penghargaan terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual


(HAKI)
Perhatikan paten, copyrights, dan bentuk hak-hal intelektual
lainnya. Jangan gunakan data, metode, atau hasil yang belum
dipublikasi tanpa ijin penelitinya. Tuliskan nara sumber semua
yang memberikan kontribusi pada riset Anda. Jangan pernah
melakukan plagiasi.

Penghargaan terhadap Kerahasiaan (Responden)


Bila penelitian menyangkut data pribadi, kesehatan, catatan
kriminal atau data lain yang oleh responden dianggap sebagai
rahasia, maka peneliti harus menjaga kerahasiaan data
tersebut.
Lanjutan

Publikasi yang terpercaya


Hindari mempublikasikan penelitian yang sama berulang-ulang
ke pelbagai media (jurnal, seminar).
Pembinaan yang konstruktif
Bantu membimbing, memberi arahan dan masukan bagi
mahasiswa/peneliti pemula. Perkenankan mereka
mengembangkan ide mereka menjadi penelitian yang
berkualits.
Penghargaan terhadap Kolega/Rekan Kerja
Bila penelitian dilakukan oleh suatu tim akan dipublikasikan,
maka peneliti dengan kontribusi terbesar ditetapkan sebagai
penulis pertama (first author), sedangkan yang lain menjadi
penulis kedua (co-author(s)). Urutan menunjukkan besarnya
kontribusi anggota tim dalam penelitian.
Tanggung Jawab Sosial
Upayakan penelitian berguna demi kemaslahan masyarakat,
meningkatkan taraf hidup, memudahkan kehidupan/beban
hidup masyarakat. Anda juga bertanggung jawab melakukan
pendampingan nagi masyarakat yang ingin mengaplikasikan
hasil penelitian Anda
Lanjutan

Tidak melakukan Diskriminasi


Kompetensi
Tingkatkan kemampuan dan keahlian meneliti melalui
pendidikan dan pembelajaran seumur hidup; secara
bertahap tingkatkan kompetensi Anda sampai taraf Pakar.
Legalitas
Pahami dan patuhi peraturan institusional dan kebijakan
pemeintah yang terkait dengan penelitian.
Rancang pengujian dengan hewan percobaan dengan
baik

Mengutamakan keselamatan Manusia


Bila harus mengunakan manusia untuk menguji penelitian,
maka penelitian harus dirancang dengan teliti, efek negatif
harus diminimalkan, manfaat dimaksimalkan; hormati harkat
kemanusiaan, privasi dan hak obyek penelitian Anda
tersebut; siapkan pencegahan dan pengobatan bila sampel
Anda menderita efek negatif penelitian.
Langkah-langkah Pokok
Penelitian
Menentukan masalah penelitian
Menyusun Rencana Penelitian

Melakukan Penelitian

Pertanggungjawaban dan evaluasi


Pengertian masalah penelitian yang
dapat diangkat untuk diteliti secara
ilmiah memiliki unsur-unsur sebagai
berikut:
1. Masalah penelitian harus tampak dan
dirasakan sebagai suatu tantangan
bagi peneliti untuk dipecahkan dengan
mempergunakan keahlian atau
kemampuan profesionalnya
2. Masalah penelitian merupakan kondisi
yang menunjukkan kesenjangan (gap)
antara peristiwa atau keadaan nyata
(das sain) dengan tolok ukur tertentu
(das sollen) sebagai kondisi ideal atau
seharusnya bagi peristiwa atau
keadaan tertentu.
3. Masalah penelitian adalah keraguan
yang timbul terhadap suatu peristiwa
atau keadaan tertentu berupa
kesangsian tentang tingkat
kebenarannya suatu peristiwa atau
keadaan
Untuk membantu peneliti muda dalam
usaha mennyeleksi dan merumuskan
masalah dan sub-masalah yang patut
dibahas secara ilmiah ada beberapa
kriteria yang perlu mendapat perhatian :
1. Masalah penelitian harus dipilih yang
berguna untuk diungkapkan.
2. Masalah yang dipilih harus relevan
dengan kemampuan atau keahlian
peneliti.
3. Masalah penelitian harus menarik
perhatian untuk diungkapkan.
4. Masalah penelitian sedapat mungkin
menghasilkan sesuatu yang baru.
5. Masalah penelitian harus dipilih yang
dapat dihimpun datanya secara
lengkap dan obyektif.
6. Masalah penelitian tidak boleh terlalu
luas, tetapi juga tidak boleh terlalu
sempit
Rencana Penelitian

Untuk melakukan observasi dengan tujuan


tertentu atau suatu penelitian jelas diperlukan
suatu rencana kegiatan yang terinci, yang
umum disebut rencana atau proposal atau
usulan penelitian
Usulan/proposal penelitian untuk
- menuntun peneliti dalam seluruh proses
penelitian
- kepentingan administrasi dan perizinan
Sistematika bervariasi tgt lembaga
Suatu rencana penelitian pada umumnya
memuat pembahasan tentang sub-pokok
bahasan sbb:
Latar belakang dan identifikasi masalah
Tujuan Penelitian
Studi kepustakaan
Hipotesis
Rancangan Penelitian (Rencana Tindakan)
- Metode Pengumpulan Data
- Metode Analisis dll
Rancangan Penelitian

Adalah Rencana tentang bagaimana


cara mengumpulkan, menyajikan, dan
menganalisa data untuk memberi arti
thd data tersebut secara efisien dan
efektif
Latar belakang

Pada dasarnya latar belakang


menjelaskan apa sebab penelitian
dilakukan. Akan tetapi dianjurkan,
pembahasannya disertai dengan hasil
penelitian terkait yang telah dilakukan
sendiri maupun oleh peneliti lain.
Selanjutnya dapat dikemukakan
perbedaan penelitian ini dengan
penelitian yang lain.
Latar belakang yang baik atau
sempurna akan sangat menunjang
penentuan permasalahan yang akan
dikemukakan.
Menentukan atau mendefinisikan
permasalahan dipandang merupakan
bagian yang terpenting dalam
menyusun rencana penelitian.
Permasalahan pada umumnya
dikemukakan dengan kalimat bentuk
pertanyaan, tetapi tidak merupakan
keharusan.
Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian dapat dibedakan


antara tujuan umum dan tujuan khusus.
Secara sederhana tujuan suatu
penelitian merupakan jawaban atau
hasil pemecahan masalah yang
dikemukakan
Hipotesis

Hipotesis merupakan suatu argumen


yang akan diuji kebenarannya dimana
tidak setiap penelitian harus menuliskan
hipotesisnya.
Metode Pengumpulan Data
Dalam bagian ini dikemukakan antara lain
populasi, sampel dan cara pemilihannya,
ukuran sampel, variabel dan instrumen yang
akan digunakan. Jika menggunakan data
sekunder atau primer yang dikumpulkan oleh
peneliti lain atau lembaga tertentu, hal-hal
tersebut juga dikemukakan
Metode Analisis

Banyak sekali metode yang digunakan,


berdasar pengalaman sering digunakan
metode analitis statistika, yang merupakan
perhitungan-perhitungan matematis untuk
melihat kecenderungan suatu obyek
penelitian.
Ditinjau
dari variabel yang diteliti dapat
juga digunakan metode analisis
multivariat yang menghubung-
hubungkan proses antara berbagai
variabel.
Bentuk Pengamatan

Dengan memperhatikan perbedaan


cara pengamatan atau bentuk observasi
yang dilakukan, penelitian dapat
dibedakan dalam kelompok sebagai
berikut:
Eksperimen yaitu eksperimen
laboratorium dan eksperimen alamiah
Penelitian Survai
Penelitian Partisipasi
Penelitian Kepustakaan
Eksperimen

Pada dasarnya eksperimen dilakukan


untuk mempelajari bagaimana
pengaruh sebuah perlakuan atau lebih
terhadap variabel respon yang
diperhatikan
Misalpengaruh unsur silikon terhadap
besi cor kelabu (laboratorium),
pengaruh pupuk atau obat tertentu pada
hasil padi (alami/laboratorium) dan
pengaruh penggunaan ganja terhadap
masyarakat (alami)
Penelitian Survai

Penelitiansurvai selalu dikaitkan


dengan sampel, sehingga
penelitian survai (survey
research) juga disebut sampel
survai.
Misalnya, untuk mempelajari kadar
pencemaran sungai dan perilaku
penympangan seksual pada mahasiswa
diambil sampel yang selalu merupakan
bagian yang sangat kecil dari air sungai
dan para mahasiswa yang ingin
dipelajari.
Penelitian Kepustakaan

Yang dimaksud penelitian kepustakaan


adalah penelitian yang dilakukan hanya
berdasarkan atas karya tertulis,
termasuk hasil penelitian baik yang
telah maupun yang belum
dipublikasikan.
Contoh-contoh penelitian semacam ini
adalah penelitian sejarah, berbagai
penemuan rumus-rumus dibidang
matematika dan statiska, dan lain
sebagainya.