Anda di halaman 1dari 25

Anatomi dan Fisiologi

Saluran Pencernaan Atas

Pembimbing
dr. Mariana H. Yunizaf, Sp. THT

Kepaniteraan Klinik Stase Ilmu THT


Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih
Universitas Muhammadiyah Jakarta
2017
Sistem pencernaan : saluran
panjang yang dimulai dari mulut
dan berakhir di lubang anus

2
MULUT

BATAS
RonggaRONGGA MULUT
mulut yang disebut juga
rongga
Depan bukal, dibentuk
: rima secara
oris
anatomis oleh pipi, palatum keras,
Lateral
palatum : mukosa
lunak, dan lidah. pipi
Samping : bibir dan pipi.
Atas : maxilla
(palatum durum/mole)
Dasar : os
mandibula, lidah & regio
submandibularis
Bibir dan Palatum
Bibir atau labia lekukan jaringan lunak yang mengelilingi
bagian yang terbuka dari mulut.
Bibir tdd otot orbikularis oris dan dilapisi oleh kulit pada bagian
eksternal dan membran mukosa pada bagian internal.
Palatum sebuah dinding atau
pembatas yang membatasi antara
rongga mulut dengan rongga hidung
sehingga membentuk atap bagi
rongga mulut.
Struktur palatum sangat penting
untuk dapat melakukan proses
mengunyah dan bernafas pada saat
yang sama.
Palatum dibagi menjadi dua bagian
yaitu palatum durum (palatum keras)
dan palatum mole (palatum lunak).
PALATUM / LANGIT-LANGIT
Merupakan atap rongga mulut :
Palatum Durum : bag. Depan.
dibentuk oleh processus palatinus maxillaris & Os palatum,
berbentuk lengkung & dilapisi lapisan mukosa &
periosteum.

Palatum Molle : ke dpn bersatu dgn Palatum Durum &


kebelakang ini membentuk sebagian dari isthmus faucium
dan bagian depan faring. Pd ujung tengah Palatum Molle
terdapat uvula (anak lidah), uvula menonjol di garis tengah
dari batas palatum molle.
Fungsi Mulut
7

Di dalam mulut terdapat :


selaput lendir, berfungsi untuk melumasi rongga
mulut serta mencerna karbohidrat menjadi
disakarida.
Gigi, berfungsi untuk memotong, mengoyak dan
menggiling makanan menjadi partikel yang kecil-
kecil.
LIDAH (LINGUA)

BAGIAN
UTAMA LIDAH :

RADIX LINGUA
CORPUS LINGUA
( BADAN)
APEK LINGUA
(DEPAN)
Setiap bagian lateral dari lidah memiliki komponen otot-otot
ekstrinsik dan intrinsik yang sama.
Pada lidah dpt dilihat
adanya jonjot kecil yg
terbagi dlm bbrp bentuk
yaitu :

Papillae Filiformis:
seluruh permukaan lidah

Papillae Fungiformis, pd
pinggir & apex

Papillae circumvallatae:
sepanjang sulcus
terminalis lidah

Papillae Folliatae: di
samping dan posterior
lidah
FUNGSI LIDAH

Alat bantu proses pencernaan (mengunyah dan


menelan)
Membantu dalam proses berbicara.
Membantu di dalam proses pengecapan
KELENJAR LIUR / SALIVARY GLAND

Dalam rongga mulut bbrp


kelenjar mengeluarkan
sekresinya ke dlm rongga mulut.
Saat mengunyah, makanan
akan tercampur dgn air liur,
sekresi air liur di sebabkan oleh
aksi refleks yg di timbulkan oleh
rangsangan cemoreseptor dlm
mulut.
Kelenjar liur utama terdiri atas :
Glandula Parotis, glandula
submandibularis, dan
glandula sublingualis.
Kelenjar ini mengeluarkan air
liur, tdk berwarna, agak kental,
dlm keadaan normal di hasilkan
1000 1500 ml air liur.
ANATOMI PHARYNX
Mrp suatu kantong fibromuskuler
yang berbentuk seperti corong dgn
panjang14 cm, terbentang
tegak lurus mulai dari dasar
tengkorak dan terus menyambung ke
esophagus hingga setinggi vertebrata
servikalis ke-6.
Berfungsi sebagai tempat
lewatnya udara dan bolus
makanan yang dicerna oleh
mulut
Terbagi atas 3 bagian ,yaitu:
Pars
nasalis(nasopharynx).
Pars oralis(oropharynx).
Pars
Laryngis(laryngopharyx).
Batas atas : dasar
tengkorak
Batas bawah : palatum
mole
Batas depan : rongga
hidung
Batas belakang :
vertebra servikal
Batas atas : palatum
mole
Batas bawah :
tepi atas epiglotis
Batas depan : rongga
mulut
Batas belakang :
vertebra cervical
Batas atas : epiglotis
Batas bawah :
Kartilago
krikoidea
Batas depan : Laring
Batas belakang :
vertebra servikal
M.Stilofaring untuk melebarkan faring dan menarik laring, M.Palatofaring
Otot-otot faring yang
mempertemukan ismustersusun longitudinal
orofaring terdiribagian
dan menaikkan dari M.Stilofaring
bawah faringdan
danM.Palatofaring
laring. Kedua otot
ini bekerja sebagai elevator, kerja kedua otot ini penting padawaktu menelan.
Terdiri dari :
m. konstriktor faring
superior
m. konstriktor faring media
m. konstriktor faring
inferior
Berfungsi untuk mengecilkan
lumen faring.
Dipersyarafi oleh n.vagus
ESOPHAGUS
Bagian saluran cerna yang menghubungkan hipofaring dengan
lambung. Bagian proksimalnya disebut introitus esofagus yang
terletak setinggi batas bawah kartilago krikoid atau setinggi
vertebral servikal 6.
Berdasarkan letaknya esofagus dibagi dalam bagian servikal, torakal,
dan abdominal.
ESOPHAGUS Mempunyai 3 buah penyempitan :
Penyempitan Sphincter : Terjadi pada daerah setinggi cartilago
cricoidea, dimana penyempitan ini berfungsi utk menutup pintu
masuk ke esophagus dan merupakan bagian yg sempit.
Penyempitan Aorta :Terjadi di karenakan adanya persilangan
antara esophagus dgn arcus aortae.
Penyempitan Diaphragmatik: terdapat pd saat esophagus
menembus diaphragma.
Fungsi Esofagus

Merupakan saluran penghubung antara rongga mulut


dan lambung.
Pada ujung saluran esophagus setelah mulut terdapat
daerah yang disebut faring.
Pada faring terdapat klep, yaitu epiglotis yang mengatur
makanan agar tidak masuk ke trakea (tenggorokan).
Fungsi esophagus adalah menyalurkan makanan ke
lambung. Agar makanan dapat berjalan sepanjang
esophagus, terdapat gerakan peristaltik sehingga
makanan dapat berjalan menuju ke lambung.
Proses Menelan
LAMBUNG (GASTER)
Lambung terdiri dari bagian atas
fundus uteri yang berhubungan
dengan oesophagus, yang
terletak di bawah diaphragma.
Lambung terbagi menjadi beberapa regio:

23
Fundus Ventrikuli
Corpus Ventrikuli
Antrum pilorus
Kurvatura Minor
Kurvatura Major
FUNGSI LAMBUNG

Menampung makanan, menghancurkan dan menghaluskan


makanan oleh peristaltik lambung dan getah lambung.
Produksi kimus, aktivitas lambung mengakibatkan
terbentuknya kimus (massa homogen setengah cair,
berkadar asam tinggi yang berasal dari bolus) dan
mendorongnya kedalam doudenum.
Digesti protein, lambung memulai digesti protein melalui
sekresi tripsin dan asam klorida.
THANK YOU