Anda di halaman 1dari 15

REKAYASA

LAPANGAN

16/05/2013 1
1. LATAR BELAKANG
Dalam pekerjaan bina marga dikenal :
Phasing design system atau Simplified Design System
sederhana (pek major (70%) fixed dan pek minor
(30%) masih menyesuaikan lapangan) perlu
REKAYASA LAPANGAN
Detailed Engineering Design rekayasa lapangan kecil
Simplified design :
Menggunakan RDS (road Desin System), DCS
(Dynamic Cone Penetrometer), dan alat ukur
sederhana lainnya untuk menentukan galian/timbunan
untuk pekerjaan minor (<30% pekerjaan)

16/05/2013 2
1. LATAR BELAKANG

Full Engineering Design


Disain sangat akurat
Untuk jalan baru
Alat ukur : theodolith, water pass, sondir, boring
Penelitian tanah di Lab

16/05/2013 3
II. Program Preservasi
Jalan
Ada beberapa Penanganan Jalan
yaitu :
Program Pemeliharaan Rutin
Program Pemeliharaan Berkala
Program Rehabilitasi
Program Rekonstruksi

16/05/2013 4
2. Program penanganan
Jalan
Ada beberapa tipe yaitu :
Program rehab jalan
Tipe 1
pelapisan ulang saja

Rekayasa lapangan dengan DCP, meteran, foto dan formulir

Program peningkatan jalan


Tipe 2
Pelapisan ulang dan pelebaran

Menggunakan DCP, meteran, formulir, foto

Tipe 3
Perubahan alinemen (horizintal dan vertikal)

Perubahan center jalan, rekonstruksi jalan, penyesuaian dengan

oprit jembatan
Harus Full DED

16/05/2013 5
2A. Program Preservasi
Jalan
Ada beberapa Penanganan Jalan
yaitu :
Program Pemeliharaan Rutin
Program Pemeliharaan Berkala
Program Rehabilitasi
Program Rekonstruksi

16/05/2013 6
3. Permasalahan pada rekayasa lapangan
Permasalahan yang dihadapi dalam rekayasa lapangan :
Perencanaan kadaluarsa data lalu lintas, data geometrik, data
drainase, data perkerasan, data jembatan, data bangunan pelengkap
Periode rekayasa lapangan terbatas 3bulan untuk multi years dan
20%xwaktu pelaksanaan tahunan
Disain awal kontrak terbatas kaji ulang atas data lalu lintas, data
kondisi jalan, data volume pek, gambar ukuran perkerasan, spek teknik
dan data terrain, data sosial dll
Antisipasi potensi perubahan menjadi major item meliputi
perubahan item jenis perkerasan, item galian tanah, item timbunan,
item struktur beton, item tembok poenahan tanah
Pembiayaan terbatas opsi penanganan pekerjaan agar tidak
mengubah nilai kontrak
Prosedur persetujuan design review untuk rekayasa lapangan
persetujuan rekayasa lapangan, perekayasaaan lapangan, evaluasi
rekayasa lapangan, persetujuan rekayasa lapangan, adendum kontrak

16/05/2013 7
4. Perencanaan teknis rekayasa
lapangan
Simplified design dengan RDS
Menggunakan RDS versi 3.03
Siapkan RDS versi 3.03
Suvey lapangan : setiap 50-100m
Proses disain :
pengolahan data lapanganDED
Perhitungan volume

Evaluasi konsistensi dengan program penanganan


Daftar kuantitas dan harga

16/05/2013 8
4. Perencanaan teknis rekayasa lapangan

DED
Perencanaan geometrik
Sesuai dengan standar Bina Marga dan menggunaan
MOSS atau AD-CAD
Perencanaan perkerasan
Mengikuti standar bina marga

Perencanaan struktur utamanya untuk


Jembatan
Justifikasi teknis
Alinemen vertikal
Alinement horizontal (termasuk jarak pandang)
Gorong-gorong perubahan debit aliran
Longsor yg belum terlihat sebelumnya

Struktur bangunan (jembatan) vertikal clearance

16/05/2013 9
5. LAPORAN REKAYASA LAPANGAN
Informasi umum proyek :
Nama satker : .................................................
Nama paket pekerjaan : ................................................
Nama kegiatan : ..........................................................
Nama kontraktor : ...............................................
Nama konsultan : ..................................................
Pajang jalan : efektif ..... m fungsional : .....m
Panjang bentang jembatan : ....m
Sumber dana : ......................
Nomor DIPA : .................. ...
Nilai kontrak : Rp. ...................
No kontrak : ...........................
Jangka waktu pelaksanaan : Mulai tgl .......... Selesai tgl .......
dll

16/05/2013 10
5. LAPORAN REKAYASA LAPANGAN
Permasalahan lapangan dan alasan-alasannya:
Perubahan kondisi lapangan yg sudah tidak sesuai lagi dengan
desain awal perkerasan jalan,
perubahan LHR,
perubahan jenis kendaraan yg lewat (beban gandar),
dll
Disusun sebagai alasan untuk rekayasa lapangan
Data original desain
Data : Data LHR, CBR, data lendutan
Tebal perkerasan : tebal agregat klas B, tebal agregat klas A,
teba aspal treated base, tebal aspalt concrete, teba tebal
agregat klas Bl hot roll sheet
Daftar volume pekerjaan, harga satuan, dan harga total
Gambar-gambar per segmen:
Segmen ...., jenis perkerasan, tebal perkerasan, lebar perkerasan,
CBR, dan besar lendutan

16/05/2013 11
5. LAPORAN REKAYASA LAPANGAN

Data survey dan review desain untuk rekayasa


lapangan
Survey inventory geometri:
Data drainase, bahu jalan, kerusaklan perkerasan aspal,

kerusakan struktur jembatan, pekerjaan tanah


(galian/timbunan), pek galian batu, pek pas batu, pek
pengembalian minor work
Survey inventory struktur :
Data kekerasan roughness (pakai alat NAASRA) untuk
menetapkan besaran IRI atau RCI
LHR, lendutan/besaran CBR (dg bentlement beam, DCP,

proof roofing)
Rekomensai output review desain:
Mencakup data dan output RDS (traffic analysis RDS ESA,

RDS Short , graphic unit section, pavement dimension, dll

16/05/2013 12
5. LAPORAN REKAYASA LAPANGAN

Out put graphic tebal perkerasan :


disain awal, desain review, alternatif kaji ulang

Penggambaran :
Pot melintang, dan lebar perkerasan
Rekapitulasi :
volume dan pembiayaannya

Kesimpulan dan rekomendasi :


Latar belakang rekayasa lapangan

Analisi teknis

Analisa pembiayaan

Kajian alternatif-alternatif pemecahan

Rekomendasi (terbaik dan teroptimal) yg dapat


dipertanggung jawabkan

16/05/2013 13
5. LAPORAN REKAYASA LAPANGAN

Metoda dan alternatif usulan


Menggunakan soft ware RDS, US Army, AASHTO,
analisa komponen, dll
Di indonesia umumnya menggunakan RDS

16/05/2013 14
TERIMA KASIH

16/05/2013 15