Anda di halaman 1dari 12

Bab I

Penjajahan Jepang

Nama : Fitria Azzahra


Kelas : XI 7
Awal Kedatangan Jepang
Awal mula ekspansi Jepang ke Indonesia didasari
oleh kebutuhan Jepang akan minyak bumi untuk
keperluan perang. Menipisnya persediaan minyak
bumi yang dimiliki oleh Jepang untuk keperluan
perang ditambah pula tekanan dari pihak Amerika
yang melarang ekspor minyak bumi ke Jepang.
Langkah ini kemudian diikuti oleh Inggris dan
Belanda. Keadaan ini akhirnya mendorong Jepang
mencari sumber minyak buminya sendiri.
Pada tanggal 1 Maret 1942, sebelum matahari
terbit, Jepang mulai mendarat di tiga tempat di
Pulau Jawa, yaitu di Banten, Indramayu, dan
Rembang, masing-masing dengan kekuatan lebih
kurang satu divisi.
Kehidupan Era Penjajahan
Jepang
Kehidupan masyarakat Indonesia selama masa
penjajahan Belanda dan Jepang antara lain dalam
bidang ekonomi, yaitu bagaimana mereka mencari
nafkah. Di bidang pendidikan, tentang bagaimana
mereka memperoleh pendidikan. Dan, dari bidang
sosial budaya, tentang perubahan apa saja yang
terjadi pada masyarakat di dua masa penjajahan
yang berbeda, yaitu masa penjajahan Belanda dan
masa penjajahan Jepang. Berikut ini beberapa
keadaan masyarakat Indonesia masa penjajahan
Belanda dan Jepang.
Mayoritas pekerjaan masyarakatMasa Penjajahan
Jepang

Kegiatan ekonomi diarahkan untuk kepentingan


perang maka banyak rakyat Indonesia yang
dijadikan Romusha.
Sektor pertanian merupakan fokus utama
Jepang sebagai penyokong perekonomian dan
pemasok amunisi persenjataan perang. Melalui
berbagai bentuk propaganda dan pemaksaan
Jepang mewajibkan para petani menanam
komoditas yang dibutuhkan Jepang.
Pendidikan dalam masyarakatMasa
Penjajahan Jepang
Berbagai jenis sekolah rendah yang diselenggarakan
pada zaman pemerintahan Belanda dihapuskan,
ehingga hanya ada satu sekolah rendah , yaitu
Sekolah Rakyat 6 tahun ( Kokimin Gakkoo ).
Sekolah-sekolah desa diganti namanya menjadi
sekolah pertama. Sekolah Rakyat 6 tahun, Sekolah
Menengah 3 tahun , dan Sekolah Menengah Tinggi 3
tahun.
Bahasa indonesia dijadikan bahasa resmi dan bahasa
pengantar bagi semua jenis Sekolah . bahasa jepang
dijadikan mata pelajaran wajib dan adat kebiasaan
Jepang harus ditaati.
Kehidupan sosial masyarakat Masa
Penjajahan Jepang
Selama masa pendudukan Jepang di
Indonesia, seperti berlangsungnya
proses Indonesianisasi dalam banyak
hal, di antaranya bahasa Indonesia
dijadikan bahasa resmi, nama-nama
di- indonesiakan, kedudukan seperti
pegawai tinggi sudah dapat dijabat
oleh orang-orang Indonesia dan
sebagainya.
Organisasi yang dibentuk
Jepang
Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA)
Putera resmi didirikan pada tanggal 16 April 1943. Gerakan
yang didirikan atas dasar prakarsa pemerintah Jepang ini
bertujuan untuk membujuk kaum nasionalis sekuler dan kaum
intelektual agar dapat mengerahkan tenaga dan pikirannya
untuk usaha perang negara Jepang. Gerakan ini ini tidak
dibiayai pemerintahan Jepang. Walaupun demikian, pemimpin
bangsa ini mendapat kemudahan untuk menggunakan fasilitas
Jepang yang ada di Indonesia, seperti radio dan koran. Dengan
cara ini, para pemimpin angsa dapat berkomunikasi secara
leluasa kepada rakyat. Sebab, pada masa ini radio umum sudah
banyak yang masuk ke desa-desa. Pada akhirnya, gerakan ini
ternyata berhasil mempersiapkan mental masyarakat Indonesia
untuk menyambut kemerdekaan pada masa yang akan datang.
Gerakan 3 A
Gerakan Tiga A yang memiliki tiga arti, yaitu Jepang
Pelindung Asia, Jepang Pemimpin Asia, dan Jepang
Cahaya Asia. Pada awal gerakan ini dikenalkan
kepada masyarakat Indonesia, terlihat bahwa
pemerintah Jepang berjanji bahwa saudara tua nya
ini dapat mencium aroma kemerdekaan.
Pada awal gerakannya, pemerintah militer Jepang
bersikap baik terhadap bangsa Indonesia, tetapi
akhirnya sikap baik itu berubah. Apa yang
ditetapkan pemerintah Jepang sebenarnya bukan
untuk mencapai kemakmuran dan kemerdekaan
Indonesia, melainkan demi kepentingan
pemerintahan Jepang yang pada saat itu sedang
menghadapi perang.
Seinanden
Seinendan adalah organisasi semi militer yang didirikan pada
tanggal 29 April 1943. Orang-orang yang boleh mengikuti
organisasi ini adalah pemuda yang berumur 14-22 tahun. Tujuan
didirikannya Seinendan adalah untuk mendidik dan melatih para
pemuda agar dapat menjaga dan mempertahankan tanah airnya
dengan menggunakan tangan dan kekuatannya sendiri. Tetapi,
maksud terselubung diadakannya pendidikan dan pelatihannya
ini adalah guna mempersiapkan pasukan cadangan untuk
kepentingan Jepang di Perang Asia Timur Raya.
Funjunkai
Fujinkai dibentuk pada bulan Agustus 1943. Organisasi ini
bertugas untuk mengerahkan tenaga perempuan turut serta
dalam memperkuat pertahanan dengan cara
mengumpulkan dana wajib. Dana wajib dapat berupa
perhiasan, bahan makanan, hewan ternak ataupun
keperluan-keperluan lainnya yang digunakan untuk perang.
Funjunkai
Fujinkai dibentuk pada bulan Agustus 1943. Organisasi ini
bertugas untuk mengerahkan tenaga perempuan turut serta
dalam memperkuat pertahanan dengan cara mengumpulkan
dana wajib. Dana wajib dapat berupa perhiasan, bahan
makanan, hewan ternak ataupun keperluan-keperluan lainnya
yang digunakan untuk perang.
Keibodan
Organisasi ini didirikan bersamaan dengan didirikannya
Seinendan, yaitu pada tanggal 29 April 1943. Anggotanya
adalah para pemuda yang berusia 26 45 tahun. Tujuan
didirikannya organisasi ini adalah untuk membantu polisi
dalam menjaga lalu lintas dan melakukan pengamanan desa.
Heiho
Anggota Heiho adalah para prajurit Indonesia yang ditempatkan
pada organisasi militer Jepang. Mereka yang tergabung di
dalamnya adalah para pemuda yang berusia 18-25 tahun
MIAI (Majelis Islam Ala Indonesia)
Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa)
Selang beberapa waktu, ternyata pemerintah Jepang
mulai menyadari bahwa, gerakan Putera lebih
banyak menguntungkan rakyat Indonesia dan
kurang menguntungkan pihaknya. Untuk itu, Jepang
membentuk organisasi baru yang dinamakan Jawa
Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa). Tujuan
pendirian organisasi ini adalah untuk penghimpunan
tenaga rakyat, baik secara lahir ataupun batin
sesuai dengan hokosisyin (semangat kebaktian).
Adapun yang termasuk semangat kebaktian itu di
antaranya: mengorbankan diri, mempertebal
persaudaraan, dan melaksanakan sesuatu dengan
bukti.
Kekalahan Jepang dan kemerdekaan
Indonesia
Pasukan Jepang mulai melemah, kekalahan dan kekalahan diperolehnya dan
Amerika semakin kuat ,apalagi setelah menarik pasukannya yang ada di
Eropa. Serangan Jepang dapat dihentikan oleh tentara Amerika antara lain
pada bulan Mei 1942 di pertempuran Laut Koral dan Juni 1942 di
Pertempuran Midway. Jepang semakin klepek klepek karena Amerika
mengamuk sehingga pada tgl 6 Agustus 1945 AS menjatuhkan Bom Atom
pertamanya di Hiroshima . Amerika belum puas juga dan tiga hari kemudian
tanggal 9 Agustus Bom Atom kedua mendarat kembali di kota Nagasaki,
dua pusat kota pemerintahan Jepang menjadi hancur rata dengan tanah.
Akhirnya Ohhhh Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu pada tgl 14
Agustus 1945. Penyerahan kalah itu dilakukan di kapal Missouri pada
tanggal 2 September 1945 oleh Kaisar Hirohito(Jepang) dan Jendral Douglas
Mc Arthur(Sekutu) Berita kekalahan Jepang terhadap Sekutu tidak dapat
disembunyikan, dengan perjanjian Post Dam Jepang menyerahkan
kekuasaannya kepada Sekutu dan otomatis di Indonesia terjadi kekosongan
kekuasaan . Kesempatan ini dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia dengan
memproklamasikan KEMERDEKAAN INDONESIA.