Anda di halaman 1dari 32

PEMBEKALAN MAHASISWA KKN

UNIVERSITAS JEMBER
ANGKATAN I TA 2016/2017
JANUARI 2017

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA

Oleh:

Dr. Gaguk Jatisukamto, S.T., M.T.


Jurusan Teknik Mesin FT UNEJ

Email: gagukjtsk@yahoo.co.id
gagukjt@gmail.com
Pengetahuan & Teknologi

Definisi Klasifikasi pengetahuan Klasifikasi pengetahuan


Pengetahuan (menurut kegunaannya): (menurut sumbernya):
(Knowledge):
Pikiran
Etika (baik/buruk)
Estetika (indah/jelek)
Perasaan
Logika: benar/salah Indera
Segala Wahyu
sesuatu yang
diketahui (kamus
Besar Bahasa Indonesia)
Ilmu (Science) :

Ilmu adalah pengetahuan tentang


suatu bidang yang disusun secara
sistemik menurut metode-metode
tertentu, yang dapat digunakan
untuk menerangkan gejala-gejala
tertentu (Sumantri, 1981)
Ilmu (Science) :

Ilmu pengetahuan segenap kegiatan atau hasil


kegiatan manusia yang memenuhi segala unsur-
unsur tertentu (Sumargono, 1983), yaitu :
1. Berupa suatu sistem
2. Terdiri dari pengetahuan-pengetahuan ilmiah
3. Bertujuan untuk mencari kebenaran ilmiah
4. Bertujuan untuk meningkatkan kebenaran manusia

Sifat Ilmu pengetahuan YANG rasional, konsisten,


sistematis & dapat diuji kebenarannya

Ilmu pengetahuan yang mendiskripsikan, menjelaskan,


mengontrol gejala alam secara logis, sistematis, konsisten,
teruji hasilnya Teknologi
Teknologi
Teknologi adalah Cara melakukan sesuatu untuk
memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan
alat dan akal, sehingga seakan-akan
memperpanjang, memperkuat atau membuat
lebih ampuh anggota tubuh & otak manusia
(Alisyahbana, 1980)
Macam-Macam Teknologi

1
Teknologi 2
Tradisional Teknologi
Menengah

3
Teknologi
Modern
Teknologi Tepat Guna
(TTG)

TTG di Indonesia sering berhubungan dengan


aktifitas pembangunan wilayah pedesaan dan
penerapannya ditekankan pada jenis teknologi
sederhana, sehingga masyarakat desa dapat
meniru, mengoperasikan, & memperbaiki.
TTG (dapat berupa teknologi baru, pengembangan
teknologi yang sudah ada, atau perpaduan lama &
baru) yang pada hakekatnya dapat diterapkan &
dikembangkan di suatu daerah yang telah memenuhi
persyarAtan teknis, sosial budaya & ekonomis.
Syarat-Syarat Teknologi Tepat
Guna
1. Syarat teknis
- Berwawasan lingkungan
- Bahan baku & sumber energi tersedia
- Operasi & perawatannya mudah

2. Syarat sosial budaya


- Memanfaatkan ketrampilan yang sudah ada
- Mudah dipahami
- Memperluas lapangan kerja
- Tidak menimbulakan ketegangan sosial

3. Syarat ekonomis
- Modal seminimal mungkin
- Keuntungan sebesar mungkin
- Mengarah pada usaha kooperatif
PENERAPAN

TEKNOLOGI TEPAT GUNA


Pompa Hidram
Pompa Hidram

A. Singkatan: Hidraulik Ram. (hidro = air ; ram =


pukulan)

B. Definisi:
Pompa yang energi atau penggeraknya berasal dari tekanan /
hantaman air (disebut juga dengan motorless water
pump)

C. Persyaratan pompa hidram


1). Ada terjunan air (minimal 1,5 m)
2). Debit air minimal 7 l/menit
3). Sudut terjunan air 1 : 5 (tinggi air masuk : tinggi pompa
terhadap bak penampungan)
4). Diameter pompa disesuaikan dengan debit air masuk
D. Fungsi bagian pompa hidram

1. Rumah pompa
Merupakan tempat terjadinya proses pemompaan, bagian
ini dilengkapi dengan dudukan agar pompa dapat berdiri
kokoh
2. Kleb limbah
Kleb limbah merupakan kleb pembuangan air sisa, yang
berfungsi memancing gerakan air yang berasal dari bak mata
air, sehingga dapat menimbulkan air yang bekerja sebagai
sumber tenaga pompa.
3. Tabung kompressor
Berfungsi meneruskan dan melipatgandakan tenaga
pemompaan, sehingga air yang masuk ke tabung
kompressor dapat dipompa naik

4. Kleb hantar
Kleb ini menghantarkan air dari pompa ke tabung udara
serta menahan air yang telah masuk agar tidak kembali ke
rumah pompa.
PEMANFAATAN & PENGADAAN
AIR BERSIH
PEMANFAATAN & PENGADAAN
AIR BERSIH

Air merupakan kebutuhan utama mahluk hidup.

Air untuk keperluan air minum tidak sama


dengan H 2O murni (air minum harus
mengandung mineral-mineral)

Pada kenyataannya air yang akan dipakai


banyak terkontaminasi dalam perjalalanannya
(saat turun sbg air hujan, waktu mengalir di
permukaan tanah, & saat merembes di
permukaan tanah
Teknik-Teknik Penjernihan Air:

1) Penyaringan
2) Perebusan
3) Disinfeksi kimia
4) Bubuk pemutih
5) Tablet klorin
6) Filter
7) Desalinasi
Adalah penjernihan air dengan serangkaian metode
dan alat khusus yang memanfaatkan pemanasan
dengan sinar matahari.
Penjernihan Air
1). Penjernihan air sederhana
Penjernihan air tipe ini kecepatan penyaringannya dibuat

< 1 liter/menit. Bila air yang akan dijernihkan keruh


sekali maka air tersebut diberi tawas 1 sendok
makan/100 liter air.
Susunan saringan dimulai dari bagian atas sbb:

a. Kerikil (bisa diganti dengan pelat berlubang)


b. Pasir
c. Arang
d. Kerikil
2. Aerasi
a) Penjernihan dengan cara mengisikan oksigen ke dalam air.
b) Pengisian oksigen menyebabkan zat-zat (CO2, H2S & CH4) yang
mempengaruhi rasa dan bau dari air dapat dikurangi atau
dihilangkan.
c) Partikel mineral yang terlarut dalam air seperti Fe & Mn akan
teroksidasi dan secara cepat akan membentuk lapisan endapan
yang nantinya dapat dihilangkan melalui proses sedimentasi atau
filtra si.
1)Saringan pasir cepat seperti halnya saringan pasir lambat, terdiri
atas lapisan pasir pada bagian atas dan kerikil pada bagian bawah.
2)Arah penyaringan air terbalik bila dibandingkan dengan Saringan
Pasir Lambat, yakni dari bawah ke atas (up flow).
4. Saringan Pasir Cepat
3)Air bersih didapatkan dengan jalan menyaring air baku melewati
lapisan kerikil terlebih dahulu baru kemudian melewati lapisan
(SPC)
pasir.
1) Gravity-Fed Filtering System adalah gabungan dari Saringan Pasir
Cepat(SPC) & Saringan Pasir Lambat(SPL).
5. Gravity-Fed Filtering System
2) Air bersih dihasilkan melalui dua tahap (air disaring menggunakan Saringan
Pasir Cepat(SPC), selanjutnya hasil penyaringan tersebut dan kemudian
hasilnya disaring kembali menggunakan Saringan Pasir Lambat).

3) Untuk mengantisipasi debit air hasil penyaringan yang keluar dari Saringan
Pasir Cepat, dapat digunakan beberapa / multi Saringan Pasir Lambat
1) Saringan pasir arang dengan tambahan satu buah lapisan arang.
2) Lapisan arang sangat efektif dalam menghilangkan bau dan rasa
6. Saringan Arang
yang ada pada air baku.
3) Arang yang digunakan dapat berupa arang kayu atau arang batok
kelapa.
4) Bentuk saringan arang yang direkomendasikan UNICEF pada
gambar di bawah ini
1. Saringan air sederhana/tradisional merupakan modifikasi dari
saringan pasir arang & saringan pasir lambat.
2. Pada saringan tradisional ini selain menggunakan pasir, kerikil,
7. Saringan air sederhana / tradisional
batu dan arang juga ditambah satu buah lapisan injuk / ijuk yang
berasal dari sabut kelapa.
.

Ampas Tebu & Jerami Padi


Sebagai Briket
Ampas Tebu & Jerami Padi
Sebagai Briket
1) Contoh limbah biomassa ampas tebu & jerami.
2) Pabrik gula menghasilkan ampas tebu 35% - 40% dari berat tebu
yang digiling.
3) Sebagian besar ampas tebu di Indonesia digunakan untuk bahan
bakar pembangkit ketel uap pada pabrik gula dan bahan dasar
pembuatan kertas.

Tabel : Perbandingan Potensi Ampas tebu dan bahan lain


Pembuatan Briket
.

biobriket

Alat pengepres
biobriket