Anda di halaman 1dari 7

Hormon Asam Traumalin

Kelompok : 6
Anggota : 1. Febby Trianto ACD 114 040
2. Wiwin Sundari ACD 114 042
3. Resiana ACD 114 053
4. Yulia Apriani ACD 114 059
5. Pandi Purnama S. ACD 114 076
6. Liana Eka W. ACD 113 082

Dosen pengampu : Dr. Hj. Siti Sunariyati M.Si


Hormon Asam Traumalin
1. Pengertian
Asam traumalin atau traumatic
acid merupakan asam
dikarboksilat tak jenuh tunggal
alami pada tumbuhan.
Asam traumalin merupakan
hormon yang berperan dalam
proses regenerasi sel apabila
tumbuhan mengalami kerusakan
jaringan atau terluka. Jaringan
akan membentuk kalus (jaringan
yang belum terdiferensiasi) pada
jaringan yang rusak atau terluka.
2. Fungsi
a. Memperbaiki jaringan pada tumbuhan
b. Membantu dalam perkembangbiakan tumbuhan
terutama pada tumbuhan tingkat sederhana
c. Dimanfaatkan dalam sintesis prostaglandin
d. Sebagai faktor pertumbuhan
e. Meningkatkan kandungan protein pada
ganggang
f. Berperan penting terhadap aktivitas antioksidan
pada ganggang hijau chlorella vulgaris
3. Rumus kimia
Asam traumalin (traumatic acid atau
C12H20O4) disebut dengan Hormon luka
merupakan hormon yang merangsang
terbentuknya jaringan baru dari bagian tepi
luka yang kemudian akan menutupi luka pada
tumbuhan.
Asam traumatik adalah biosynthesized pada
tanaman oleh non-enzimatik oksidasi traumatin
(12-okso-trans-10-dodecenoic asam).
Pada kondisi normal, asam traumatis bisa
berupa padat kristal dan substansi larut air.
4. Tempat Sintesis

Tempat sintesis asam


traumalin berada
dibagian tumbuhan yang
mengalami luka, baik
pada bagian akar,batang
maupun daun.
5. Mekanisme Kerja
Apabila tumbuhan mengalami luka atau permukaan
karena gangguan fisik maka akan segera terbentuk
kambium gabus. Pembentukan kambium gabus itu
terjadi karena adanya pengaruh hormon luka (hormon
traumalin). sebenarnya peristiwa ini adalah hasil
kerjasama antara hormon pada tumbuhan yang
disebut restitusi (regenerasi).
Awalnya luka pada tumbuhan akan memacu
pengeluaran hormon luka yang kemudian merangsang
kambium gabus. Pembentukan kambium gabus
dilakukan oleh hormon giberelin. Selanjutnya,karena
pengaruh hormon sitokinin, terbentuklah sel-sel baru
yang akan membentuk jaringan penutup luka yang
disebut kalus.
Kesimpulan
Asam traumalin merupakan hormon hipotetik dan
asam traumalin juga merupakan hormon yang
berperan dalam proses regenerasi sel apabila
tumbuhan mengalami kerusakan jaringan atau terluka.
Jaringan akan membentuk kalus (jaringan yang belum
terdiferensiasi) pada jaringan yang rusak atau terluka.
Fungsi hormon asam traumalin dalam memperbaiki
jaringan yang terluka pada tumbuhan terjadi secara
sistematis. Asam traumalin (traumatic acid atau rumus
kimia C12H20O4). Tempat sintesis asam traumalin berada
dibagian tumbuhan yang mengalami luka,baik pada
bagian akar,batang maupun daun tumbuhan.