Anda di halaman 1dari 8

DEFINISI DAN RUANG LINGKUP

ILMU KONSERVASI GIGI (IKG)

Oleh:

Trimurni Abidin,drg.,M.Kes.,Sp.KG.(K)

Universitas Sumatera Utara


Medan
2007
Definisi:
IKG adalah ilmu yang mempelajari ttg cara2
mencegah dan merawat penyakit / kelainan
jaringan gigi & periapeks.
IKG termasuk salah satu ilmu yang mempelajari
usaha utk mempertahankan gigi selama
mungkin didalam rongga mulut.
Ruang Lingkup :
A. Jaringan Keras Gigi.
Penyakit Jar. Keras Gigi a.l. :
- Karies - Abrasi
- Atrisi - Erosi

Penyakit Jar Keras Gigi dapat disebabkan :


- Makanan dan Minuman
- Gerakan menggosok Gigi
- Pengunyahan yang tidak benar
- Kebiasaan buruk
B. Jaringan Pulpa
Penyakit Jar. Pulpa a.l. :
- Hiperemia
- Pulpitis
- Nekrosis Pulpa

C. Jaringan Periapeks
Penyakit Jar. Periapeks a.l. :
- Abses Periapikal
- Kista
- Granuloma
Perkembangan ILmu Konservasi Gigi (IKG)
IKG berasal dari Eropa
Thn 1756 Fauchard ILmu Konservasi Gigi
di Amerika Serikat berkembang cepat hanya
pelayanan utk Relief of pain.
Masuknya bahan tambal amalgam terjadi revolusi
Ilmu Kedokteran Gigi menimbulkan perdebatan ttg
amalgam.(sampai kini)
Chapin A Harns Sekolah ked. Gigi
Baltimore College of Dental Surgery
Arthur Blake menemukan bermcm2 alat ked. Gigi
IKG. Muncul krn kerugian2 akibat pencabutan gigi yang
dilakukan oleh tukang gigi.
Mengapa gigi harus dipertahankan selama
mungkin dalam mulut ?
Sesuai falsafah ked. Gigi :
Mempertahankan gigi selama mungkin dlm
rongga mulut
Hub. Gigi dalam lengkung rahang & hub. Kontak
dengan gigi lawan sangat penting dalam
fungsi sistem stomatognatik
mempunyai aktivitas - pengunyahan
- penelanan
- bicara
Bila gigi dicabut :
Lengkung gigi dalam satu rahang , akibatnya:
A. Gigi tetangga berusaha bergerak kearah
ruangan yang kosong.
- oleh karena pengaruh tekanan fungsional.
- pergeseran gigi tidak terjadi secara
menyeluruh posisi miring
kemiringan gigi menyebabkan arah tekanan
oklusi yang jatuh pada gigi tersebut tidak lagi
sejajar sumbu panjang gigi.
dapat merusak jar. Periodontal
TO (trumatic oklusi) gigi mobiliti
B. Terjadi diastema antara 2 gigi
food impaction terjadinya kerusakan
jaringan periodontal / karies
C. Gigi antagonis dari gigi yang hilang berusaha
mencari kontak gigi elongasi ekstruded
kurva oklusal /spee berubah
mengurangi kelancaran gerakan artikulasi
mandibula TMJ disorder
mempengaruhi estetika gigi anterior hilang