Anda di halaman 1dari 42

PERANCANGAN TATA

LETAK FASILITAS
PABRIK
NAMA KELOMPOK :

1. Ridho Syabana (41614010004)

2. Windi ( 41614010005)

3. Lifia Citra R (41614010011)

4. Farah Devina (4161401017)

5. Bagas Atmaja (41614010018)

6. Puspita Eka R(41614010028)

7. Bhekti D (41614010050)
3. WHERE? 2. WHEN?
(Cilegon = 500 (Agustus 2017)
m => pintu tol
Merak)
1. WHAT?
(Pabrik Silika)

BACKGRO
UND
4. HOW?
(Kegiatan 6. HOW LONG
Proses (300 hari/tahun)
Produksi)

5. HOW MUCH?
(10 TPD) =>
25kg/karung
BAG A I M A N A
S U P A Y A
E F I S I E N
PABRIK
DAN
BA I K . ? ? ? ?

Perancangan Tata
Letak Fasilitas
Pabrik = SESUAI
PERANCANGAN
TATA LETAK
FASILITAS PABRIK

Output (+)
Delay (-)
Material Handling
(-)
HEMAT
Pendaya gunaan
yg lebih besar

Tata cara pengaturan fasilitas


fasilitas pabrik guna
menunjang kelancaran proses
produksi.
Tata letak merupakan satu TUJUAN
keputusan penting yang
menentukan efisiensi sebuah
operasi dalam jangka panjang
METODE PENGERJAAN
INPUT
DATA
D
E
S
A
I
N

P
R
O
D
U
K
PROSES
PRODUK
SI
Tahap
Pembuat Waktu
an Peralatan Proses
dan Produksi
Mesin
Tahap Pembuatan =
11 Tahap
1. Pengadaan Raw
8. Memanaskan 9. QC (XRF &
Material (Silika
(oven) PSA Instrument)
98%)

7. Pemisahan
10. Packaging
2. Pengayakan & elemen secara
(Mesin Sack
Penyaringan residual
Sewing = 25 kg/
(Sieving Screen) (Dewatering
karung)
Screen)

6. Penyaringan
3. Pelumatan
elemen padat &
Silika (Ball Mill)
cair (Filter Press)

4. Percampuran 5. Pemisahan
silika bahan partikel besi
kimia (Reaktor (Magneic
Mixer) Separator)
Peralatan dan Mesin
Description
Qty Unit
Direct cost

1 Sieving screen 3 layers, square 1 unit


2 Ball Mill capacity Max 20 TPD 1 unit
3 Mixer Reactor capacity Max 8 TPD 5 unit
4 Filter Press capacity Max 2 Ton 4 unit

Magnetic Separator capacity 1-2 T/hour


5 1 unit

Packaging sack sewing machine, scale


6 3 unit
7 XRF Instrument standardless model 1 unit

PSA Instrument detection range 0.4-10000 nm


8 1 unit
9 Oven (Dryer) capacity Max 2 Ton 1 unit
Infrastructure

10 Electrical 1 pax

11 Waste Treatment capacity Max 15 TPD 1 pax


Waktu Proses
Produksi
Ball Mill = 2 Jam

Reaktor Mixer = 2 Jam

Dewatering Screen = - 1 Jam

Oven = 3 jam

QC berlangsung pada saat produksi


berlangsung
Packaging = 1,2 menit (80 detik) =>
25 kg / karung => 10 TPD
Sieving Screen, Ball Mill,
J Pemiliha Reactor Mixer, Filter Press,
A n Jenis Magnetic Separator, Packaging,
D Mesin XRF & PSA Instrument, Oven.
Jumlah 11Electrical,
(+) Mesin dengan
Wasteproses
Treatment
W
Mesin berbeda
A
L Jumlah Menyesuaikan Layout =>
Orang Efisien, Efektif,
Produktivitas naik
P
Jumlah Memperhatikan tingkat
R
Shift kelelahan mesin &
O Ruangan operator
D Yang a. Ruangan Utama
U Dibutuhk b. Ruangan Pendukung
K an
S Material Forklift dan Conveyor
I Handling
SUMBER DATA PERENCANAAN TATA LETAK
Sistem Murther (P, Q, R, S, T)

P = Barang yang di produksi

Q = 300 hari/tahun => 3000


Ton/tahun (10 TPD) => 25 kg/karung
R = Langkah proses

S = Support manusia, sistem, SI

T = Waktu produksi = berbeda


FLOW MATERIAL

Digunakan pola aliran


material bentuk S (zig-
zag) karena lintasan lebih
panjang dari ruangan yang
dapat digunakan.
ACTIVITY RELATIONSHIP
ACTIVITY RELATIONSHIP
RELATIONSHIP
DIAGRAM
4

5
3

2 1

7
SPACE REQUIREMENT
Space Requirement adalah luas ruang atau area
yang dibutuhkan untuk mendesain layout. Dan
pada kasus ini penulis menggunakan metode
penentuan luas ruangan yaitu metode fasilitas
industri.
Luas ruang berdasarkan fasilitas produksi &
fasilitas pendukung proses produksi yaitu (Luas
Mesin x Jumlah Mesin) + Allowance.

Metode penentuan luas ruangan


(Metode Fasilitas Industri)
Panjang Ruang Produksi
Lebar SK 2 (1.75 m) + Allowance SK 2 (1.75 m) + Lebar SK 3 (1m) +
Allowance SK 3 (1m) + Lebar SK 5 (1.5 m) + Allowance SK 5 (15 m) + Lebar
SK 7 (2.90 m) + Allowance SK 7 (2.90 m) + Lebar SK 8 (1.75 M) + Allowance
SK 8 (1.75m) + Lebar SK 9 (1.75 m) + Allowance SK 9 (0.875 m) = 20.425
dibulatkan 20.43 m.

Lebar Ruang Produksi


Panjang SK 5 (12.85 m) + Allowance SK 5 (1.5 M) + Lebar Area Penerimaan
(2m) + Lebar Storage (3m)+ Area Jalan Kosong (1.375 m) = 20.725 dibulatkan
20.73m bisa untuk dilalui operator atau forklift.

Notes:
Kenapa dipilih SK 5, dikarenakan memiliki nilai panjang SK Terbesar.
SPACE RELATIONSHIP
DIAGRAM
4

48 (m2)

100 (m2)

3
6
423 (m2)
20 (m )
2

144
(m2)

14 (m2)

120 (m2)
DEVELOP LAYOUT
ALTERNATIVES 1
DEVELOP
LAYOUT
ALTERNATIV
ES 2
TAMPAK BELAKANG
TAMPAK DEPAN
TAMPAK SAMPING KANAN
TAMPAK SAMPING KIRI
TAMPAK DEPAN (TANPA
POHON)
BLOCKPLAN LAYOUT
REFERENCES
Heragu, Sunderesh Sesharanga. 2006. Facilities Design (Second
Edition).
Mulya, R. 2014. Teknik Perancangan Tata Letak. Diakses tanggal
07 Oktober 2016.
http://rudinimulyaindustrialengineeringumb.blogspot.co.id/2014/03/te
knik-perancangan-tata-letak-pabrik.html
Simamora, P. 2011. Tata Letak Fasilitas Pabrik. Diakses tanggal 25
September 2016.
https://pamelasimamora.wordpress.com/2011/12/25/tata-letak-
fasilitas-pabrik/
N K
H A
T YO U