Anda di halaman 1dari 12

FISIOLOGI &

TEKNOLOGI
REPRODUKSI
Kuliah II
Oleh :
Prof. DR. Soehartojo Hardjopranjoto., M.Sc., drh
FERTILISASI
Fertilisasi adalah Proses penggabungan sel
jantan (spermatozoa) dan sel telur (ovum)
terjadi di Tuba Falopii sebagai hasil proses
kopulasi membentuk zygote (Dyploid).
Perpindahan sel telur dalam saluran alat
kelamin betina:
1. External Transport
2. Internal Transport
Perpindahan Embrio:
* Trans Uterine Migration
*Trans Peritoneal Migration
Pendewasaan dalam Epididymis
(Pendewasaan Pertama dari Sel Mani)
Berpindahnya Protoplasmic Dropplet dari
bagian anterior ke arah bagian posterior
dari sel mani.
Bentuk sel mani lebih mengkerut karena
ada proses Hydratasi dari Cytoplasma.
Acrosomenya lebih kecil.
Sel Mani dalam Alat Kelamin
Betina
Air mani ditumpahkan pada ujung cranial
vagina (sapi, domba) atau dalam canalis
cervicalis/corpus uteri (babi, kuda).
Air mani dapat mencapai Tuba Falopii dalam
waktu 15 menit (sapi) karena faktor:
* Daya ejakulasi hewan jantan.
* Kerja penis yang seperti pistol.
* Daya kerja menghisap dari uterus.
* Kerja kapiler dari cervix.
* Kerja rambut-rambut getar dari Tuba Falopii.
* Kontraksi U. D licin saluran alat Kel. Betina
* Tekanan visceral
* Gerakan sel mani sendiri.
Capasitasi (Proses Pendewasaan
Terakhir)
Proses pendewasaan dari sel spermatozoa di
dalam alat kelamin betina (Peran Prostaglandin
Besar).
Pada proses Capasitasi terjadi di perubahan sbb:
* Reaksi Acrosome yaitu Penggabungan antara
Cytoplasma dan Selaput Acrosome.
* Selaput Acrosome menjadi lebih lunak.
* Produksi ENZYME HYALURONIDASE bertambah
banyak, perlu untuk proses pembuahan
(Fertilisasi).
* Sel mani memiliki daya membuahi yang lebih
besar.
Faktor yang Mempengaruhi
Kecepatan Sel Mani dalam Alat
Kelamin Betina
A. Syaraf Autonom
B. Hormonal
* Oxytoxin
* Estrogen
* Prostaglandin
C. Bahan yang Ada dalam Cairan Air Mani

Capasitasi - Decapasitasi
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Daya Hidup Sel Mani dalam Alat
Kelamin Betina Berbagai Spesies
Hewan
1. Bentuk Anatomis dan Fisiologis Alat Kelamin
Betina.
2. Konsentrasi Air Mani.
3. Motilitas Sel Mani.
4. Kecepatan Pengangkutan Air Mani dalam Alat
Kelamin Betina.
5. Status Hormonal pada waktu kopulasi dan respon
alat kelamin betina terhadap hormon tersebut.
6. Pengenceran air mani dengan cairan Acessoris dan
cairan-cairan lain dari saluran alat kelamin betina.
Uterotubal Junction dan Tuba
Falopii dari sel mani
Seleksi secara kuantitatif
yang akan masuk ke Tuba Falopii.
Jumlah sel spermatozoa yang akan masuk
ke Tuba Falopii berkurang.
Proses Capasitasi dilanjutkan
Sel mani bertambah kecepatannya dan
kemampuannya untuk menembus sel
telur dalam Tuba Falopii.
Enzyme Hyaluronidase dikeluarkan untuk
melunakkan dinding sel telur (Zona
Radiata, Zona Pellucida, dsb).

Fimbriae: Sel mani masuk ke Peritoneum.


Fertilisasi adalah Proses penggabungan
sel jantan (spermatozoa) dan sel telur
(ovum) terjadi di Tuba Falopii sebagai hasil
proses kopulasi membentuk zygote
(Dyploid).

Artificial Fertilization: Terbentuknya


zygote tanpa adanya persatuan antara sel
telur dan sel mani.
* Genetika: Menyuntikan DNA ke dalam
sel telur terbentuk Zygote yang Haploid.
* Embryologi: Mengaktifkan dari sel
telur dengan berbagai faktor.
4 Kemungkinan Sel Telur Dibuahi Sel
Spermatozoa
1. Sel telur tua dibuahi sel mani segar.
2. Sel telur segar dibuahi sel mani tua.
3. Sel telur tua dibuahi sel mani tua.
4. Sel telur segar dibuahi sel mani segar.

1, 2, 3 mengakibatkan terbentuknya embrio yang


lemah/mati Conception Rate Rendah.
4 Menghasilkan terbentuknya Embryo yang
sempurna.

Kemampuan dibuahi dari sel telur menurun


semakin ia mendekati Cornua Uteri. Pada
Uterus sel telur tidak lagi mampu dibuahi.
Fertile Life Sel Kelamin dalam
Saluran Kelamin Betina
HEWAN FERTILE LIfE SEL FERTILE LIfE SEL
MANI TELUR
AYAM 3 MINGGU -
TIKUS 10-12 JAM 6-15 JAM
MARMOT 21-22 JAM 20 JAM
KELINCI 30-36 JAM 6-8 JAM
DOMBA 30-48 JAM 16-24 JAM
SAPI 30-48 JAM 8-12 JAM
KERA 28-48 JAM 6-24 JAM
KUDA 72-120 JAM 6-8 JAM
ANJING 4-8 HARI -
KELELAWAR 135 HARI -
MANUSIA 28-48 JAM 6- 24 JAM
BABI 24-48 JAM 8-10 JAM
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan
dalam Proses Pembuahan
1. Jumlah sel mani yang ditumpahkan dalam
alat kelamin betina ratusan ribuan juta,
tetapi yang berhasil sampai ke dalam Tuba
Falopii 1.000 sel.
2. Beberapa sel mani sampai pada tempat
pembuahan 15 menit setelah Copulasi.
3. Spermatozoa harus mengalami Capasitasi dulu
sebelum mengadakan pembuahan sel telur.
4. Fertile Life dari sel telur adalah terbatas (< 24
jam pada hewan ternak).
5. Untuk menembus dinding sel telur, sel mani
harus menghadapi beberapa Barrier.