Anda di halaman 1dari 9

BUDAYA SUNDA

KONTEMPRER
Falsafah Sunda-urang Sunda kudu bisa
ngigelan zaman
Di balangkeun ka awang awang jadi
heulang, dibalangkeun ka daratan jadi
maung, dibalangkeun ka ranca jadi buaya,
jeung dibalangkeun ka lautan jadi hiu
Nilai budaya Sunda sangat perlu dan
penting digali di era global. Fungsinya,
bukan sekadar untuk menegaskan jati diri
budaya Sunda itu, melainkan terutama
untuk memastikan relevansinya dengan
kepentingan masyarakat kontemporer.
NILAI AGAMA ISLAM JADI
LANDASAN IDEAL

Menciptakan emansipasi diri yang


berkesadaran penuh atas tugas
dan tanggung jawab sebagai
seorang manusia Sunda yang
memiliki nilai Ilahiyah.
BAHASA SUNDA SEBAGAI
SIMBOL PERADABAN
MASYARAKAT SUNDA YANG
MULAI LUNTUR
Dahulu orang-orang Sunda sangat mencintai
bahasa Sunda didalam kesehariannya.
Sekarang seiring dengan berkembangnya
modernisasi terutama di kota-kota besar
seperti Bandung, dan banyak orang Sunda
sendiri yang mulai melupakan bahasa mereka,
bahkan menganggap bahwa orang berbahasa
Sunda sebagai sesuatu yang kuno, ketinggalan
jaman dan kampungan.
BAHASA SUNDA YANG DICAMPUR
DENGAN BAHASA INDONESIA
SEPERTI :

Aku "Mah' kemarin "teh' nggak bisa


ikut karena kemarin sibuk 'pisan'...!!!
Urang mah "Kesal" dan ke si eta teh,
soalnya suka bikin ribut..
Siapa sih jelema yang duduk di samping
si "eta" aku "Bogoh"
BAHASA SUNDA CAMPURAN ANTARA
HALUS DAN KASAR.. SEPERTI

Nuhun kamari abdi teh di piwarang


"Indit"
Ari anjeun kumaha udah "Dahar" belum?
Naha ari "sia' abde "ngiluan: moal
Jing, sia rek ngiringan moal?
ENTREPRENEUR

Permintaan dan masukan dari konsumen


justru semakin menambah inovasi produk
untuk bisa bertahan. Penjualan melalui
jejaring sosial pun salah satu jalan pintasnya.
ENTREPRENEUR BUDAYA
KONTEMPORER MASYARAKAT
SUNDA KERAJINAN KELOM
GEULIS TASIKMALAYA

- memperbanyak fungsi kegunaan sebuah produk.


tetap pada kearifan lokal dengan mengisi pasar
ekspor. Aspek pemasaran produk juga perlu
diperhatikan, .
persaingan dalam fungsi kegunaan, harus
banyak berinovasi.Kudu ngigeulan jaman. Karakter
industri kerajinan di Tasikmalaya lebih pada produk
budaya, sehingga pasar ekspor lebih menjanjikan