Anda di halaman 1dari 21

MANAJEMEN

PELAYANAN
KESEHATAN
(PUBLIC HEALTH
SERVICES)
KULIAH IKM FK UHO
I PUTU SUDAYASA
Materi Pokok
PENDAHULUAN,
SEJARAH PUBLIC HEALTH SERVICES
BENTUK PUBLIC HEALTH SERVICES
DEFINISI MANAJEMEN
FUNGSI MANAJEMEN
MANAJEMEN PUSKESMAS
FUNGSI MANAJEMEN PUSKESMAS.
PENDAHULUAN
Faktor pelayanan
kesehatan :
Ketersediaan
sarana pelayanan,
Kompetensi
tenaga Pelayana
kesehatan, n SEHA
Kesehata
Kualitas layanan
n T
Keterjangkauan
pusat yankes
Keunggulan
asuransi
kesehatan.
SEJARAH PUBLIC HEALTH SERVICES
1924 : Program pengembangan Sanitasi
Lingkungan di wilayah pedesaan.
1952 : didirikan Balai KIA dan Direktorat KIA di
Kemenkes RI untuk penanganan kesehatan ibu dan
anak.
1956 : diadakan proyek Usaha Kesehatan Sekolah
(UKS) di Jakarta,
1959 : dilakukan Pemberantasan Malaria dengan
bantuan WHO.
1960 : dibuat UU Pokok Kesehatan
1969 - 1971 : melalui Repelita, dimulai konsep
Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan dasar
(primary health care).
1982 : Sistem Kesehatan Nasional (SKN) pertama
kali diberlakukan.
SEJARAH PUBLIC HEALTH SERVICES
1987 : Kasus HIV/AIDS pertama kali ditemukan di
Indonesia yang sedikit mempengaruhi prioritas
penanganan masalah kesehatan.
1994 : dikeluarkan Keppres No. 36 tentang strategi
Penanggulangan HIV/AIDS nasional dan daerah.
1988 : Untuk mengendalikan harga obat-obatan di
masyarakat, pemerintah mengenalkan Obat Generik.
1991 : Untuk pemerataan tenaga kesehatan khususnya di
luar jawa dan daerah terpencil, Pemerintah menjalankan
kebakan Dokter PTT (pegawai tidak tetap)
1992 : dikeluarkan UU No 23 tentang Kesehatan,
sehinga UU tahun 1960 tidak berlaku lagi.
1995 : Pemerintah mencanangkan bebas polio pada tahun
2000 dan mengadakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN)
SEJARAH PUBLIC HEALTH SERVICES
Indonesia mengalami Krisis Ekonomi pada tahun 1998
yang berdampak pula pada bidang kesehatan.
Pemerintah membuat program Jaring Pengaman Sosial
Bidang Kesehatan (JPSBK) bagi masyarakat.
Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat
(JPKM) yang mengadopsi managed care dan Sistem
Jaminan Sosial Nasional serta UU BPJS (2011)
mengharuskan pelaksanaan Jaminan Sosial Nasional
(JSN) tahun 2014.
Pada tahun 1999 dikeluarkan UU No. 22 dan 24 tentang
Otonomi Daerah yang memungkinkan pengelolaan
alokasi dana kesehatan oleh daerah.
Indonesia juga menghadapi pasar bebas AFTA sejak
tahun 2003 yang dapat berdampak langsung pada sector
kesehatan.
BENTUK PUBLIC HEALTH SERVICES
Pelayanan kesehatan masyarakat dikenal beberapa bentuk yaitu :
Primary Health Care :
Berupa layanan pertama dan mudah diakses masyarakat ketika
mengalami gangguan kesehatan.
Layanan ini dapat berupa Puskesmas, Klinik, dan Praktek dokter
keluarga.
Secondary Health Care :
Layanan kesehatan yang memberikan pelayanan lebih spesialistik
yang tidak dapat ditangani pada level primer.
Bentuk secondary health care adalah RS tipe C (4 spesialis dasar :
Anak, Kandungan, Bedah dan Penyakit Dalam) dan RS Tipe B
(Spesialistik luas).
Tertiary Health Care :
Untuk kasus penyakit tertentu yang tidak dapat ditangani di level
sekunder dapat dirujuk disini.
Berupa Medical Centre atau RS tipe A yang menyediakan layanan
spesialistik dan sub spesialistik yang luas.
DEFINISI MANAJEMEN
Manajemen adalah ilmu atau seni tentang
bagaimana menggunakan sumber daya
secara efisien, efektif dan rasional untuk
mencapai tujuan organisasi yang telah
ditetapkan sebelumnya
(Muninjaya AAG, 2004)
FUNGSI MANAJEMEN
Ada 4 fungsi utama dalam manajemen:
Perencanaan (Planning), P

Pengorganisasian (Organizing), O

Pengarahan (Actuating/Directing), A

Pengawasan (Controlling) C
Perencanaan
(Planning)
Melakukan Analisis Situasi
Mengidentifikasi Masalah dan
Prioritasnya
Menentukan Tujuan Program
Mengkaji Hambatan dan
Kelemahan Program
Menyusun Rencana Kerja
Operasional (POA)
Pengorganisasian
(Organizing)
Seluruh sumber daya yang dimiliki
organisasi (manusia dan non human)
diatur penggunaannya secara efektif
dan efisien.
Langkah menetapkan,
menggolongkan dan mengatur
berbagai macam kegiatan,
Upaya menetapkan tugas pokok dan
wewenang serta fungsi (tupoksi)
Pengarahan
(Actuating)
Memberikan bimbingan teknis,
Membangkitkan motivasi anggota,
Memberikan arahan bawahan,
Mempengaruhi kinerja staf
Memberikan perintah sehingga semua sumber
daya dapat digerakkan untuk mencapai tujuan.

Untuk menjalankannya diperlukan keterampilan :


Kepemimpinan,
Komunikasi,
Pemenuhan kebutuhan dan Kerjasama.
Pengawasan
(Controlling)
Mengukur dan membandingkan hasil yang
dicapai dengan tujuan yang semula ditetapkan.

Tujuan fungsi pengawasan adalah :


Mengetahui sejauh mana keberhasilan
program,
Dapat memperbaiki bila ada penyimpangan
Dapat memberikan masukan pada pelaksanaan
program selanjutnya...
MANAJEMEN
PUSKESMAS
Puskesmas adalah unit pelaksana pembangunan
kesehatan primer di suatu wilayah kecamatan
Fungsi Puskesmas sebagai pusat penggerak
pembangunan berwawasan kesehatan, pusat
pemberdayaan masyarakat dan pusat pelayanan
kesehatan strata pertama
Puskesmas memiliki enam program wajib (pokok) yaitu :
Promosi Kesehatan (PromKes),
Kesehatan Lingkungan (KesLing),
Kesehatan Ibu dan Anak - KeluargaBerencana (KIA-
KB)
Perbaikan Gizi Masyarakat,
Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular
(P3M)
Pengobatan Sederhana
FUNGSI Manajemen Puskesmas
Penerapan fungsi manajemen (POAC) di Puskesmas
Planning :
Mikro planning, perencanaan tingkat Puskesmas
Organizing :
Struktur organisasi, pembagian tugas, pembagian wilayah kerja,
pengembangan program Puskesmas
Actuating :
Lokakarya mini Puskesmas, kepemimpinan, motivasi kerja,
koordinasi, komunikasi melalui rapat rutin bulanan untuk
membahas aktivitas harian dan kegiatan program
Controlling :
Pemantauan Ibu dan Anak Setempat (PIAS), Local Area Monitoring
(LAM), Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) KIA, supervisi,
monitoring, evaluasi, audit internal keuangan Puskesmas
PERTANYAAN ???