Anda di halaman 1dari 14

1. What is polypropylene?

What is
its characteristic?
Polipropilena atau biasa disebut polipropena (PP)
dibuat dari bahan baku minyak bumi dan
merupakan polimer termoplastik yang dibuat oleh
industri kimia
Biasa digunakan untuk berbagai aplikasi,
diantaranya tekstil, pengemasan, alat tulis,
komponen otomotif, wadah pakai ulang, dan lain-
lain.
Bahan baku Polipropilena adalah propena yang
diambil dari minyak bumi. Polipropilena biasanya
didaur ulang , dan simbol daur ulangnya adalah
nomor 5.
Kegunaan Polipropilena
Karakteristik Polipropilena
Ketahanan yang tinggi terhadap bahan kimia (chemical resistance)
Ketahanan pukul (impact strength)-nya rendah.
Mengalami degradasi rantai saat terkena radias UV dari sinar
matahari
Kebanyakan polipropilena komersial merupakan isotaktik
Kristalinitas tingkat menengah
Modulus Young-nya juga menengah
Melalui penggabungan karet, bisa dibuat menjadi liat dan fleksibel
bahkan di suhu yang rendah
Tiga tipe umum PP: homopolimer, random copolimer, dan impact
copolimer.
Transparansi baik.
Rigiditas atau kekakuan seimbang
Mudah merenggang dan fleksibel
How is polypropylene made in a
chemical plant?
Persiapan
Berikut bahan baku

adalah Reaktor

tahapan Product
Discharge
pembuata System
Product
n PP Receiver

secara Product Purge


Bin
singkat Pelletizing
system
Silo and
Bagging
system

Product
(a) Menggunakan Ziegler-Natta Catalyst
Katalis ziegler natta biasa dipakai pada industri
polimer seperti PP. Katalis ini diproduksi dari
reaksi antara titanium (IV) klorida dan alkil
aluminium seperti trietil aluminium. Terdapat dua
proses utama pada pembuatan PP menggunakan
katalis ziegler-natta
(i) The bulk process
Polimerisasi diawali dengan propena cair
dioperasikan pada suhu 340-360 K dan tekanan
30-40 atm. Setelah dipolimerisasi, polimer padat
dipisahkan dari propena cair yang kemudian
direcycle.
(ii)The gas phase process
Campuran propena dan hidrogen
melalui bed yang mengandung katalis
Ziegler-Natta pada suhu 320-360 K
dan pada tekanan 8-35 atm. Polimer
dipisahkan dari gas propena dan
hidrogen menggunakan cyclones dan
gas yang tak bereaksi akan direcycle
(b) Menggunakan katalis metallocene
Metallocene didefinisikan sebagai
molekul yang mempunyai transisi
metal atom yang berikatan antara dua
ligan cyclopentadienyl pada bidang
yang paralel. Contohnya adalah
ferrocene dan zirconium. Jika
digunakan jenis zironium yag berbeda,
maka akan terbentuk polipropilena
dalam bentuk sindiotaktik.
3. What reason should you have for
selecting polypropylene for safe chair?
Compare it to Acetal, PTFE, and nylon?
Polypropylen Acetal PTFE Nylon
e
Mechanical Low moisture Excellent Machinability
strength absorption dielectric Low coefficient
FDA compliant High mechanical properties of friction
Impact strength and Inertness to Enhanced
resistance rigidity most chemicals bearing and
Moisture Machinability High heat and wear grades
resistance Good chemical chemical available
Machinability resistance resistance FDA compliant
Good Very low grades available
dimensional coefficient of Glass-filled
stability friction grades available
Excellent
radiation
resistance
Zero moisture
absorption
Relatively
4. What kind of other compounds added to
polypropylene so they are that might be
used for safe application?
Polipropilena biasa ditambahkan senyawa Maleic
Anhydride (CH(CO)O) sebagai resin sehingga
membentuk Maleic Anhydride-PP (MAPP).
Maleic Anhydride biasanya dibentuk dari oksidasi benzena
atau senyawa aromatik lainya. Senyawa ini juga
berpotensi untuk dimanfaatkan dalam berbagai industri
kimia karena sifatnya yang sangat reaktif.
Jika komposit MAPP ini diperlakukan dengan
penambahan MA yang berat molekulnya sesuai
dan % maleic anhydride graft yang optimal, maka
akan menunjukkan penambahan stabilitas
mekanik dan termal. Komposit ini memiliki ikatan
yang cukup kuat.

Struktur kimianya dapat dianalisis dengan FTIR-


ATR. Kristalinitas dari MAPP juga dapat dianalisis
menggunakan wide-angle X-ray scattering (WAXS)
and differential scanning calorimetry (DSC).
5. How polymers are processed to produce any kind of
forms of products. How do you characterize each
processed used?

Mekanisme proses pembuatan polipropilena terdiri dari


tiga tahapan reaksi, yaitu inisiasi, propagasi, dan
terminasi. Sebelum terjadi ketiga tahapan tersebut,
katalis TiCl4 diaktifkan terlebih dahulu oleh ko-katalis
Al(CH5)3 sehingga terbentuk pusat aktif.
Inisiasi: Setelah katalis diaktifkan oleh ko-katalis
membentuk rangkaian bebas Ti, maka monomer
propilena akan menyerang bagian aktif ini dan
berkoordinasi dengan logam transisi, selanjutnya ia
menyisip antara metal dan grup alkil sehingga mulai
terbentuk rantai polipropilena.
Propagasi: Radikal propilen yang terbentuk akan
menyerang monomer propilen lainnya terus menerus
dan membentuk radikal polimer yang panjang. Pada
tahap ini tidak terjadi pengakhiran, polimerisasi terus
berlangsung sampai tidak ada lagi gugus fungsi yang
tersedia untuk bereaksi. Cara penghentian reaksi yang
biasa dikenal adalah dengan penghentian ujung atau
dengan menggunakan salah satu monomer secara
berlebihan.
Terminasi: Pada tahap terminasi, sejumlah hidrogen yang
berfungsi sebagai terminator diinjeksikan. Hidrogen ini
akan bergabung dengan sisi aktif katalis sehingga terjadi
pemotongan radikal polimer yang akan menghentikan
polimerisasi propilena.