Anda di halaman 1dari 102

BUDGETING

BASICS &
BEYOND
KELOMPOK 6
BAB 12
General and
Administrative
Costs
Seorang manager non-finansial terkadang
mengidentifikasi pengeluaran umum dan pengeluaran
administratif dengan fungsi khusus, aktivitas, garis
produk, jasa, bagian, unit atau sumber tanggung jawab
lainnya.
Beberapa contoh pengeluaran administratif adalah
gaji, sewa kantor, pengeluaran kantor, pengeluaran
dokumen, dan iuran.
Budget Process
Seorang manager mungkin menganggarkan pengeluaran umum dan
administrasi berdasarkan program dan rencana tertentu.
1. Pada penganggaran gaji, kali jumlah pegawai dengan gaji bulanan
mereka, termasuk rencana kenaikan gaji, waktu izin, liburan mereka.
2. Pada penganggaran pajak dan persuratan, gunakan laju presentase
waktu lampau. Selidiki kota, provinsi sumber untuk potensi kenaikan.
Bagi dengan 12 bulan dan gunakan untuk anggaran bulanan.
Perkiraan pajak gaji sekitar 10-15% dari total biaya gaji pegawai.
3. Pada Penganggaran biaya travel, tentukan jenis liburan yang ingin
diambil, dimana, kapan dan siapa yang berangkat. Bagi liburan
sederhana pengeluaran liburan tahunan dengan12 untuk anggaran
bulanan. Liburan yang mwah dihitung setiap bulannya secara terpisah
sesuai perkiraan libur pada bulan tertentu.
Analisa dan Evaluasi
Anggaran pengeluaran seharusnya didokumentasikan
sebagai bagaimana suatu jumlah diperoleh dan informasi
sumber. Biaya harus dievaluasi menurut tipenya.
Kontrol Biaya
Kontrol biaya harus ada dan harus sebagai neraca biaya
dan pemasukan.
Pegawai
Setiap indivisu dinilai berdasarkan tanggung jawab dan
kontribusi terhadap perusahaan, sehingga bonus dan
insentifnya berdasarkan kinerja mereka masing-masing.
Capital
Expenditure
(Anggaran
Pokok)
Anggaran pokok suatu perusahaan harus
dilakukan secara konsisten terhadap rencana
jangka panjang perusahaan
Perencanaan pengeluaran pada pengeluaran
pokok ini dapat memberikan pendapatan
lebih pada perusahaan dengan memberi
produksi lebih atau mengurangi biaya
pengeluaran perusahaan seperti menentukan
pilihan alat atau mesin yang lebih efisisen
sehinngga mengurangi biaya perawatan
A. Budgeting process
Suatu pengeluaran normal bersifat rutin,
lebih murah, dan dibuat untuk
mempertahankan operasi saat ini. Setiap
NORMAL proyek biasanya tidak melibatkan
pengeluaran kas yang besar. Proses
penganggaran yang normal harus
memenuhi kebutuhan divisi atau
Budgeti
ng
departemen manajer. Contohnya adalah
Process penggantian mesin dalam skala kecil.

Penganggaran khusus berisfat tidak biasa,


mahal, dan dibuat untuk tujuan tertentu,
SPECIAL
seperti pembelian mesin baru untuk
memproduksi produk untuk pekerjaan
khusus yang bersifat satu kali
STEPS OF CAPITAL EXPENDITURE
BUDGETARY

Membuat keputusan proyek

Membuat estimasi anggaran proyek

Menyetujui perencaan
proyek
Melakukan follow-up
Dalam pengambilan keputusan suatu anggaran pokok, harus memperhatikan berbagai kebijakan
Yaitu :

1. Desired rate of return (Laju RoR yang diinginkan dari suatu project)

2. Cost impact (Efek dari nilai biaya yang dikeluarkan bagi perusahaan tersebut)

3. Age of existing assets ( Kondisi dari asset yang ada)

4. Expected capacity of the item (Kapasitas yang diharapkan dari item )

5. Asset life (Umur asset)

6. Growth potential (Potensi pengembangan)

7. Employee availability (Keberadaan dari tenaga kerja yang mengatur dan mengoperasikan
asset)

8. Competition (Kompetisi yang ada di pasar)

9. Stage of the business cycle

10. Legal liability exposure

11. Regulatory requirements ( Keberadaan aturan )


Anggaran pokok mencakup seluruh asset pokok yang dibeli
,dijual atau dihilangkan. Suatu anggaran pokok dapat dibuat
untuk menghilangkan mesin kerja yang usang atau untuk
mengembangkan dan meningkatkan operational perusahaan .
Hal ini yang mengakibatkan perhatian lebih harus diberikan
pada perencanaan anggaran pokok oleh management, karena
kesuksesan suatu project bisa saja ditentukan oleh anggaran
pokoknya.
BAB 14
Perkiraan dan
Perencanaan
Perkiraan (ramalan) dibutuhkan untuk:
1. Pemasaran
2. Produksi
3. Membeli
4. Tenaga manusia (buruh)
5. Perencanaan finansial

Management yang sudah bagus, biasanya membutuhkan perkiraan


tersebut untuk merencanakan & mengimplementasikan strategi
objektif jangka panjang dan perencanaan modal pengeluaran.
Perencanaan produksi membutuhkan perkiraan untuk:
1. Jadwal aktifitas produksi
2. Penggolongan material
3. Menyusun level inventaris
4. Rencana pengiriman
Bagian lain yang membutuhkan perkiraan yaitu
Syarat material (membeli & usaha untuk memperoleh)
Jadwal tenaga kerja
Pembelian perlengkapan
Kebutuhan maintenance
Perencanaan kapasitas pertumbuhan

Setelah perusahaan memastikan kapasitas tersedia, rencana


produksi berkembang
Jika kapasitas tidak tersedia, akan dibutuhkan keputusan
perencanaan dan budgeting untuk modal pengeluaran untuk
perluasan kapasitas.
Pada tahap ini, manager harus mengestimasi pemasukan dan
pengeluaran ke depannya.
Perkiraan dari cashflows dan taksiran biaya & pendapatan
dibutuhkan untuk memelihara likuiditas suatu perusahaan & agar
beroperasi secara efisien.
Perkiraan dibutuhkan untuk :
1. Kondisi uang dan kredit
2. kenaikan bunga
Jadi, kebutuhan cash dari firma tersebut bisa bertemu di biaya
terendah
Perkiraan juga harus dibuat untuk kenaikan suatu bunga
Perkiraan jarak jauh merencanakan perubahan di suatu perusahaan

Sebagai contoh :
administrator rumah sakit memperkirakan kebutuhan kesehatan dari sebuah
komunitas. Agar bisa berjalan dengan efisien, sebuah proyek harus terdiri
dari:
1. jumlah pertumbuhan populasi yang valid
2. Perubahan jumlah orang pada kelompok-kelompok umur
3. Macam macam kebutuhan medis pada kelompok kelompok umur
Metode Perkiraan (Ramalan)
Metode perkiraan Kuantitatif
Kualitatif

Metode Kualitatif Perkiraan berdasarkan penilaian dan opini


- Opini para ahli
- Tehnik delphi
- Polling tenaga penjualan
- Survei konsumen

Metode Kuntitatif
a. Perkiraan berdasarkan data sebelumnya
- Metode naif - Dekomposisi seri waktu
- Rata rata perpindahan
- Exponential smoothing
- Trend analysis
Teknik Delphi
Teknik Delphi adalah metode yang banyak digunakan
dan diterima untuk mengumpulkan data dari responden
dalam domain penelitian mereka. Teknik ini dirancang
sebagai proses komunikasi kelompok yang bertujuan
untuk mencapai konvergensi pendapat tentang isu isu
nyata. Proses Delphi telah digunakan di berbagai bidang
studi seperti perencanaan program, penilaian assesment,
penetuan kebijakan, dan pemanfaatan sumber daya
untuk mengembangkan berbagai alternatif, menjelajahi
atau mengekspos yang mendasari asumsi, serta
berkorelasi penilaian pada suatu topik yang mencakup
berbagai disiplin ilmu. Teknik Delphi cocok sebagai
metode untuk pembangunan konsensus dengan
menggunakan serangkaian kuesioner dikirimkan
menggunakan beberapa iterasi untuk mengumpulkan
data panel dari subyek yang dipilih
Konsep dasar dan
karakteristik dari
Metode Delphi
1. Analisis Delphi memiliki 4 fase : Penataan arus informasi , Umpan
balik, Jika ada ketidaksepakatan yang signifikan, maka dilakukan
eksplorasi untuk membuat keputusan, Evaluasi akhir
2. Merupakan metode peramalan kualitatif (Non Statistik)
3. Responden yang digunakan adalah pakar/ahli yang
berhubungan dengan objek yang diteliti
4. Suatu konferensi jarak jauh dengan menggunakan kuisioner
5. Menurut Maassen dan Van Vught (1984) hasil Delphi lebih
teliti dan tingkat konsensus lebih tinggikarena delphi
memperhatikan ketidaksetujuan.
6. Tim Monotoring/ fasilitator mengirimkan kuesioner dan
panel ahli mengikuti petunjuk dan pandanganmereka. Jika
konsensus tidak tercapai, proses itu berjalan terus hingga
membangun konsensus.
7. Anonymity of the participants (anonimitas peserta)
Kelebihan Metode Delphi
Hasil berdasarkan dari para ahli.
Anonimitas dan isolasi memungkinkan kebebasan yang maksimal
dari aspek-aspek negative dari interaksi sosial.
Opini yang diungkapkan para ahli luas, karena dari pendapat
masing-masing ahli.
Kekurangan Metode Delphi
Biaya yang besar untuk mengundang para ahli.
Hasil berdasarkan anggapan-anggapan (asumsi).
Tidak semua hasil berjalan sesuai prediksi.
Memakan waktu yang lama
b. Perkiraan asosiatif (kasual)
- Regresi sederhana
- Perkalian regresi
- Permodelan ekonometrik
Pendekatan Kualitatif
Opini para ahli
- Digunakan dalam penghubung dengan beberapa metode kuantitatif
- Tim manajemen merubah hasil perkiraan, sesuai dengan ekspektasi mereka
- Keuntungannya, perkiraan ini selesai dengan cepat dan mudah, tanpa statistik
yang rumit
- Kerugiannya, adanya group think
Perbedan
Kepemimpinan yang tinggi
Isolasi grup

Metode delphi
- Tehnik grup dimana beberapa ahli ditanyakan secara individu tentang
persepsi mereka kedepannya
- Metode ini berguna dan cukup efektif untuk perkiraan jangka panjang
- Kekurangan dari metode ini adalah keandalan yang rendah dan kurangnya
konsensus dari pegembalian
Polling Tenaga Kerja
- Keuntungan metode ini: 1. Mudah dipakai dan mudah dimengerti
2. Menggunakan pengetahuan khusus dari yang paling dekat
aksi
3. Bisa menempatkan tanggung jawab untuk mencapai
perkiraan di tangan orang-orang yang paling
mempengaruhi hasil yang sebenarnya
4. Informasi bisa rusak dengan mudah oleh wilayah, produk,
customer atau orang yang menjual

- Kekurangannya termasuk para penjual menjadi terlalu optimis atau pesimis


dengan perkiraan mereka
Seleksi Metode Perkiraan
Tehnik untuk memilih metode tersebut bergantung pada 6 kriteria di
bawah ini:
1. Biaya apa saja yang terkait dengan pengembangan model
perkiraan, dibanding dengan pendapatan potensial berdasarkan dari
penggunaannya ? (pilihannya diantara benefit-cost dan trade-cost)
2. Seberapa rumitkah hubungan yang akan diperkirakan ?
3. Apakah tujaannya untuk jangka panjang atau jangka pendek ?
4. Seberapa banyak ketepatan yang diinginkan ?
5. Apakah ada toleransi minimum sebuah error ?
6. Seberapa banyak data yang tersedia ?
(tehnik bervariasi dalam jumlah data yang dibutuhkan)
Rata-rata bergerak
dan pemulusan
eksponensial
Peramalan
kuantitatif
Model Peramalan Naif

Model peramalan naif didasarkan secara eksklusif pada


pengamatan sejarah penjualan atau variabel lain, seperti
pendapatan dan arus kas. Mereka tidak berusaha untuk
menjelaskan hubungan kausal yang mendasari yang
menghasilkan variabel makhluk perkiraan. Model naif dapat
diklasifikasikan menjadi dua kelompok.
1. Satu kelompok terdiri dari sederhana model proyeksi. Model
ini membutuhkan input data dari pengamatan terakhir, tapi
tidak ada analisis statistik dilakukan.
2. Kelompok kedua terdiri dari model bahwa sementara naif,
cukup kompleks membutuhkan komputer. Metode tradisional
seperti dekomposisi klasik, rata-rata bergerak, dan pemulusan
eksponensial model adalah beberapa contoh:
Model naif dapat diterapkan , dengan sedikit kebutuhan
komputer , untuk mengembangkan prakiraan penjualan ,
laba , dan arus kas . Mereka harus dibandingkan dengan
lebih model canggih , seperti metode regresi , untuk
efisiensi peramalan .
Contoh Soal:
Kami akan mengembangkan perkiraan untuk 2016
Januari berdasarkan tersebut tiga model :

Yt+1 = Yt = $6100
Yt+1 = Yt+(Yt + Yt-1) = $6100+($5810-$5504) = $6064
Yt+1= Yt =$6100x$6100$5810 = $6405
Month Month sales product
1 $3050
2 $2980
3 $3670
4 $2910
5 $3340
6 $4060
7 $4750
8 $5510
9 $5280
10 $5504
11 $5810
12 $6100
Teknik pemulusan

1. Pemulusan eksponensial
2. Rata-rata bergerak
Pemulusan Eksponensial
Pemulusan eksponensial adalah teknik yang populer untuk
jangka pendek peramalan oleh manajer. Ini menggunakan rata-
rata tertimbang dari data masa lalu sebagai dasar untuk
perkiraan. Prosedur memberikan bobot terberat untuk
informasi terbaru lebih dan berat lebih kecil untuk pengamatan
di masa lalu yang lebih jauh. Alasannya adalah bahwa masa
depan adalah lebih tergantung pada masa lalu dari pada masa
lalu.

Metode ini dikenal efektif bila ada keacakan dan tidak musiman
fluktuasi dalam data. Salah satu kelemahan dari metode ini,
bagaimanapun, adalah bahwa hal itu tidak termasuk faktor
industri atau ekonomi seperti kondisi pasar, harga, atau Efek
dari tindakan pesaing
Model Pemulusan
Eksponensial
Model:
Yt-1 = Yt + (1-)Yt
Keterangan:
Ynew= Yold + (1-)Yold
Dimana Ynew = Rata-rata pemulusan eksponensial untuk
digunakan sebagai perkiraan
Yold = Harga yang paling baru
Yold = Rata-rata pemulusan eksponensial
= pemulusan konstan
Semakin tinggi , lebih tinggi berat diberikan kepada informasi
yang lebih baru
Rata-rata bergerak
Rata-rata bergerak adalah rata-rata yang diperbarui
sebagai informasi baru yang diterima. Dengan rata-rata
bergerak , manajer hanya mempekerjakan pengamatan
terbaru untuk menghitung rata-rata , yang digunakan
sebagai perkiraan untuk periode berikutnya
bergerak
Untuk
memprediksi penjualan untuk hari ketujuh dan kedelapan dari
bulan Januari, Manajer harus memilih jumlah observasi untuk rata-rata
tujuan . Biarkan kami mempertimbangkan dua kasus . Salah satunya
adalah enam hari rata-rata bergerak dan yang lainnya adalah tiga hari
rata-rata.
Date Actual sales
Kasus 1: 1 46

Y7 = = 51 2 54

3 53
Y8 = = 52.3
4 46
Kasus 2: 5 58

Y7= = 51 6 49

7 54
Y8 = = 53.6
Dalam hal bobot yang diberikan kepada pengamatan, di Kasus 1, data
lama menerima berat dari 5/6 dan pengamatan saat mendapat berat
1/6. Dalam Kasus 2, data lama diterima bobot hanya 2/3 sedangkan
observasi saat menerima berat 1/3. Dengan demikian, pilihan manajer
pemasaran dari jumlah periode untuk digunakan dalam rata-rata
bergerak adalah ukuran relatif pentingnya melekat lama dibandingkan
saat data.
Keuntungan dan kerugian

Rata-rata bergerak adalah mudah digunakan dan mudah


dimengerti. Namun, ada dua kekurangan:

1. Hal ini membutuhkan pengguna untuk mempertahankan


banyak data dan membawanya bersama mereka dari
periode proyeksi untuk meramalkan periode.
2. Semua data dalam sampel yang berbobot sama. Jika data
yang lebih baru yang lebih valid dari data yang lebih tua,
mengapa tidak memberi mereka bobot yang lebih besar?
Metode peramalan yang dikenal sebagai pemulusan
eksponensial mendapat sekitar kelemahan ini.
BAB 16
Regression
Analysis: Popular
Sales Forecast
System
Regression Analysis
Regression Analysis (Analisis Regresi) ada
prosedur statistical untuk menaksir secara
matematik hubungan rata rata antara variable
yang dependent dan independent
Analisis Regresi Terbagi menjadi dua, yaitu :
1. Simple regression: melibatkan satu independent
variable, harga, atau advertising dalam fungsi
permintaan
2. Multiple regression: melibatkan dua atau lebih
variable, seperti harga dan advertising bersama
Least-Square Method
Least-Square Method biasa digunakan dalam analisis
regresi untuk mengestimasi parameter nilai di dalam
persamaan regresi
Untuk menjelaskan least-square method, kita
mendefinisikan errornya sebagai perbedaan antara nilai
yang telah di observasi dan nilai yang telah diestimasi,
dan melambangkannya dengan U
U = Y Y
Dimana Y = nilai observasi dari dependent variable
Y = nilai estimasi berdasarkan Y = a + bx
Regression Statistics
Analisis regresi merupakan salah satu metode statistical.
Oleh karena itu, hal ini menggunakan varietas dari
statistic untuk memberikan keakuratan dan kepercayaan
dari hasil regresi.

Terdiri dari:
1. Correlation coefficient (r) and coefficient of
determination (R2)
2. Standard error of the estimate (Se) and prediction
confidence interval
3. Standard error of the regression coefficient (Sb) and t-
statistic
Correlation Coefficient (r) and
Coefficient of Determination (R2)
Correlation Coefficient (r) : Mengukur sudut korelasi
antara Y dan X, serta memiliki range antara (-1) dan (+1).
Coefficient of determination (R2) : Mengukur kecocokan di
dalam regresi. Semakin tinggi nilai R2, maka semakin
bagus juga persamaan estimasinya.
Standard error of the estimate (Se)
and prediction confidence interval
Standar error dari estimasi, dilambangkan
sebagai (Se), didefinisikan sebagai standar
deviasi dari sebuah regresi.
Prediction Confidence Interval dapat dibuat
berdasarkan nilai dari Se, karena nilai Se akan
meningkatkan akurasi dari prediksi.
Standard error of the regression
coefficient (Sb) and T-Statistic
Standar error dari keofisien regresi,
dilambangkan dengan Sb, dan t-statistic
sangatlah berhubungan dengan Sb.
Sb memberikan estimasi range dimana
koefisien asli akan jatuh. T-statisti merupakan
ukuran statistical dari independent variable X
dalam menjelaskan dependent variable Y.
T-statistic mengukur berapa banyak kesalahan
standar dari koefisien yang jauh dari nol.
Using Regression on
excel
1. Click the Tools menu
2. Click Add Ins
3. Click analysis ToolPak
Setelah memastikan ToolPak tersedia, lalu
4. Click Tools menu
5. Click Data Analysis
6. Click Regression
BAB 17
Cash Budgeting
and Forecasting
Cash Flow:
Two Pragmatic
Methods
Bab ini membahas dua metode pragmatis
memperkirakan tingkat pengumpulan kas (atau
proporsi pembayaran) dan menggambarkan
bagaimana tarif ini digunakan untuk tujuan
penganggaran uang tunai.
Pendekatan pertama melibatkan rata-rata
sederhana. Kedua, secara empiris diuji dan
diperbaiki oleh penulis, menawarkan metode
yang lebih pragmatis memperkirakan
pengumpulan dan persentase utang buruk
dengan yang berkaitan penjualan kredit dan
pengumpulan data. Metode ini menggunakan
analisis regresi
Dengan menggunakan pendekatan ini, manajer harus
mampu :
Memperkirakan kas masa depan dari pelanggan
Membentuk penyisihan kredit macet
Memberikan pemahaman yang bernilai tentang metode
yang lebih baik untuk mengelola hutang
Account analysis
Cara yang paling mudah untuk memperkirakan koleksi
persentase adalah untuk menghitung persentase koleksi
dari bulan terakhir. Setelah pengeluaran dan pemasukan
dianalisis, hasilnya dapat disesuaikan dengan tren dan
diterapkan pada penjualan kredit digambarkan dalam
perkiraan penjualan.
Pendekatan regresi
Sebuah pendekatan yang lebih ilmiah untuk memperkirakan
persentase penerimaan kas (atau proporsi pembayaran) adalah
dengan memanfaatkan analisis regresi. Kita tahu bahwa biasanya
ada jeda waktu antara titik penjualan kredit dan realisasi kas. Lebih
khusus, efek tertinggal dari penjualan kredit dan arus kas masuk
didistribusikan melalui beberapa periode dengan cara ini :
Ct = b1St-1 + b2St-2 + ... + biSt-i
dimana Ct = Jumlah Kas dalam bulan t
St = penjualan kredit dalam bulan t
b1,b2,...,bi = jumlah persentase ( sama dengan Pi
i = jumlah periode tertinggal
Anggaran Kas
Anggaran kas disusun untuk tujuan perencanaan kas dan
kontrol.
Anggaran kas membantu manajemen menjaga saldo kas
dalam hubungan yang wajar dengan kebutuhannya.
Anggaran kas harus disiapkan untuk jangka waktu terpendek
yang informasi keuangan yang handal dapat diperoleh.
Anggaran kas membantu manajemen menjaga saldo kas
dalam hubungan yang wajar dengan kebutuhan.
Anggaran kas memastikan bahwa pengguna akan memiliki
dana kas yang cukup tersedia untuk bisnis setiap saat.
Anggaran kas juga memungkinkan untuk meninjau
penerimaan kas masa depan dan pembayaran tunai untuk
mengungkap kemungkinan pola arus kas. Dengan cara ini,
upaya pengumpulan dan penyaluran dapat dipelajari
untuk memastikan apakah arus kas bersih yang sedang
dimaksimalkan.
Anggaran kas biasanya terdiri dari empat bagian
utama:

1. penerimaan kas Bagian, yang merupakan kas dari


pelanggan dan penerimaan kas lainnya, seperti
pendapatan royalti dan pendapatan investasi
2. pengeluaran kas bagian, yang terdiri dari semua
pembayaran tunai yang sudah direncanakan.
3. Surplus kas atau defisit bagian, yang hanya
menunjukkan perbedaan antara jumlah kas yang
tersedia dan jumlah uang tunai yang diperlukan
termasuk saldo kas minimum jika diperlukan. Jika ada
kas surplus, pinjaman dapat dilunasi atau investasi
sementara dibuat.
4. Bagian pembiayaan, yang menyediakan rekening
rinci dari pinjaman, pembayaran, dan pembayaran
bunga diharapkan selama periode anggaran
Analisis Variasi Kas
Membandingkan estimasi dan aktual angka kas,
memungkinkan manajer untuk menyelidiki alasan untuk
setiap perbedaan yang signifikan dan mengambil tindakan
korektif yang diperlukan. Anggaran harus disesuaikan
segera untuk perubahan yang signifikan.
BAB 18
Model Finansial
Mode Finansial
Sebuah sistem persamaan matematika, logika dan data
yang menggambarkan hubungan antara finansial dan
operasi variable. Model Finansial juga dapat
menggambarkan model perencanaan perusahaan atau
satu satunya system fungsional yang mencoba menjawab
permasalahan dalam perencanaan finansial tertentu.
Gambar di atas adalah contoh flowchart dari perencanaan keuangan sederhana
2 tipe finansial model:
1. what-if model mencoba untuk mensimulasikan efek
dari kebijakan manajemen alternatif dan asumsi
tentang lingkungan eksternal perusahaan.
2. Optimisasi model bertujuan untuk memaksimalkan
atau meminimalkan tujuan seperti present value dari
keuntungan atau biaya.

Model tersebut dapat deterministik atau probabilistik.


Model deterministik tidak mencakup variabel acak,
sedangkan model probabilistik Memasukkan variabel
acak seperti penjualan dan biaya.
Model tersebut dapat digunakan dan diaplikasikan untuk:
1. Menganalisa keuangan
2. Menganalisa modal awal
3. Perencanaan pajak
4. Analisis nilai tukar
5. Analisis untuk penggabungan dan akuisisi
6. Negosiasi Kontrak kerja
7. perencanaan kapasitas
8. Analisis biaya-volume-profit
9. Analisis usaha baru
10.Evaluasi sewa / pembelian
11.Penilaian kinerja tiap bagian
BAB 19
SOFTWARE
PACKAGES
Software Packages
Computer-based Models dan Spreadsheet
Software

Budgeting (Anggaran), Financial Forecasting (Perkiraan


Keuangan), Dan Perencanaan Dapat Menggunakan
Mikro Komputer Dengan Program Spreadsheet Yang
Kuat, Beserta Template, Atau Adds-in.

Kegunaan Program Spreadsheet Untuk Financial


Modelling Dan Budgeting:
Program Excel Atau Up Your Cash Flow Dapat
Digunakan Untuk Mengembangkan Model Keuangan
Budgeting Software Packages
Model Keuangan Pada Dasarnya Digunakan Untuk
Menghasilkan Performa Dari Laporan Dan Rasio Keuangan.
Model Keuangan Juga Merupakan Cara Untuk Menganalisa
Resiko Serta Berguna Dalam Biaya Operational.
Tetapi Dalam Beberapa Tahun Terakhir, Metode Model
Keuangan Dengan Spreadsheet Kurang Efisien Dan
Kebanyakan Akuntan Memakai Aplikasi Penganggaran
Perusahaan Dalam Menentukan Perencanaan Dan Proses
Anggaran Agar Lebih Efisien Dan Lebih Akurat.
Adaytum Planning

Perencanaan Adaytum Dari Adaytum Software Merupakan


Multiuser Budgeting, Planning, Dan Forecasting System.
Keuntungan Adaytum Software:
-Memiliki Sistem Yang Terbaru, Langsung Dari Buku Kas Induk
-Kombinasi Dari Top-down Planning Dengan Bottom-up Anggaran
-Membuat Perubahan Pada Saat-saat Terakir Pada Struktur
Model
-Pengguna Akhir Dapat Melakukan Pemodelan Ad Hoc Tanpa
Dukungan Sistem Informasi
Budget Maestro v5.8
Budget Maestro Milik Centage (Www.Centage.Com) Adalah Aplikasi
Untuk Menyalurkan Anggaran, Strategi Perencanaan, Dan Kontrol
Keuangan.
Budget Maestro Membantu Business Manager Dalam Menganalisa Cash
Flow Dan Performa Bisnis, Serta Mencegah Dalam Penformatan Data.
Selain Itu Hasilnya Lebih Akurat.
Budget Maestro Mempermudah Siklus Anggaran Khususnya Untuk Chief
Financial Officer (Cfo) Dan Manager Finansial Dalam Hal:
-Budgeting -Headcount Planning
-Forecasting -Capital Asset Planning
-Payroll (Daftar Upah) -Automatic Data Consolidation
And Benefits Management -Management Reports
-Debt Management -Extensive Drill-drowning Reporting
-Income And Cash Flow Statements (Laporan Yang Lebih Meluas)
Terdapat 3 Edisi Budget Maestro:
1. Desktop Edition
Biasanya Ideal Untuk CEO, CFO Atau Controller Organisasi
Menengah Yang Bekerja Dalam Sentralisasi Anggaran Dan
Proses Perencanaan

2. Small Business Edition


Terdapat 3 Pengguna Pada Edisi Ini, Yaitu Untuk Menghasilkan
Anggaran, Sebagai Pra-kiraan, Dan Laporan Keuangan.

3. Enterprise Edition (Perusahaan)


Merupakan Aplikasi Perusahaan Besar Oleh Finance
Executives (Pelaksana Keuangan) Ataupun Manager
Departemen Untuk Membantu Perkembangan Agar Lebih
Kolaboratif Dalam Perencanaan Keuangan.
Microsoft Business Solutions

Merupakan Anggaran Dan Solusi Perencanaan Berbasis Web Dari Frx


Software (Www.Frxsoftware.Com) Untuk Penganalisis Atau Forecaster.
Beberapa Organisasi Kesulitan Dalam Proses Penganggaran Dan
Perencanaan Berkelanjutan Untuk Menjaga Kinerja Bisnis Pada Target.
Tentunya Ada Finansial Yang Tidak Bisa Diprediksi Sehingga
Perusahaan Terpaksa Berkorban Pada Titik-titik Keuangan Yang
Sebenarnya Sulit Untuk Diatasi. Hasilnya Terlihat Secara Langsung
Bahwa Hal Ini Membawa Pengaruh Buruk Pada Tujuan Strategis
Mereka.
Departemen Finance Suatu Perusahaan/Organisasi Tentunya Tidak
Memiliki Cukup Waktu Untuk Mengkombinasikan Beberapa
Spreadsheet Dari Perusahaan Lain. Forecaster Dapat Mengaplikasikan
Sistem Dan Proses Anggaran Agar Perencanaan Dapat Berlangsung
Lebih Efektif Dan Bisnis Dapat Terus Berlanjut.
Host Budget v3.2

Merupakan software yang dapat membantu perpaduan proses


anggaran, perencanaan, pelaporan, dan analisis.
Secara otomatis, dapat mengelola, menggabungkan, serta
mengelola informasi pada suatu perencanaan ataupun perubahan
rencana. Hal ini mencakup:
-Gabungan antara aplikasi Host dengan pengukuran scorecard
-Modul anggaran SC&A
-Rencana penjualan dan pengoperasian
-Modul perkiraanpenjualan
-Gaji Pegawai
-Modul anggaran Capex
SRC System

SRC Budgetting menyajikan tools (sarana) yang dibutuhkan untuk


membuat dan menjalankan detail anggaran
SRC System menciptakan hasil dengan tingkat keakuratan dan
akunbilitas yang tinggi, serta meningkatkan kepemilikan oleh unit bisnis
Kemampuan SRC System:
-Meningkatkan kolaborasi pada saat streamlining (pelurusan) proses
anggaran
-Menyelaraskan anggaran dengan rencana-rencana dan perkiraan
yang
strategis
-Membuat model anggaran agar sesuai dengan kondisi bisnis
-Anggaran lebih fleksibel dan canggih
Keuntungan SRC System:
-Membuat perkiraan penjualan yang kuat
-Penentuan keputusan perencanaan yang lebih akurat
dan tepat waktu
-Anggaran lebih fleksibel dan canggih
Software : Stratum Software : Management
Software : iPlaning
Company: Silvon Planning
Company: Applix
Website : and Control (MPC)
Website :
www.silvon.com Company: Comshare
www.applix.com
Website :
www.comshare.com

Software : Oros Software : Active St


rategy Software : CHizPlan
Company: ABC Enterprise Manager
Technologies Company: Active S
trategy Company: Closedloop
Website : Website :
Solutions
www.abctech.com www.activestrategy
.com Website :
Top Budgeting & Planning www.closedloop.com
Software
BAB 20
CAPITAL
BUDGETING
Capital budgeting berkaitan dengan perencanaan untuk
pemilihan dan pendanaan dari investasi jangka panjang.
Biasanya lebih direkomendasikan menggunakan BC ratio
analysis.
Faktor-factor untuk pertimbangan capital expenditures:
6. Dollar amounts
1. Rate of return 7. Time value of
money
2. Budget ceiling 8. Risk
9. Liquidity
3. Probability of success
10. Long-term
4. Competition business strategy
11. Forecasting
5. Tax rate errors
Jenis Keputusan dalam
Capital Budgeting
1. Cost reduction program
2. Undertaking an advertising campaign
3. Replacement of assets
4. Obtaining new facilities or expanding existing ones
5. Merger analysis
6. New and existing product evaluation
7. No profit investments (e.g., health and safety)
Accounting (simple)
Rate of Return
ARR mengukur tingkat keuntungan dari sudut pandang
akuntansi. Pilihlah proposal dengan ARR tertinggi.
Keuntungan Kerugian
ARR
Keuntungan:
1. Penghitungan mudah
2. Mempertimbangkan keuntungan
3. Angka dalam presentase
4. Mempertimbangkan waktu investasi
Kerugian:
5. Mengabaikan time value of money
6. Menggunakan pemasukan daripada cash flow
Payback Period
Payback adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan
sampai sebuah investasi awal kembali dari sebuah
proyek.
Keuntungan:
1. Mudah digunakan dan dipahami
2. Efektif menangani risiko investasi
3. Pendekatan yang bagus ketika ada cash flow lemah
yang memengaruhi pemilihan.
4. Dapat digunakan sebagai pendukung cara lain
Kerugian:
1. Mengabaikan time value of money
2. Tidak mempertimbangakan cash flow setelah periode
payback
3. Tidak mempertimbangkan profitabilitas
4. Tidak mengindikasikan seharusnya seberapa lama
maksimal payback period
5. Menganggap jelek hasil dari sebuah cash flow kecil di
awal periode dan cash flow besar di akhir periode.
Payback Reciprocal
Payback reciprocal adalah waktu balik modal terbalik.
Cara ini memberikan kecepatan, akurasi dari internal rate
of return pada sebuah investasi ketika lama proyek lebih
dari dua kali periode balik modal dan cash inflow sama
setiap periodenya.
Discounted Payback
Period
Payback period akan lebih lama dengan menggunakan
metode diskon karena uang bernilai kurang. Namun
discounted payback period akan kurang dapat diandalkan
apabila masa depan tidak pasti, lingkungan yang berubah.
Net Present Value
Profitability Index
Terima proposal dengan profitability index >= 1.
Internal Rate of Return
Internal rate of return (IRR) adalah pengembalian yang
diperoleh atas proposal yang diberikan. Ini adalah tingkat
diskonto yang menyamakan nilai bersih sekarang dari
arus kas masuk ke nilai bersih sekarang dari arus kas ke
nol. Internal rate of return mengasumsikan arus kas
diinvestasikan kembali pada tingkat internal.
BAB 21
Zero-base budgeting :
Prioritas Penganggaran untuk Alokasi Sumber Daya Terbaik
Zero-base budgeting (ZBB) biasanya
digunakan oleh manajer non
keuangan(manajer produksi, manajer
pembelian, eksekutif pemasaran dll) untuk
mengidentifikasi, rencana, dan proyek
pengendalian atau program
Sebagai contoh : ZBB dapat digunakan oleh manajer pemasaran
untuk menilaidaya saing lini produk alternatif, merumuskan
strategi periklanan, mengevaluasi kinerja tenaga penjualan, dan
menetapkan atau memantau prioritas pemasaran.

ZBB adalah bentuk prioritas anggaran,


kegiatan seperti produk dan jasa
ZBB mempertimbangkan tujuan kegiatan
dan bagaimana tujuan tersebut harus
diselesaikan
Proses ZBB melibatkan :
1.Mengembangkan asumsi
2.Peringkat/prioritas proposal
3.Menilai dan mengendalikan
4.Mempersiapkan anggaran
5.Mengidentifikasi dan mengevaluasi
Efek ZBB

Manajer harus mempertimbangkan efek


negatif, jika ada, dari proyek terusulkan
yang tidak diterima. Misalnya, jika
manajer produksi tidak membeli jenis
tertentu mesin, yang akan menyebabkan
masalah kualitas dengan produk
Unit Kegiatan
Unit Kegiatan merupakan elemen penting dari biaya ZBB. Ini
adalah unit terendah dalam perusahaan yang anggarannya
telah disiapkan.
Unit kegiatan dapat berupa fungsi, program, unit organisasi,
atau item baris. Seorang manajer biasanya bertanggung
jawab atas kinerja unit.
Unit keputusan meliputi penelitian dan pengembangan,
kontrol kualitas, layanan komputer, hukum, teknik, produksi,
pemasaran, dan personil.
Terdapat beberapa modus operasi alternatif untuk unit
kegiatan, termasuk sentralisasi kegiatan, desentralisasi
fungsi, mengintegrasikan operasi, memperluas atau
mengurangi kegiatan, dan menghilangkan fungsi.
Ukuran kinerja yang meliputi:
1. Kontrol Produksi - jumlah dari titik masalah manufaktur
dan rendahnya produktivitas quality kontrol
2. jumlah penolakan dan kekurangan lainnya dari manajer
pemasaran
3. jumlah rekening hilang dan alasan untuk hilangnya
rekening-rekening tersebut.
.Unit keputusan harus dibandingkan dalam perusahaan,
terutama yang sebanding dalam ukuran (misalnya,
jumlah pekerja, total aset, dan pendapatan). Prioritas
harus diberikan kepada kegiatan yang harus sesuai
dengan persyaratan hukum, praktik industri, atau kendala
lainnya.
Paket keputusan
Langkah besar pertama di ZBB adalah pengembangan paket
keputusan untuk program yang ada dan baru. Paket keputusan
berisi deskripsi proyek, langkah-langkah khusus, dan tanggung
jawab karyawan.
Paket yang dimaksud termasuk sumber daya yang dibutuhkan, fisik
serta personil pendukung.
Risiko paket keputusan harus ditinjau dengan hati-hati untuk
kemungkinan kekurangan.
Manajer harus meyakinkan diri bahwa paket yang lengkap dan
independen.
paket keputusan tidak harus menyeberangi garis fungsional dan
organisasi.
Paket keputusan dapat berupa saling eksklusif atau incremental.
Paket keputusan dapat mencakup baik jangka pendek atau jangka
panjang.
Format paket keputusan harus distandarisasi.
BAB 22
Managers
Performance:
evaluation on the
division level
Pentingnya mengukur
performa dari manajer
divisi
1. Membantu dalam memformulasi insentif manajerial
dan mengontrol operasi untuk meraih tujuan
perusahaan.
2. Menajemen tingkat atas yang langsung memeberi
perhatian kepada tempat yang seharusnya paling
produktif.
3. Menentukan siapa yang akan mendapatkan
pengahargaan atas kinerjanya.
4. Menenetukan siapa yang tidak bagus kinerjanya.
5. Memberikan kepuasan kerja, karena manajer
mendapatkan feedback.
Keuntungan
desentralisasi
1. Manajemen tingkat atas mempunyai cukup waktu
untuk merencanakan strategi kedepan.
2. Manajer paling mengerti tentang kondisi local.
3. Pengambilan keputusan menjadi lebih terfokuskan.
4. Manajer memeiliki control hasil yang lebih banyak,
sehingga meningkatkan motivasi.
Kerugian dari
desentralisasi
1. Manajer menjadi berfikiran sempit.
2. Kemungkinan terjadinya duplikasi jasa menjadi besar.
3. Membutuhkan biaya yang lebih untuk mendapatkan
informasi.
Bagian-bagian analisa
kinerja divisi
1. Pusat tanggungjawab
2. Pusat penghasilan
3. Pusat biaya
4. Pusat keuntungan
5. Pusat investasi.
Budget Untuk
Perusahaan di
Bidang Jasa
Perencanaan keuangan (budgeting) sangat penting bagi suatu perusahaan atau organisasi
termasuk di bidang jasa,guna mencapai tujuan dan keuntungan yang diinginkan

Suatu perencanaan dan pengendalian teknik anggaran di industri jasa merupakan bagian
yang harus diberi perhatian lebih. Hal ini dikarenakan dua alas an,yaitu
Pertama suatu perencanaan dan pengendalian berperan penting dalam semua bisnis,
apakah mereka memproduksi dan menjual barang atau menyediakan jasa. Banyak bisnis
layanan telah menjadi lebih kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan
kompetisi dapat dikaitkan dengan banyak hal, seperti pertumbuhan
ekonomi dan peningkatan permintaan untuk layanan khusus.
Kedua, penganggaran mungkin juga dikembangkan dalam pelayanan
perusahaan seperti di perusahaan manufaktur. Dalam industri manufaktur, penganggaran
dipaksa pada bisnis oleh kebutuhan untuk menjaga penjualan dan produksi terkoordinasi.
Agar suatu perusahaan jasa berkembang, terdapat 6 langkah yang
perlu dilakukan dalam perencanaannya:
1. Membuat atau menentukan keuntungan atau target bagi
perusahaan sejak awal
2. Membuat perencanaan tahunan dan dikembangkan berdasar
kondisi pasar dan perusahaan
3. Membuat anggaran kas
4. Suatu pernyataan terencana dari kondisisi keuangan selalu
dikembangkan dan diuji dalam suatu kondisi standar
5. Kinerja aktual diukur terhadap rencana dengan tingkat tertentu
terhadap kondisi manajemen
6. Pengambilan tindakan korektif diambil jika dianggap perlu.