Anda di halaman 1dari 17

Stres (Cekaman) Suhu

Yosa Rostriana Pratiwi


4411414029
Stres (cekaman) : Segala kondisi perubahan
lingkungan yang mungkin akan menurunkan atau
merugikan pertumbuhan atau perkembangan
tumbuhan.
Adaptasi adalah cara bagaimana organisme
mengatasi tekanan lingkungan sekitarnya untuk
bertahan hidup.
Hukum Toleransi Shelford: Organisme mempunyai
batas minimum dan maksimum ekologi, batas-batas
toleransi.
Pengertian Suhu

Pengertian suhu mencakup 2 aspek


Derajat
Insolasi : energi panas dari matahari dengan satuan
gram kalori/cm2/jam.
Satu gram kalori : sejumlah energi yang dibutuhkan
untuk menaikkan suhu 1 gram air sebesar 1oC.
Jumlah insolasi atau suhu suatu daerah
tergantung pada :

Latitude (letak lintang) suatu daerah


Altitude (tinggi tempat dari permuaan laut)
Musim
Angin
Suhu merupakan factor lingkungan yang berpengaruh
terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
Suhu berkolerasi dengan radiasi matahari.
Tinggi rendahnya suhu disekitar tanaman ditentukan
oleh radiasi matahari, kerapatan tanaman, distribusi
cahaya dalam tajuk tanaman, kandungan lengas
tanah.
Proses transfer panas antara
tanaman dan lingkungannya dapat
terjadi :
Konduksi : cara perambatan panas dari satu molekul ke
molekul lainnya atau dari benda ke benda lainnya.
Konveksi : transfer panas dengan cara aliran, berlangsung
sebagai akibat berkurangnya massa jenis suatu zat bila
dipanaskan.
Radiasi : transfer panas dalam bentuk gelombang
elektomagnetik. Dari seluruh radiasi energi matahari yang
dipancarkan oleh matahari, kira-kira hanya 7 % yang dapat
ditangkap oleh tanaman. Selebihnya dipantulkan kembali
ke atmosfer melalui penguapan, refleksi dan lain-lain.
Suhu udara atau suhu tanah berpengaruh terhadap
tanaman melallui proses metabolism dalam tubuh
tumbuhan, yang tercermin dalam berbagai karakter seperti:
Laju pertumbuhan
Dormansi benih dan kuncup
Perkecambahan
Pembungaan
Pertumbuhan buah
Pendewasaan/pematangan jaringan atau organ tanaman
Respon tanaman terhadap suhu berbeda tergantung : jenis
tanaman, varietas, tahap pertumbuhan tumbuhan, macam
organ/jaringan.
Proses Fisiologis

Suhu mempengaruhi beberapa proses fisiologis


penting : bukaan stomata, laju transpirasi, laju
penyerapan air dan nutrisi, fotosintesis dan respirasi.
Peningkatan suhu sampai titik optimum akan diikuti
oleh peningkatan proses fisiologis.
Setelah melewati titik optimum, proses tersebut akan
mulai dihambat baik secara fisik maupun kimia,
menurunnya aktifitas enzim (enzim terdegradasi).
Aspek Fisiologis

Suhu meningkatkan perkembangan tanaman sampai


batas tertentu. Hubungan suhu dengan pertumbuhan
tanaman menunjukkan hubungan yang linier sampai
batas tertentu, setelah tercapai titik maksimum
(puncak) hubungan kedua variabel itu menunjukkan
hubungan parabolik.
Pengaruh Suhu Minimum tehadap
Tumbuhan
Pada suhu rendah (minimum) pertumbuhan tumbuhan
menjadi lambat bahkan terhenti, karena kegiatan
enzimatis dikendalikan oleh suhu.
Suhu tanah yang rendah akan berakibat absorbs air
dan unsur hara terganggu.
Suhu tanah yang rendah akan berpengaruh langsung
terhadap populasi mikroba tanah.
Pada umumnya respirasi menurun dengan
menurunnya suhu dan menjadi cepat bila suhu naik.
Pada suhu amat rendah respirasi terhenti dan
biasanya diikuti pula terhentinya fotosintesis.
Pengaruh Suhu Optimum terhadap
Tumbuhan
Dalam selang suhu minimum ke optimum, kecepatan
pertumbuhan berbeda tidak nyata kalu waktu cukup
lama, tetapi kecepatan pertumbuhan bertambah
tinggi bila semakin dekat dengan suhu optimum.
Tanaman di daerah sedang, suhu optimum untuk
fotosintesis lebih rendah dibandingkan suhu optimum
untuk respirasi.
Pengaruh Suhu Maksimum terhadap
Tumbuhan
Jaringan tanaman akan mati apabila suhu mencapai
45oC sampai 55oC selama 2 jam.
Tanaman yang kadar karbohidrat tinggi lebih tahan
terhadap suhu ekstrem tinggi, karena denaturasi
karbohidrat lebih tahan dibandingkan protein.
Denaturasi protein terjadi pada suhu 45oC, sedangkan
karbohidrat baru rusak pada suhu diatas 55oC, bahkan
ada yang sampai 85oC.
Suhu Iklim Global

Saat ini terjadi peningkatan suhu iklim global


Efek gas rumah kaca, meningkatnya konsentrasi CO2
diatmosfer sebenarnya berdampak positif terhadap
proses fisiologis tanaman, tetapi pengaruh positif CO2
dihilangkan oleh peningkatan suhu atmosfer yang
cenderung berdampak negatif terhadap proses
fisiologis tersebut.
Pengaruh positif peningkatan CO2 atmosfer :
merangsang proses fotosintesis, meningkatkan
pertumbuhan tanaman dan produktivitas pertanian
tanpa diikuti oleh peningkatan kebutuhan air
(transpirasi).
Pengaruh negatif peningkatan CO2: meningkatnya
suhu iklim global, berdampak pada peningkatan
respirasi, menurunkan produktifitas tanaman.
Peningkatan suhu menghilangkan pengaruh positif
dari peningkatan CO2