Anda di halaman 1dari 29

TIKP MPKT B

Goals 4, 5, dan 6 SDG


HG 2
Almadinah Hakim
Fadhilatunnisa
Devi Kartika
Febriana Savitri
Septi Lidya Sari
Ida Ayu Devi Qirani
Outline
Deskripsi Goals
Target Goals
Program Nyata Goals
Program Nyata Goals Terperinci (BOS)
Kesimpulan
GOAL 4

Memastikan pendidikan
kualitas yang inklusif
dan merata dan
mempromosikan
kesempatan belajar
sepanjang hayat untuk
semua orang
TARGET GOAL 4
Pada menjamin bahwa semua anak perempuan dan
laki-laki menyelesaikan pendidikan dasar dan

2030
menengah tanpa dipungut biaya, setara, dan
berkualitas, yang mengarah pada capaian
pembelajaran yang relevan dan efektif

menjamin bahwa semua anak perempuan dan


laki-laki memiliki akses terhadap perkembangan
dan pendidikan anak usia dini, pendidikan pra-
sekolah dasar yang berkualitas, sehingga mereka
siap untuk menempuh pendidikan dasar
TARGET GOAL 4
Pada menjamin akses yang sama bagi semua
perempuan dan laki-laki, terhadap pendidikan

2030
teknik, kejuruan dan pendidikan tinggi, termasuk
universitas, yang terjangkau dan berkualitas

menghilangkan disparitas gender dalam


pendidikan, dan menjamin akses yang sama
untuk semua tingkat pendidikan dan pelatihan
kejuruan, bagi masyarakat rentan termasuk
penyandang cacat dan masyarakat penduduk asli.
TARGET GOAL 4
Pada menjamin bahwa semua
2030 remaja dan proporsi
kelompok dewasa tertentu,
baik laki-laki maupun
perempuan, memiliki
kemampuan literasi dan
numerasi.
Program Nyata

Courtesy: Courtesy:
http://news.okezone.com/read/2016/05/2 http://dikpora.pinrangkab.go.id/2015/05
0/65/1393894/tantangan-guru-mengajar-d /bantuan-operasional-sekolah-bos.html
i-tingkat-paud .
.
Bantuan Operasional
Pendidikan Anak Usia
Sekolah (BOS)
Dini (PAUD)
GOAL 5

Mencapai kesetaraan
gender dan
kesempatan pada
seluruh kaum
perempuan
TARGET GOAL 5
Mengakhiri segala bentuk diskriminasi
terhadap wanita dimanapun

Mengeliminasi segala bentuk kekerasan


terhadap wanita dalam lingkup privat dan
publik
Mengeliminasi semua praktik berbahaya,
seperti pernikahan dini dan paksa, dan mutilasi
kelamin wanita
TARGET GOAL 5
Menjamin partisipasi wanita secara penuh dan efektif
juga kesempatan yang sama pada kepemimpinan di
semua level pembuat keputusan dalam politik,
ekonomi, dan publik

Mengenali dan menghargai pekerjaan rumah tangga


yang tidak dibayar dengan tersedianya pelayanan
publik, infratruktur, dan kebijakan perlindungan
sosial dan promosi pembagian tanggung jawab
pekerjaan rumah sebagai hal yang wajar
Program Nyata

PEMERINTAH

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 pasal 55

daftar bakal calon sebagaimana dimaksud dalam Pasal 53


memuat paling sedikit 30% (tiga puluh persen)
keterwakilan perempuan.
Program Nyata

Mencare+
Pelibatan laki-laki dalam menangani persoalan HKSR dan
SGBV(Sexual and Gender Based Violence).

Mainstreaming Gender and Sexual Diversity


Membangun pemahaman mengenai keberagaman seksualitas dan
gender
Unite For Body Rights (UFBR)
Mendorong penyediaan pendidikan seksualitas komprehensif,
layanan ramah remaja, dan membangun kemitraan antara
organisasi sipil yang peduli HKSR.
GOAL 6

Menjamin akses
air dan sanitasi
bagi setiap orang
TARGET GOAL 6

Pada mencapai akses universal dan setara


terhadap air minum yang aman dan
2030 terjangkau untuk setiap orang

mencapai akses terhadap sanitasi dan kebersihan


yang memadai dan merata untuk semua dan
mengakhiri buang air besar terbuka, memberikan
perhatian khusus pada kebutuhan perempuan dan
mereka yang berada dalam situasi rentan
TARGET GOAL 6
Pada
memperbaiki kualitas air dengan mengurangi polusi,
menghilangkan pembuangan dan meminimalkan pelepasan
bahan kimia dan bahan berbahaya, mengurangi separuh

2030 proporsi air limbah yang tidak diolah dan meningkatkan daur
ulang secara substansial dan penggunaan kembali yang aman
di seluruh dunia

terapkan pengelolaan sumber daya air


terpadu di semua tingkat, termasuk
melalui kerja sama lintas batas yang
sesuai
TARGET GOAL 6
Pada 2020, melindungi dan
mengembalikan ekosistem yang berkaitan
dengan air, termasuk pegunungan, hutan,
lahan basah, sungai, akuifer, dan danau
Mendukung dan memperkuat partisipas
masyarakat setempat dalam memperbaiki
pengelolaan air dan sanitasi
Program Nyata

PENYEDIAAN AIR
MINUM DAN
SANITASI BERBASIS
MASYARAKAT
(PAMSINAS)
Bantuan Operasional Sekolah
Inisiator

Program BOS dikenalkan pada


masyarakat pada tahun 2005 yang
diinisiasi oleh Kementrian Pendidikan
dan Kebudayaan
Sasaran Dana BOS

Jenjang SD Jenjang SMP Jenjang SMA


Deskripsi Singkat Program BOS

BOS adalah program


pemerintah untuk
penyediaan pendanaan
biaya non personalia bagi
satuan pendidikan dasar
dan menengah pertama
sebagai wujud
pelaksanaan program
wajib belajar 9 tahun.

Courtesy:
http://tamannya-hati.blogspot.co.id/2015/01/jenis-
kegiatan-sekolah-yang-didanai-bos.html
Tujuan Program BOS

Secara umum
Program BOS bertujuan untuk meringankan beban
masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam
rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu.
Tujuan Program BOS
Secara Membebaskan pungutan bagi seluruh siswa SD/SDLB negeri
dan SMP/SMPLB/SMPT (Terbuka) negeri terhadap biaya
khusus operasi sekolah, kecuali pada rintisan sekolah bertaraf
internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf internasional (SBI)

Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh


pungutan dalam bentuk apapun, baik di sekolah negeri
maupun swasta

Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di


sekolah swasta
Keunggulan
Membantu
masyarakat yang
ekonominya
relatif terbatas

Pembiayaan Fokus pada


seluruh kegiatan perbaikan mutu
dalam proses pendidikan
pembelajaran

Keunggulan

Meningkatkan
pemberdayaan Bebas pungutan
sekolah
Kelemahan Ajang baru
untuk
tindak
Aktifitas korupsi
belajar
mengajar dan
kegiatan Kemungkinan
penunjang prestasi
terpaksa belajar siswa
dikurangi menurun
volumenya

Kelemahan

Transparasi
dana BOS
belum Siswa kurang
sepenuhnya bertanggung
terwujud jawab menjaga
fasilitas sekolah
Minimnya
sosialisasi
secara
offline
Alamat Web

Penjelasan lebih lanjut tentang Program


BOS dapat diakses di

bos.kemdikbud.go.id
Kesimpulan

PBB telah mencanangkan ke-3 goals, yaitu Quality


Education, Gender Equality, dan Clean Water and
Sanitation, yang kemudian dijadikan standarisasi oleh
setiap negara termasuk Indonesia. Indonesia sendiri telah
membuat program nyata untuk mengimplementasikan
goals tersebut. Sehingga, Indonesia lebih inovatif dan dapat
bertahan dalam permasalahan global.
Referensi
Kementerian PPN/Bappenas. 2017. Menjamin Kualitas Pendidikan yang
Inklusif dan Merata Serta Meningkatkan Kesempatan Belajar Sepanjang
Hayat untuk Semua. Tersedia di:
http://sdgsindonesia.or.id/index.php/sdgs/item/182-tujuan-4-pendidikan-berk
ualitas
. [29 April 2017]
TNPK: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Tanpa
tahun. Program Bantuan Operasional Sekolah. Tersedia di:
http://www.tnp2k.go.id/id/tanya-jawab/klaster-i/program-bantuan-operasiona
l-sekolah-bos/
. [29 April 2017]
http://www.kompasiana.com/edy_priyono/plus-minus-program-bos_54ffb11f
a33311ea4a5110c2
http://www.worldbank.org/in/news/feature/2015/06/15/reviewing-ten-years-
of-indonesia-school-grants-program
Referensi
http://www.unfpa.org/gender-equality

http://www.puskapol.ui.ac.id/opini/menghadirkan-kepentingan-perempuan-dal
am-representasi-politik-di-indonesia.html
http://interseksi.org/bimonthly-discussion/menghadirkan-perempuan-dalam-p
olitik/