Anda di halaman 1dari 22

PROSEDUR KERJA

ANALISIS AGROEKOSISTEM

Kelompok IV
Theo dharma
Iin khoirinnisa
Therese Yembise
ANGGAPAN TENTANG
ANALISIS AGROEKOSISTEM
Ada empat asumsi tentang analisis Agroekosistem :
Untuk menghasilkan analisis yang realistis dan berguna
tidak perlu mengetahui semuanya tentang Agroekosistem.
Dalam memahami tingkah laku dan sifat-siat penting
Agroekosistem diperlukan pengetahuan sedikit tentang
hubungan ungsional kunci.
Untuk mendapatkan perbaikan yang nyata dalam suatu
agroekosistem diperlukan sedikit perubahan pengelolaan
keputusan kunci.
Karena itu, dalam identiikasi dan pemahaman hubungan
kunci dan keputusan diperlukan ketentuan dan jawaban
dari sejumlah kecil pertanyaan kunci
ANALISIS AGROEKOSISTEM
DALAM PPWS METODE
PENYELIDIKAN (EXPLORATORY)
Analisis agroekosistem adalah bentuk dari PPWS metode
penyelidikan. Hal ini dipusatkan pada prosedur
lokakarya dimana obyek dan batasan studi penyelidikan
yang telah ditentukan dengan pasti disetujui, kemudian
Tim peneliti mengumpulkan inormasi yang diperlukan
dengan menggunakan teknik PPWS. Tim inilah yang
nantinya akan menganalisis dan membahasnya pada
saat lokakarya. Hasil yang diperoleh adalah adalah
pertanyaan kunci, hipotesis dan pedoman untuk untuk
penelitian selanjtnya, atau mungkin inovasi
pengembangan daerah. Disamping itu juga
menghasilkan laporan yang dapat memberikan
gambaran secara luas untuk kegiatan selanjutnya.
Ciri-ciri Lokakarya Analisis Agroekosistem
Bersifat interdisipliner, termasuk di dalamnya
ahli-ahli lmu alam dan social, administrator,
pamong desa, serta petani yang berhasrat.
Berstruktur tetapi informal
Jumlah bpeserta tidak kurang dari 2 orang,
dan tidak lebih dari 40 orang
Menggunakan bermacam-macam diagram,
dan lebih mudah serta disenangi jika
menggunakan overhead projector
FASE ANALISIS AGROEKOSISTEM)
A. Objek

Obyek ditulis dalam bahasa yang sederhana dan


tidak terlalu berbelit-belit
Harus mudah diterima oleh semua orang
Contoh : - Obyek umum yang memungkinkan
adalah : Mengindentifikasikan hipotesa kerja
untuk pengembangan yang dapat
memberikan arahan perbaikan produktifitas
pertanian dan kehidupan
masyarakat desa dalam keadaan yang stabil,
lestari dan merata .
Hal ini akan memperjelas tujuan lokakarya.
Gbr. Hirarki Agroekosistem

Asia Tenggara

Daerah tropis

Jawa Timur

Das Brantas

Daerah Pantai Dataran Rendah lahan kering Lahan kering Dataran


Tinggi
Daerah Kapur Vulkanis

Ds. Sumber Agung

Usaha tani keluarga

Lahan pertanian

Tanaman
Lanjutan...
Membahas tingkatan hierarki yang berbeda
Membahas tingkatan hierarki mana
dipusatkan
Membahas sistem yang mana (Fisik, Biologi,
Ekonomi dan Sosial) yang harus
dipertimbangkan pada tingkatan ini.
Membahas batas-batas sistem,
pengembangannya dimana sistem ini akan
berpengaruh pada (atau dipengaruhi oleh)
sistem lain yang berada pada hirarki diatas
atau dibawahnya
C. Analisis Pola
1. Pendahuluan
. Berupa pola tempat, waktu, aliran dan keputusan yang dihasilkan
dilapangan.
. Menyiapkan informasi mengenai sifat sifat sistem
. Bersifat netral terhadap pandangan berbagai disiplin ilmu
2. Metode
. Membuat diagram analisa pola selama kegiatan dilapangan (lihat
bab.3 pembuatan diagram) dan Membuat analisa tersebut dalam
lokakarya.
3. Tempat
a. Peta ; berisikan faktor faktor dan keterkaitan dalam
penggunaan lahan serta identivikasi bentuk bentuk yang
yang baru dari penggunaan lahan. (gbr. 9)
b. Transek; permasalahan, penyelesain , metode penyelesain, dan
identivisaksi peluang yang ada. (gbr.10 dan tabel.2)

-
Gbr. Sketsa peta kampung

Legenda

-Lahan

-Rumah

- -Jalan

-Sungai
Gbr.10. Transek

Hutan Primer
Hu Tan.pe Pemuki Lada saw
rdu man
tan ng ah
Lanjutan
4. Waktu (kalender Musiman (gbr.11)
Membahas keeratan hubungan, Faktor faktor
penghambat dan membahas peluang yang ada.
ex.Profil sejarah (gbr.12), kecendrungan
waktu(gbr.13) dan Transek perubahan waktu
(gbr.14)
Membahas masa lampau dan perkembangan
yang akan datang
5. Alir
a. (Diagram Bar,gbr 15)
. Membahas sumber produksi dan pendapatan
. Mengidentifikasi sumber pendapatan baru
Gbr.11
1. Jagung- padi gogo kedelai ubi kayu
2. Jagung kedelai Ubi kayu K.Tunggak
3. Padi Gogo Ubi jalar K.Tunggak
4. Jagung Ubi kayu- Jeruk Kedelai K.Tunggak
5. Jagung K.Tanah Kedelai Ubi Kayu
6. Jagung K.Tanah Jeruk
7. Jagung Padi gogo Kedelai Ubi kayu Jeruk
8. Jagung Kedelai Ubi Kayu
9. Padi gogo Jagung Ubi kayu
10. Jagungb Padi Gogo Kedelai - jati
Lanjutan
b.(Diagram Alir,gbr 16 dan 17)
Membahas diagram alir dr produktivitas, stabilitas,sustainibilitas dan
equitabilitas.
Mengidentifikasi semua hubungan dalam satu usaha tani
Mengindentifikasikan peluang peluang yang ada
6. Keputusan
a. Pohon keputusan (gbr.18)
Membahas faktor faktor yang merupakan kunci dalam membuat
keputusan.
Mengidentivikasi sistem usaha tani dan kehidupan yang baru untuk
diterapkan di masa yang akan datang.
b. Diagram venn(gbr.18)
Hubungan dan permasalahan yang belum diselesaikan dalam organisasi.
Identifikasi hubungan organisasi baru bisa diterapkan.
Gbr.16 . Diagram alir siklus produksi
Tenaga Benih......Penyemain
Peng.
Awal
Irigasi
Peng.Kedua
Irigasi
Pemup
Penanaman
ukan
Penyemprotan
Pem.Gulma
Pemupukan
Peng.Lahan
Panen
Pasca Panen
D. IDENTIFIKASI USULAN TERBAIK
A. Pendahuluan
. Identivikasi permasalahan dan peluang .
. Hasil identivikasi digunakan untuk
pengembangan selanjutnya.
. Memberi kesempatan kepada semua orang
untuk mengunjungi desa dan melalukan
wawancara kelompok.
B. Usulan Terbaik
. Hipotesis yang kuat mengenai penduduk
desa untuk di berikan bantuan.
. Berifat umum dan terfokus
. Usulan terbaik berupa : masalah yang ada di
desa
Lanjutan
Usulan yang ada harus di uji melalui
lapang,penyuluhan, survei atau percobaan
laboratorium.
Hasil usulan dimasukan dalam format Usulan;
APA
(DESKRIPSI
INOVASI)
Mengapa(p
erbaikan
inovasi)

Pelak
Siapa sana
Manfaat
P.Jawab
Bagaima(
keg.?)
Penilaian Usulan terbaik
Berisikan usulan untuk suatu inovasi /
perubahan (eksplisit atau implisit)
Prioritas kegiatan
Penilaian inovasi yang dilakukan :
Dampak terhadap sifat-sifat sistem dari
agroekosistem desa (tinggi, sedang, rendah)
Biaya pelaksanaan (tinggi, sedang, rendah)
Berapa lama bisa menikmati manfaatnya
(lama, sedang, cepat)
Kemungkinan pelaksanaannya, teknis
maupun kelembagaan (tinggi, sedang,
rendah)
laporan
Awal lokakarya ditetapkan penyunting
(editor), agar dapa beranggung jawab untuk :
menulis dalam kalimat singkat (disertai
dengan sifat diagram yang nyata)
Informasi dari Catatan hasil wawancara
Menggabungkan semua dalam suatu laporan
Lapran harus diselesaikan segera setelah
lokakarya berakir
Pelaksanaan dan kelanjutan
Jika prioritas tertinggi dari usulan terbaik berhubungan
langsung dengan inovasi :
Persiapkan rencana pengembangan yang sesuai dan
memadai
Perhitungan biaya
Laksanakan rencana tersebut dan dilakukan
pemantauan hasilnya
Rencanakan dan laksanakan beberapauji coba
penyuluhan atau percobaan di lahan petani untuk yang
mempunya peringkat prioritas usulan terbaik tertinggi
Lakukan seminar untuk melanjutkan dan melihat
perkembangan
Rencanakan seminar, untuk mendiskusikan temuan-
temuan yang di dapat
an
dan
Teri
ma
Kasi
h