Anda di halaman 1dari 14

UPAYA KESEHATAN KERJA

PADA INDUSTRI GENTENG


DAN BATU BATA

Tirtomoyo, 20 April 2017


Apa yg dimaksud kesehatan kerja ?
Kesehatan kerja :upaya perlindungan dan
pemeliharaan kesehatan fisik , mental dan
sosial tenaga kerja , pencegahan gangguan
kesehatan tenaga kerja
Penyakit Akibat Kerja (PAK)
Penyakit yg disebabkan oleh pekerjaan atau
lingkungan kerja
Kecelakaan Akibat Kerja (KAK)
kecelakaan yg berhub dgn kerja pada
perusahaan, pada waktu melaks pekerjaan
Faktor yang mempengaruhi kesehatan
dan produktifitas tenaga kerja
Beban kerja : Fisik, mental (majikan galak),
sosial (jam kerja)
Lingkungan kerja : Kimia , biologi, ergonomi,
fisik, psikologi
Kapasitas kerja : ketrampilan, kesegaran
jasmani rohani, status gizi, usia, jenis kelamin,
ukuran tubuh
Industri genteng dan
batubata
Bahan Baku : tanah
Hasil akhir : genteng/batubata
Proses produksi secara singkat :
- Pencampuran dan pengadukan
- Penggilingan
- Pencetakan
- Pengeringan
- Pembakaran
Faktor Resiko kesehatan pada pekerja
industri genteng dan batu bata
Faktor fisik
- kebisingan m
molen
= ketulian
- suhu tinggi =
dehidrasi,
kelelahan
panas, kulit hitam

keriput/tidaksegar
Lanjutan :
Faktor kimia
- bahan kimia :
solar,
minyak sawit =
iritasi kulit dan
saluran
pernafasan
- asap pembakaran
=
ISPA
Lanjutan :
Faktor Biologis
- cacing tanah
- lingk kotor,lembab
lanjutan
Faktor ergonomi
- posisi tubuh
dalam
bekerja yang
monoton
lanjutan
Psikologi
- penempatan kerja
yg
kurang tepat
- hubungan antar
individu kurang
baik
APD (Alat Pelindung Diri)
Penutup Kepala ( topi, caping)
Sarung tangan
Masker
Sepatu boot
Baju panjang
Menghindari kecelakaan kerja dan
penyakit akibat kerja
Istirahat cukup
Kosentrasi bekerja
Tidak bercanda ketika sedang bekerja
Jam kerja
Asupan gizi
Jaga kondisi psikologis
Lingkungan kerja bersih ( ada air
bersih,jamban sehat, tempat sampah, sarana
air limbah, sarana ctps)
Perilaku sehat
Kebiasaan Buang Air Besar
Sembarangan (BABS)
Komitmen Kabupaten
Wonogiri
KABUPATEN
WONOGIRI SBS/ODF
TAHUN 2017
TERIMA
KASIH