Anda di halaman 1dari 10

OUTLINE

OUTLINE
Latar Belakang
Sejarah
Pendahuluan
Mekanisme
Keuntungan
Kerugian
LATAR BELAKANG

Saat ini, penggunaan beton semakin meningkat


karena beton merupakan bahan konstruksi yang
memiliki beberapa kelebihan, seperti mudah dalam
proses pengerjaannya dan harga material
penyusunnya relatif murah serta mudah didapatkan

Struktur beton merupakan bahan konstruksi yang


sangat rentan terhadap terjadinya suatu retakan, hal
ini memungkinkan masuknya bahan-bahan kimia
dan air kedalam struktur beton melalui retakan
tersebut
SEJARAH

Prof. Victor li dan timnya dari


University of Michigan, pertama
kali menemukan self healing
concrete tahun 2009

beton yang dapat melengkung ketika diberi beban


karena daya lenturnya lebih tinggi dibanding
beton biasa sehingga dapat mengatasi masalah
keretakan dan deformasi.
PENELITIAN VICTOR LI
Material penentu dari pembuatan self healing concrete ini adalah ECC (Engineered
Cement Composite) yang bendable.
ECC merupakan salah satu tipe bahan komposit semen dengan perkuatan serat yang
unik dan memiliki performa tinggi (Yang, 2009).
ECC ini ditaburi oleh coated reinforcing fiber khusus yang dicampur merata atau dengan
epoksi/healing agent berbahan dasar semen
ECC lebih mendekati sifat-sifat logam dibanding gelas yang artinya lebih fleksibel. Beton
konvensional cenderung seperti keramik yang rapuh dan kaku.
ECC tetap utuh dan aman hingga tensile strain 5 % sedangkan beton konvensional
hanya 0,01%
Rata-rata lebarnya keretakan pada self healing concrete milik Li ini adalah di bawah 60
m, setara dengan setengah dari lebar rambut
Bakteri yang direkayasa secara genetik itu diprogram untuk menemukan
retakan pada beton.

Bakteri itu diberi nama Bacillus subtilis, Sedangkan agen perekat


betonnya diberi nama BacillaFilla
KEUNTUNGAN

Prof.Victor Li di atas jembatan Michigan yang menggunakanself healing concrete hasil


inovasinya
kita tidak perlu melakukan pengawasan dan perawatan yang ketat dan mahal seperti
pada beton konvensional
Dapat digunakan pada konstruksi rawan gempa
KERUGIAN
Biaya produksi mahal
Perlu keahlian khusus untuk membuatnya