Anda di halaman 1dari 34

REFRESHING

RADIOLOGI
MUSKULOSKELETA

RADIOLOGI RSIJ CEMPAKA PUTI


Disusun Oleh :
Egi Herliansah 2012730124

Pembimbing :
dr. Rachmat Mulyana
Memet, Sp. Rad
RUMAH SAKIT ISLAM JAKARTA CEMPAKA PUTIH
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
JAKARTA
PERIODE 1 MEI 28 MEI 2017
TULANG
Membran periosteum berasal dari
perikondrium tulang rawan yang
merupakan pusat osifikasi.

Pada tulang yang sedang tumbuh


terdiri atas 1 batang (diafisis) dan 2
ujung (epifisis)

2
3
3
Sendi
Persambungan/ artikulasio : pertemuan antara dua atau
lebih dari tulang rangka.

3 Jenis Sendi Berdasarkan strukturnya :


Fibrosa: hubungan antar sendi oleh jaringan fibrosa
Kartilago/tulang rawan: ruang antar sendinya berikatan
dengan tulang rawan.
Sinovial/sinovial joint: ada ruang sendi dan ligament untuk
mempertahankan persendian.

Sendi Fibrosa

Sendi Kartilago Sendi Sinovial


ANATOMI
RADIOLOGI

Epiphyseal
Epiphysis line

Subarticular
of epiphyse

Articular
cartilage

Metaphysis

Diaphysis
Penilaian foto tulang

A : Alignment
B : Bone
C : Cartilago
D : Discus
S : Soft tissue
bila ada fraktur : jenis, bagaimana
struktur tulang, dekat
persendian/tidak
Pemeriksaan tulang
Besar tulang
1. Bentuk tulang 6. Reaksi periosteal

2. Kontur tulang 7. Jaringan lunak di sekitar

3. Densitas tulang tulang

4. Korteks Pembengkakan

5. Spongiosa Perkapuran

Penulangan
Syarat Foto layak baca Foto
Tulang:
1 . Kondisi baik Jelas beda tulang
dengan jaringan lunak
2. Struktur tulang bagus jelas beda
corteks dengan medula
3. Jaraknya Simetris
4. Foto Tulang masuk 2 sendi
FOTO KEPALA

Informasi/kelainan2 dapat :
Fraktur
Infeksi
Tumor
Sinus paranasalis Kongenital

Tanda2 peningkatan tekanan intra kranial :


Sutura melebar
Impressiones digitatae
Destruksi sella
KEPALA

tulang pembentuk
kepala
bagian skeleton axiale
disusun tulang-tulang
[22] (ossa craniales)
dihubungkan oleh
sutura, articulus
temporomandibularis
Neurocranium

membentuk cavum
cranii, yang ditempati
encephalon (otak)
dikelompokan:
calvaria
basis cranii

Splanchnocranium
viscerocranium
pembentuk wajah
rongga alat indra
tempat masuk
saluran pernafasan
saluran pencernaan
rahang, alat pengunyah
Ossa craniales dikelompokan :
NEUROCRANIUM SPLANCHNOCRANIUM

Os frontale Os nasale
(Os ethmoidale) Os lacrimale
Os zygomaticum
Os sphenoidale Maxilla
Os occipitale Mandibula
Os temporale Os ethmoidale
Vomer
Os parietale Os palatinum
Concha nasalis inferior
Posisi foto kepala

Foto kepala posisi Anterior-


Posterior (AP atau posisi Caldwell)
Foto Kepala Lateral.
Foto Kepala Posisi Waters
Foto Proyeksi Towne
Foto Kepala posisi
submentoverteks
Anatomi
Vertebrae terdiri dari susunan 33
ruas tulang.
Vertebrae ini dibagi menjadi 5
bagian, yaitu:
1. 7 vertebra cervical
2. 12 vertebra thoracal
3. 5 vertebra lumbar
4. 5 vertebra sakrum
5. 4 vertebra coccygeus (tulang
ekor)
5 vertebrae sakrum dan 4 vertebra
coccygeus bersatu satu sama lain.
24 vertebrae yang lain yaitu
servical, thoracal dan lumbal tidak
bersatu dan bisa digerakkan.
Di dalam susunan tulang tersebut
terangkai pula rangkaian syaraf-
syaraf, yang bila terjadi cedera di
tulang belakang maka akan
mempengaruhi syaraf-syaraf
tersebut.
Spine tulang belakang

Untuk menilai kelainan pada tulang belakang.


Foto x ray
- AP
- lateral
MRI
CT - SCAN
Cervical
Tampak vertebra C1 T1 Lateral AP
Alignment
Anterior vetebra body line
Posterior vetebra body line
Spinolaminar line
Processus spinosus
Jika tidak inline
deformitas
Bone Ada garis fraktur
atau tidak
Connective tissue soft Oblique
tissue di depan vetebra
body
Discus intervetebralis
penyempitan / pelebaran
Vertebra
Alignment
Anterior vetebra body line
Posterior vetebra body line
Spinolaminar line
Processus spinosus
Jika tidak inline deformitas
Bone Ada garis fraktur
atau tidak
Connective tissue soft
tissue di depan vetebra body
Discus intervetebralis
penyempitan / pelebaran
Lumbosakral
1. antero posterior

Corpus
vertebrae

Discus
p.
transverse p. Articular
superior
p. p. Articular
spinosus posterior
2. Lateral

Corpus
vertebrae

Discus
Foramen
interverteb
p. tranverse rale
p. Articular
superior
p. spinosus

p. Articular
posterior
Sacrum
Terdapat 5 tulang di
bagian ini (S1-S5). Tulang-
tulang bergabung dan
tidak memiliki celah atau
discus intervertebralis
satu sama lainnya.
Untuk menilai adanya
kelainan yang terjadi
pada tulang sacrum
Foto X- ray
- AP
- Lateral
MRI
Pelvis
Harus tampak processus
spinosus L5
Amati 9 garis pada foto
pelvis
Sacroiliac joint
Ilioischium line
Iliopectineal line
Simfisis pubis
Tear drop Tri radiate
cartilage
DOM / roof of acetabulum
Lip anterior
Lip posterior
Shenton line
Lateral

sacrum

L5

Hip

coccyx
EKSTREMITAS
Aturan Foto X-Ray pada Fraktur
Rule of Two :
Two Views foto harus mencakup 2 view yaitu AP view dan lateral
view
Two Joints foto harus meliputi sendi yang berada di atas dan di
bawah daerah fraktur
Two Limbs pada anak-anak , gambaran dari lempeng epifisis
menyerupai garis fraktur, oleh karena itu diperlukan foto dari
ekstremitas yang tidak mengalami trauma
Two Injuries kadangkala trauma tidak hanya menyebabkan
fraktur pada satu daerah
Two Occations ada beberapa jenis fraktur yang sulit dinilai
segera setelah trauma, sehingga dibutuhkan pemeriksaan x-ray 1
atau dua minggu setelahnya untuk melihat fraktur yang terjadi
EKSTREMITAS
Posisi lateral
Radiography - Forearm : Anterior-posterior view
Elbow posisi AP
Genu posisi AP