Anda di halaman 1dari 11

UJI KUALITATIF

OBAT GOLONGAN
ALKALOID
NUR ALFIAH IRFAYANTI,S.Si, M.Si.,Apt
adalah senyawa organik yang banyakditemukan di
alam yang berasaldari tumbuh-tumbuhan, hewan
dan mikroba.
Awalnya yang dimaksud dengaan alkaloid adalah
senyawa - senyawa nitrogen yang bersifat basa (mirip
alkali = alkali oda ), yang berasal dari tumbuh-
ALKALOID tumbuhan yang dapat mempengaruhi fungsi faal
tubuh manusia.
Senyawa ini mengandung sebuah atom nitrogen
yang bersifat basa lemah, mempunyai cincin nitrogen
yang sebagian besar heterosiklik yang bersifat aktif
dan mempunyai efek fisiologis.
Mengandung atom C,H,O dan pada umumnya mengandung atom
N
Mempunyai ikatan nitrogen, dapat berupa amin primer, sekunder,
atau tersier, baik alifatis, aromatis atau heterosiklis.
Dalam bentuk basa umumnya sukar larut dalam air, larut dalam
pelarut organik yang bersifat relative non polar.
Sifat sifat Dengan asam-asam umumnya dapat bereaksi membentuk garam

Alkaloid yang larut dalam air.


Berupa padatan kristal yang halus dengan titik lebur tertentu
yang bereaksi dengan asam membentuk garam.
Dalam tumbuhan alkaloid berada dalam bentuk bebas, dalam
bentuk N-oksidaatau dalam bentuk garamnya.
Umumnya mempunyai rasa yang pahit.
Alkaloid bebas bersifat basa karena adanya pasangan elektron
bebas, garam pada atom N-nya.
Alkaloidopium (misal : morphin,

ALKALOI
kodein, papaverin)
Alkaloid solanaceae : (misal atropin,
hiosiamin, skopolamin)

D ALAM Alkaloid kina (misal : kinin, kinidin)

Alkaloid dari radix Rauwolfia (misal :


eserpin)

PEMBAGIAN Alkaloid turunan xantin (misal :


cofein, teobromin, theofillin)
Alkaloid dari semen strichni (misal :
ALKALOID strikinin )
Turunan pirazolon (misal : antipiri,

ALKALOI amidopirin, novalgin)


Turunan amino benzoat (misal :
benzokain, prokain, tetrakain)
D Senyawa akridin (misal : akriflavin,
aterbin, rivanol )

SINTESIS
.Senyawa amin alifatis dengan inti
aromatis (misal : efedrin,
amfetamin, adrenalin)
Turunan porazolidin (misal : fenil
butazon)
Coffein
Uji Organoleptis :
Bentuk :Kristal putih
Rasa : pahit
Bau : tidak berbau.

UJI TL: 234-237C

PENDAHULUA
Kelarutan : dalam air (1:50), spir, dan CHCl3: mudah larut
Theophylin

N Uji organoleptis :
Bentuk : Bubuk kristal
Rasa : pahit
TL: 270-274C
Kelarutan : air (1:80), spir (1:80), eter tidak larut, CHCl3 sukar
larut, dalam air panas larut
1)Reaksi Mayerkuning atau larutan kuning
bening lalu ditambah alkohol endapannya larut
Pereaksi 2)Reaksi BauchardatCoklat merah ditambah
golongan alkohol endapannya larut
alkaloida 3)Reaksi Dragendorfjingga
Reaksi pengendapan
Reaksi umum
Pereaksi pengendap antara lain :
untuk
Larutan K3Fe(CN)6(1% dalam air )
alkaloida :
Larutan K4Fe(CN)6 ( 5% dalam air)
Reaksi
Larutan asam pikrat (1 % dalam air )
pengendapan
Larutan asam pikrolon ( jenuh 0,5 % dalam etanol
/reaksi kristal 20%)
Reaksi Larutan HgCl25% dalam air (HgCl2padat)
warna Dengan pereaksi Fe kompleks

Reaksi warna didasarkan pada gugus fungsional yang terdapat pada

senyawa tersebut. Reaksi untuk beberapa golongan seyawa

alkaloida antara lain :


1) Reaksi umum untuk alkaloida Opium
Yang mempunyai inti Phenantrena
Reaksi terhadap gugus fenol :
Reaksi o Reaksi King (Reaksi warna Azo)

Warna o Reaksi dengan FeCl3


Reaksi terhadap ring aromatis/ senyawa Nitrogen :
o Reaksi Marquis
o Reaksi Frohde

Pereaksi : Larutkan 0,5 g Amonium molibdat dalam 1,5 ml air

tambahkan H2SO4pekat sampai 100 ml (dibuat baru)


oReaksi Mandelin
Pereaksi : Larutkan 0,5 g Amonium vanadat dalam 1,5 ml air,
tambahkan H2SO4pekat sampai 100 ml (dibuat baru)
2. Reaksi umum untuk alkaloida Solanaceae :
oReaksi Vitally Morin
Sedikit zat dalam cawan penguap ditambahkan 1 tets
HNO3pekat , dipanaskan di penangas air sampai
kering. Pada residu (larutan residu dalam aseton )
Reaksi ditambahkan beberapa tetes larutan KOH 35 dalam
etanol, terbentuk warna ungu tua atau biru ungu
Warna oReaksi Wasicky
Sedikit zat pada cawan penguap ditambahkan
beberapa tetes larutan p DAB 1% dalam H2SO4pekat,
panaskan di penangas air akan terbentuk warna
ungu.
3) Reaksi umum terhadap alkaloid Kina
oDalam H2SO4encer berflouresensi biru
oReaksi Thalequin
1 tetes larutan zat ditambahkan beberapa tetes aqua
brom sampai terbentuk warna kuning muda , lalu
tambahkan beberapa tetes NH4OH pekat terbentuk
Reaksi warna hijau
Warna oReaksi Erythrocyn
Beberapa tetes larutan zat dalam tabung reaksi
ditambahkan beberapa tetes aqua brom sampai
berwarna kuning , lalu ditambahkan beberapa tets
larutan K4Fe(CN)6dan NH4OH, kocok dengan CHCL3,
lapisan CHCL3berwarna merah .
4) Reaksi umum untuk alkaloida Xantin
oReaksi Murexid (Amalic Acid Test)
Sedikit zat dalam cawan penguap ditambahkan beberapa
tetes HCl atau H2SO4pekat , ditambahkan beberapa tetes
oksidator (H2O2/ Hidrogen Peroksida atau HNO3pekat atau
FeCl3) panaskan di penangas air sampai kering . Tambahkan
uap NH3atau 1 tetesNH4OH pekat terbentuk war a ungu. Jika

Reaksi ditambahkan 1-2 tetes NaOH warna hilang.


o Larutan zat jenuh dalam air dengan penamangahan larutan
Warna tanin akan menghasilkan endapan putih, yang larut dalam
pereaksi berlebihan
o Larutan zat dalam air dengan larutan AgNO 3menghasilkan
endapan putih (positif untuk teofillin dan teobromin)
5) Reaksi umum untuk alkaloida turunan Pyridin
o Sedikit zat dipanaskan dengan Na2CO3 dalam keadaan kering
akan menghasilkan piridin (dikenal dari baunya)

Anda mungkin juga menyukai