Anda di halaman 1dari 41

Beberapa Hal yang

Perlu Diperhatikan
dalam Penulisan Tesis
By

Dr. Muhammad Arfan, S.E., M.Si.,


Ak., CA
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

JUDUL
Tidak memberikan nama variabel di judul
Di Judul adalah variabel penelitian, bukan pengukuran atau
indikator
Judul harus dalam Bahasa Indonesia kecuali tidak ditemukan
istilah tersebut dalam Bhasa Indonesia, maka boleh
menggunakan istilah bahasa asing dengan cara diketik miring.
Dalam praktiknya mahasiswa sering lebih mengutamakan
istilah bahasa asing dari pada Bahasa Indonesia dengan alasan
penelitian terdahulu juga menggunakan istilah bahasa asing.
Contoh: Seharusnya nilai perusahaan tetapi ditulis firm
value dengan alasan penelitian terdahulu ditulis firm value.
Abstrak
Unsur-unsur utama abstrak: Tujuan, Metode, Hasil, dan Kata
Kunci
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

I. Latar Belakang Penelitian


Latar belakang harus fokus, tidak bertele-tele,
singkat , padat, dan mengena (sekitar 4-5 halaman).
Hal yang pertama diangkat di latar belakang adalah
variabel dependen yang disertai dengan fenomena
(masalah), yang disusul oleh hubungan singkat
antara variabel dependen tersebut dengan faktor-
faktor yang mempengaruhinya (variabel
independen). Fenomena itu ada di Latar Belakang,
bukan di Bab II.
Antar paragraf harus link (tidak boleh terputus).
Penulisannya harus sistematis (tidak bolak balik dan
berulang-ulang) serta mengalir.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
Latar belakang jangan dipenuhi oleh definisi-definisi,
pembagian-pembagian karena definisi-definisi, pembagian-
pembagian tersebut cukup dibahas di Kajian Pustaka (Bab II)
Dalam menulis latar belakang harus fair atau berimbang.
Rumusan Masalah dan Tujuan Penelitian
Dalam penulisan rumusan masalah, tujuan penelitian,
hipotesis, dan simpulan harus memasukkan unit analisisnya.
Antara rumusan masalah, tujuan penelitian, hipotesis, dan
simpulan harus konsisten.
Gunakan kata untuk menguji ketika menulis tujuan
penelitian jangan gunakan kata untuk mengetahui. Untuk
menguji sepadan dengan kata to examine atau to
investigate atau to test in english. Tidak pernah
didapatkan kata to know in english.
Tujuan penelitiannya tidak pernah untuk menguji besarnya
pengaruh, tetapi tujuan penelitian dibuat untuk menguji
seberapa besar pengaruh..
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

II. Kajian Pustaka, Kerangka Pemikiran,


dan Hipotesis
Untuk penelitian yang bertujuan untuk menguji
hipotesis (hypothesis testing study), harus
menyusun kerangka teoretis (theoretical
framework) atau kerangka pemikiran atau
paradigma penelitian .
Ada yang memahami yang dimaksud dengan
kerangka pemikiran adalah skemanya saja. Pada hal
skema itu adalah gambar dari kerangka pemikiran.
Kerangka pemikiran itu menjelaskan hubungan antar
variabel dalam bentuk narasi.
Sering ditulis kerangka penelitian untuk kerangka
pemikiran. Yang benar kerangka pemikiran bukan
kerangka penelitian
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Skema kerangka pemikiran dimasukkan


dalam Daftar Isi. Yang tepat adalah dalam
Daftar Gambar. Yang dimasukkan ke dalam Di
daftar Isi adalah kerangka pemikiran bukan
skema kerangka pemikiran
Memberikan simbol-simbol dalam skema
kerangka pemikiran. Seharusnya pemberian
simbol-simbol itu dilakukan di Bab III.
Karena ada pengujian pengaruh secara
bersama (simultan), dibuat kotak bersama
dan tanda panah bersama untuk pengaruh
bersama di kerangka pemikiran, sebenarnya
tidak perlu demikian.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Peluang pertumbuhan

Modal kerja bersih Cash


holding

Financial leverage
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
Memasukkan penelitian peneliti di Bab II. Contoh:
Dalam penelitian ini, risiko sistematis diukur dengan
menggunakan market model atau beta pasar.
Seharusnya kalimat ini dimasukkan di Bab III, khusus
di bagian Operasionalisasi Variabel, bukan di Bab II.
Tidak match atau link antara (judul) kerangka
pemikiran dengan isi (pembahasan) kerangka
pemikiran. Contoh kerangka pemikirannya: Pengaruh
Financial Leverage terhadap Manajemen Laba. Tetapi
isinya sedikitpun tidak membahas hubungan antara
financial leverage dengan manajemen laba. Yang ada
hanya definisi-definisi financial leverage dan definisi-
definisi manajemen laba.
Memasukkan hasil-hasil penelitian terdahulu yang
tidak mendukung hipotesis dalam kerangka pemikiran
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
Memasukkan hipotesis nol (Ho) dalam hipotesis
penelitian di Bab II. Sebenarnya di Bab II itu
hanya hipotesis alternatif yang diturunkan dari
kerangka pemikiran.
Hipotesis itu dirumuskan berdasarkan kerangka
teoretis atau keranngka pemikiran, bukan
berdasarkan rumusan masalah, tujuan
penelitian, hasil penelitian terdahulu, dan kajian
pustaka.
Banyaknya hipotesis harus sama dengan jumlah
tanda panah di skema kerangka pemikiran.
Sebenarnya jumlah hipotesis itu harus sama
banyaknya dengan jumlah tanda panah tersebut
ditambah satu hipotesis untuk hipotesis secara
bersama-sama (pilihan).
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
III. Metode Penelitian
Tajuk Bab III ditulis METODOLOGI PENELITIAN,
yang benar: METODE PENELITIAN.
Tidak menampilkan desain penelitian di awal Bab
III
Memberikan kriteria pada sampel. Sebenarnya
kriteria itu ada pada populasi, sedangkan sampel
mengikuti kriteria populasi. Oleh karena itu, tidak
boleh kriteria sampel berbeda dengan kriteria
populasi karena sampel bagian dari populasi.
Menggunakan purposive sampling untuk
mendapatkan sampel yang representatif. Pada
hal purposive sampling merupakan salah satu
teknik non probability sampling yang melahirkan
non representative sample atau sampel bias.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Sesuai dengan variabel yang digunakan seperti


NPL bank, kinerja keuangan perusahaan, dll, yang
seharusnya menjadi populasi adalah
lembaga/institusi, tetapi yang dijadikan
populasinya justru orang
Dalam penentuan teknik pemilihan sampel sering
keliru antara stratified random sampling dengan
cluster sampling. Stratified: homogen dalam
strata, tetapi heterogen antar strata. Cluster:
hetorogen dalam cluster, tetapi homogen antar
cluster.
Sering ditemukan kuesioner yang disusun tidak
berdasarkan indikator, sehingga sering didapat
indikator lebih banyak dari pada item kuesioner
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Dalam penulisan skala variabel tidak


mengacu pada pembagian skala, yaitu
skala nominal, ordinal, interval, dan
rasio. Contoh: Skala yang digunakan
adalah skala likert. Pada hal skala Likert
itu contoh dari skala interval (menurut
Uma Sekaran)
Hipotesis penelitan tidak disebutkan
arahnya, namun di rancangan pengujian
hipotesis disebutkan arahnya (positif
atau negatif). Jadi tidak konsisten.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

IV. Hasil Penelitian dan Pembahasan


Belum bisa membedakan antara Hasil
Penelitian dengan Pembahasan Hasil Penelitian.
Sering ditemukan dalam penulisan tesis di Bab
IV hanya Hasil Penelitian, tidak ada
pembahasan. Pada hal Tajuk Bab IV: Hasil
Penelitian dan Pembahasan.
Ada juga dalam penulisan tesis yang dibahas
hanya analisis deskriptif, sedangkan hasil
pengujian hipotesis tidak dibahas sama sekali.
Ada juga tesis yang memasukkan poin
Pembahasan, tetapi isinya hasil Penelitian
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
Sering memberikan makna nilai koefisien regresi
dan determinasi sebelum dilakukan pengujian
hipotesis. Seharusnya pemaknaan nilai koefisien
tersebut setelah dilakukan pengujian hipotesis,
apakah Ho diterima atau ditolak.
Keliru dalam memaknai nilai koefisien regresi, tidak
lagi mengacu pada satuannya. Semua satuannya
dalam % (persen). Pada hal ketika mengacu pada
pengukuran variabel, satuannya berbeda-beda, ada
dalam persen, ada dalam rupiah, dlll. Contoh:
Setiap X naik 1 persen maka Y naik 0,5 persen.
Setelah di telusuri satuannya, ternyata bukan
persen tetapi rupiah. Jadi, yang benar adalah:
Setiap X naik satu rupiah, maka Y naik 0.5 rupiah.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
Sering memberikan makna nilai koefisien regresi
dan determinasi sebelum dilakukan pengujian
hipotesis. Seharusnya pemaknaan nilai koefisien
tersebut setelah dilakukan pengujian hipotesis,
apakah Ho diterima atau ditolak.
Keliru dalam memaknai nilai koefisien regresi, tidak
lagi mengacu pada satuannya. Semua satuannya
dalam % (persen). Pada hal ketika mengacu pada
pengukuran variabel, satuannya berbeda-beda, ada
dalam persen, ada dalam rupiah, dlll. Contoh:
Setiap X naik 1 persen maka Y naik 0,5 persen.
Setelah di telusuri satuannya, ternyata bukan
persen tetapi rupiah. Jadi, yang benar adalah:
Setiap X naik satu rupiah, maka Y naik 0.5 rupiah.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
Sering memberikan makna nilai koefisien regresi
dan determinasi sebelum dilakukan pengujian
hipotesis. Seharusnya pemaknaan nilai koefisien
tersebut setelah dilakukan pengujian hipotesis,
apakah Ho diterima atau ditolak.
Keliru dalam memaknai nilai koefisien regresi, tidak
lagi mengacu pada satuannya. Semua satuannya
dalam % (persen). Pada hal ketika mengacu pada
pengukuran variabel, satuannya berbeda-beda, ada
dalam persen, ada dalam rupiah, dlll. Contoh:
Setiap X naik 1 persen maka Y naik 0,5 persen.
Setelah di telusuri satuannya, ternyata bukan
persen tetapi rupiah. Jadi, yang benar adalah:
Setiap X naik satu rupiah, maka Y naik 0.5 rupiah.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

V. Simpulan, Keterbatasan, dan Saran


Belum faham membuat Simpulan. Mis:
Menyajikan persamaan regresi, simbol-simbol
statistik, dan simbol-simbol lainnya di
Simpulan. Seharusnya yang disimpulkan itu
hasil penelitian, bukan simbol-simbol
statistiknya.
Simpulan yang dibuat adalah simpulan sampel.
Sebenarnya simpulan itu adalah simpulan
populasi. Seharusnya pada simpulan tidak lagi
berbicara sampel (statistik) tetapi sudah
berbicara populasi (parameter)
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

DAFTAR PUSTAKA

Memasukkan nama penulis sumber rujukan dalam


kutipan langsung, yang lebih dari lima baris.

Menurut Keynes (1936), ada beberapa motif dari


perusahaan yang memegang kas, antara lain: a.
Transaction motive. Menurut teori ini perusahaan
menahan kas untuk membiayai berbagai transaksi
perusahaan. Apabila perusahaan mudah mendapatkan
dana dari pasar modal, cash holding tidak diperlukan,
namun jika tidak, maka perusahaan perlu cash holding
untuk membiayai berbagai transaksi.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Di Daftar Pustaka ada penulis: mis: Scott.


2006. Tetapi dalam isi teks masih ditulis:
Menurut Scott (2002:68) dalam Pulan
(2006). Sementara Pulan (2006) juga ada
dalam Daftar Pustaka. Seharusnya tidak
perlu lagi disebutkan dalam Pulan (2006).
Disebutkan menggunakan skala ordinal,
pada hal menggunakan model analisis
regresi. Perlu diingat bahwa model regresi
tidak dapat mengolah data ordinal, kecuali
dinaikkan terlebih dahulu ke skala interval.
Other Mistakes in Thesis Writing
Tabel, Gambar, dll. Sering muncul tiba-tiba dalam penulisan, tanpa
ada kalimat pengantarnya. Akibatnya tidak link antara Tabel,
Gambar, dengan kalimat-kalimat sebelumnya.
Masi h sering didapatkan kekeliruan dalam penulisan, spt:
Analisis ditulis analisa
Hipotesis ditulis hipotesa
Risiko ditulis resiko
Sistem ditulis sistim
Di atas ditulis diatas
Dihadapkan ditulis di hadapkan
Aktivitas ditulis aktifitas
Teknik ditulis tehnik atau tekhnik
Praktik ditulis praktek
Teoretis ditulis teoritis
et al. ditulis et. al atau et. al.
Hlm. ditulis hal.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Sering muncul kata-kata penghubung


seperti dan, atau, sedangkan,
sehingga di awal kalimat
Sumber-sumber kutipan (rujukan) tidak
disajikan di DAFTAR PUSTAKA
Sering di akhir kalimat tidak dibubuhi
tanda baca, terutama tanda titik.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Sering didapatkan spasi antara poin sub


tajuk dengan judul sub tajuk terlalu jauh.
Seharusnya cukup satu spasi (ketukan)
Mis:
2.1 Kajian Pustka
Diberikan spasi atau tidak dirapatkan
pengetikan antara tahun dan nomor
halaman dalam kutipan. Seharusnya
dirapatkan tanpa spasi. Mis:
(Belkaoui, 2007:189)
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
Keliru dalam penulisan halaman dalam penulisan
nama jurnal di DAFTAR PUSTAKA . Mis:
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Indonesia, Vol. 15, No. 4,
hal. 424-441 (keliru)
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Indonesia, Vol. 15, No. 4,
hlm. 424-441 (benar)
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Indonesia, Vol. 15, No. 4:
424-441 (benar)
Jurnal Bisnis dan Ekonomi Indonesia, 15 (4), 424-
441 (benar)
Kadang-kadang ada yang menulis saran mendahului
keterbatasan penelitian. Seharusnya saran ditulis`
setelah dikemukakan keterbatasan penelitian.
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
Tidak konsisten dalam penulisan nama penulis
sebagai rujukan (referensi). Ada kalanya ditulis
lengkap dan ada kalanya ditulis nama belakangnya
saja. Yang benar adalah nama belakangnya saja,
termasuk dalam menulis nama-nama penulis
Penelitian Tedahulu.
Di DAFTAR PUSTAKA nama belakang penulis
disingkat. Seharusnya tidak boleh disingkat. Mis:
Jalaluddin Rahmat, tidak boleh ditulis Jalaluddin R.
Penulisan yang benar: Rahmat, J.
Jika lebih dari satu penulis. Mis: Jalaluddin Rahmat,
Ibnu Hajar, & Ahmad Yani (2013) ditulis yang benar
di DAFTAR PUSTAKA: Rahmat, J., I. Hajar, & A. Yani
(2013)
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Kekeliruan lain, mis:


3.4 Metode Analisis dan Rancangan
Pengujian Hipotesis
3.4.1 Analisis Regresi Linear Berganda
3.4.2 Uji F dan Uji t
Seharusnya:
3.4.1 Metode Analisis
3.4.2 Rancangan Pengujian Hipotesis
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis
Kekeliruan lain:
Bab IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
4.2 Pembahasan
4.2.1 Karakteristik Responden
4.2.2 Hasil Pengujian Validitas dan Reliabilitas
4.2.3 Hasil pengujian Hipotesis

Seharusnya:
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Hasil Penelitian
4.1.1 Karakteristik Responden
4.1.2 Hasil Pengujian Validitas dan Reliabilitas
4.1.3 Hasil pengujian Hipotesis
4.2 Pembahasan
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Sering ditemukan penulisan tabel berikut ini,


gambar berikut ini, Tabel di atas, gambar di atas.
Ditulis, mis:
Matrik penelitian terdahulu ditampilkan pada
Tabel 2.1 berikut ini:
Contoh lain: Berdasarkan tabel di atas.

Menulis gelar akademik untuk penulis sumber


rujukan. Seharusnya cukup nama saja tanpa
gelar.
Menggunakan kata-kata singkatan di judul.
Seharusnya tidak menggunakan kata-kata
singkatan di judul .
Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan dalam
Penulisan Tesis

Tidak konsisten dalam penulisan DAFTAR


PUSTAKA. Mis: tahun: ada kalanya ditulis dalam
kurung dan ada kalanya tidak. Ada kalanya juga
tahun ditulis dua kali dalam DAFTAR PUSTAKA.
Tidak konsisten dalam menulis nomor halaman.
Sekali di sudut kanan atas dan sekali di bagian
bawah. Yang benar: halaman yang ada BAB dan
DAFTAR PUSTAKA ditulis center di bagian bawah.
Selain itu, di sudut kanan atas.
Banyak ditemukan dalam isi teks nama penulis
sumber rujukan tidak sama dengan di DAFTAR
PUSTAKA, baik nama, jumlah penulis, tahun, dsb
Other Mistakes in Thesis Writing
Pengertian-pengertian/definisi-definisi,
pendapat dikutip dari penulis hasil penelitian
empiris. Dalam hasil penelitian empiris,
penulis tidak pernah membuat pengertian-
pengertian/definisi-definisi, dan konsep-
konsep lainnya karena penulis juga mengutip
dari pihak lain.
Mengutip definisi-definisi/pengertian-
pengertian atau pembagian-pembagian dari
laporan hasil penelitian orang lain. Pada hal
orang lain tadi mengutipnya dari buku yang
sudah umum digunakan. Mis: Pengertian arus
kas. Pengertian arus kas ada dalam SAK.
Other Mistakes in Thesis Writing
Tidak melampirkan data dan hasil
(output) pengolahan data.
Sering ditemukan penulisan Table
untuk Tabel.
Tidak berurutan dalam menulis DAFTAR
ISI. Di DAFTAR ISI harus`didahulukan
DAFTAR GAMBAR dibandingkan dengan
DAFTAR LAMPIRAN. DAFTAR TABEL,
DAFTAR GAMBAR, dan DAFTAR LAMPIRAN
juga harus dibuat sebagaimana DAFTAR
ISI.
Other Mistakes in Thesis Writing
Hasilnya tidak signifikan, tetapi masih dijelaskan makna
nilai koefisien serta arah pengaruhnya seperti positif
atau negatif. Mis: Hasil penelitian menunjukkan bahwa
arus kas bebas tidak berpengaruh signifikan terhadap
manajemen laba, tetapi pengarunya positif. Contoh
kalimat lain yang keliru: Hasil penelitian menunjukkan
bahwa arus kas bebas berpengaruh tetapi tidak
signifikan terhadap manajemen laba. Sebenarnya
kalau sudah tidak signifikan berarti tidak berpengaruh.
Sering menggunakan kata Dari sebagai ganti dari
kata Berdasarkan. Mis: Dari Tabel 4.3 tersebut.
Seharusnya: Berdasarkan Tabel 4.3 tersebut.
Keliru dalam pemberian nomor Tabel atau nomor
Gambar. Mis: Tabel berada pada Bab IV Sub Tajuk 4.1.3
urutan ke dua dari Sub Tajuk tersebut dan urutan ke 4
dari Tabel ditulis Tabel 4.1.3.2. Yang benar: Tabel 4.4.
Other Mistakes in Thesis Writing
Kekeliruan dalam pembulatan ukuran
sampel minimal.
Satu kalimat satu paragraf
Keliru dalam memasukkan variabel
penelitian di judul. Mis: Pengaruh CSR
terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Mungkin yang cocok pengaruh CSR
terhadap return saham. Kalau ditanya
kenapa demikian. Jawabannya karena
ada penelitian terdahulu yang demikian.
Other Mistakes in Thesis Writing
Menulis sumber di bawah gambar skema
kerangka pemikiran
Banyak ditemukan Tabel-tabel tanpa judul
dan nomor tabel, terutama tabel lanjutan.
Tidak konsisten dalam penulisan DAFTAR
PUSTAKA. Mis: nama penulis, tahun, judul
buku atau artikel, penerbit (untuk buku),
nama jurnal, Vol., No., dan No. halaman.
Juga tidak konsisten antara DAFTAR
PUSTAKA dengan isi teks.
Judul tidak diketik dalam huruf kapital di
sampul
Other Mistakes in Thesis Writing
Dalam menulis kata pengantar
menggunakan bahasa slank, pasaran,
gaul, dll (tidak ilmiah)
Dalam penulisan judul sub tajuk tidak
mengikuti buku panduan penulisan tesis.
Mis: 1.1 Latar Belakang Masalah ditulis :
1.1 LATAR BELAKANG MASALAH
Pias/Margin kiri, kanan, atas dan bawah
tidak mengikuti buku panduan penulisan
tesis.
Other Mistakes in Thesis Writing
Menulis kalimat tanpa predikat atau kata
kerja. Contoh:
Swan, et al. (2002), ada lima cara
seorang auditor dapat membangun
kepercayaan terhadap auditee, yaitu:
Tidak konsisten dalam menulis nama
penulis di DAFTAR PUSTAKA. sebagian
membalik semua nama penulis di DAFTAR
PUSTAKA. Sebagian lagi tidak dibalik.
Tidak meratakan pinggir kiri dalam
penulisan. Pinggir kiri harus rata kecuali
baris baru.
Other Mistakes in Thesis Writing
Menulis nomor halaman buku di DAFTAR PUSTAKA.
Sebenarnya tidak perlu menulis nomor halaman
buku di DP, kecuali jurnal, prosiding, majalah
ilmiah, dll.
Kekeliruan dalam penulisan rumusan masalah
yang ada variabel moderating:
Keliru: Apakah interaksi antara partisipasi
penganggaran dengan komitmen organisasi
berpengaruh terhadap kinerja manajer. Yang tepat:
Apakah komitmen organisasi mempengaruhi
hubungan antara partisipasi anggaran dengan
kinerja manajer atau apakah komitmen organisasi
memperkuat pengaruh partisipasi penganggaran
terhadap kinerja manajer. Sehingga jelas yang
mana variabel moderating.
Other Mistakes in Thesis Writing
Keliru memadankan kata. Mis: Pengaruh
X terhadap Y ditulis pengaruh X dengan
Y. Hubungan antara X dengan Y ditulis
Hubungan antara X terhadap Y.
Menggunakan kutipan langsung di awal
paragraf. Seharusnya menggunakan
bahasa penulis terlebih dahulu baru
didukung oleh kutipan.
Other Mistakes in Thesis Writing
Keliru dalam membahas deskripsi dan
analisis data. Yang dibahas justru tidak
berkaitan dengan deskripsi data apalagi
analisis data. Yang dibahas jumlah
kusioner yang diedarkan dan tingkat
pengembaliannya. Deskripsi itu misalnya
berkaitan dengan nilai rata-rata, nilai
tertinggi, nilai terendah, standar deviasi,
dll.
Tunjukkan kekeliruannya!
Untuk memperjelas kerangka pemikiran dapat
dilihat pada Gambar 2.1.
Dari latar belakang dan fenomena yang telah
diuraikan di atas, peneliti tertarik melakukan
penelitian tentang: Pengaruh..terhadap..
Hasil penelitian Ahmad (2009) konsisten
dengan penelitian Bahar (2008).
Hasil penelitian Rusli (2009) konsisten dengan
hasil penelitian Taufiq (2010).
Hasil penelitian Muhammad (2011) didukung
oleh hasil penelitian Ahmad (2009)
Hasil penelitian Ahmad (2009) mendukung
hasil penelitian Muhammad (2011)
Tunjukkan kekeliruannya!
Menurut Scott (2006) mengatakan
bahwa earnings management .

Thanks