Anda di halaman 1dari 76

WATER

INFLUX Teknik Eksploitasi Gas


Bumi

Rani Juliarini Rahayu (071001500117)


Nisrina Afiati (071001500107)
Rafiz Ari Nugraha (071001200173)
Rangga Kurniadi Sofyan (071001200178)
Vicky Ardiantama (071001200217)

Trisakti
Definisi &
Ketika fluida reservoir di produksikan ke
permukaan, tekanan di reservoir akan turun.

Indikator
Efek dari penurunan tekanan ini akan
dirasakan hingga ke batas antara reservoir
dengan aquifer, maka aquifer akan bereaksi
dengan mengalirkan air ke reservoir minyak
atau gas yang disebut dengan WATER
INFLUX.
Water influx ini mempertahankan tekanan
reservoir tapi juga akan meningkatkan
produksi air
Adanya permeabilitas yang cukup besar
untuk mendukung mobilitas air.(biasanya
lebih besar dari 50mD
Bersamaan dengan produksi kumulatif
hidrokarbon, water cut akan terus meningkat
Definisi &
Indikator

Jika reservoir berhubungan dengan aquifer maka

reservoir tersebut akan mendapat tambahan


tekanan (pressure support) karena adanya water

influx dari aquifer. Water influx terjadi sebagai


reaksi (respons) aquifer terhadap penurunan

tekanan di reservoir karena reservoir diproduksikan

Adanya permeabilitas yang cukup besar untuk


mendukung mobilitas air.(biasanya lebih besar dari
50mD

Bersamaan dengan produksi kumulatif


hidrokarbon, water cut akan terus meningkat.
Reaksi aquifer tersebut dapat berupa:
1. Ekspansi air
2. Pengurangan volume pori batuan aquifer
kompresibilitas
3. Aliran artesis (jika puncak aquifer berada di
atas reservoir atau berhubungan dengan
outcrop)
4. Ekspansi akumulasi hidrokarbon di aquifer
yang tidak diketahui.
Besar kecilnya pressure support dari
aquifer tergantung pada:
1. Ukuran aquifer
2. Bentuk aquifer
3. Permeabilitas batuan di zona aquifer.
Model 1. Model material balance
2. Model steady-state (Schilthuis)
Perhitungan 3. Model unsteady-state
Water Influx Edge water drive model (van Everdingen-Hurst)
Bottom water drive model (Coats dan Allard-
Chen)
Unsteady tanpa superposisi (Carter-Tracy)

4. Model pseudo-steady state (Fetkovich)


5. Model empirik
Model
1. Menganggap respons aquifer segera
(instantaneous) terhadap perubahan tekanan
di reservoir

Material 2. Bersifat time-independent

Balance
3. Berlaku untuk ukuran aquifer kecil, jika
respons aquifer segera (instantaneous).
Jika data produksi dan initial hydrocarbon in
place (IHIP) tersedia maka metode
persamaan garis lurus dari Havlena-Odeh
dapat digunakan
Model Material
Balance
Model Material
Balance
1. Reservoir dengan tenaga pendorong kombinasi
Persamaan Material
Balance dan Metode Least
Square

Bila dibagi berdasarkan withdrawal, expansion, dan influx,


maka :
2. Kondisi awal dimulai, P=Pb ; Tidak ada Tudung
Gas
3. Reservoir Tidak Jenuh dan Evaluasi Kinerja Pada P Pb
Contoh Soal
Reservoir water drive untuk p pb memiliki pi =
3000 psia dan pb = 2100 psia. Data produksi, PVT
dan data petrofisik ditunjukkan berikut ini:
Data petrofisik:
= 0.16
Cf = 4 x 10-6 psi-1
Rw = 2000 ft
Swi = 0.25
pb = 2100 psia
co = 10 x 10-6 psi-1
Pi = 3000 psia
cw = 3 x 10-6 psi-1
Bw = 1.0 bbl/STB
w = 0.3 cp, k = 500 mD.
Data Produksi dan PVT adalah sebagai berikut,
Solusi:
Persamaan Material Balance untuk P > Pb

Sehingga variabel persamaan linier:


1. Hitung parameter yang diperlukan

Cari nilai A Cari nilai Coe

Cari nilai Cwe


anggapan pertama Re/Rw = dan A = 10,
sehingga diperoleh tabulasi berikut ini:
Dengan demikian N dan B dapat dihitung dengan menggunakan :
2. Hitung nilai deviasi

Digunakan tabulasi berikut,


Perhitungan di atas didasarkan pada anggapan A(t) = 120 dimana t
= 12 bulan. Untuk kasus yang lain dimana hanya A(t) berbeda-beda
menghasilkan harga berikut ini:

Berdasarkan harga maka A(t) yang terbaik terletak pada selang


600 < A(t) < 1200
Coba lagi: 600 < A(t) < 700 dengan menggunakan A(t) = 680

Jadi harga A(t) yang terbaik


adalah 680 dengan harga:
Model
steady-state
(Schilthuis)
Model steady-state
(Schilthuis)

Jika k diketahui maka We dapat


dihitung. Konstanta k :
data produksi dan tekanan atau
dengan cara menggabungkan
persamaan Darcy dengan prinsip
superposisi untuk mendekati
penurunan tekanan aquifer.
Model steady-state
(Schilthuis) Konstanta water
Menghitung k dari data produksi influx (k)
(k)dapat dihitung apabila tekanan
dan laju produksi stabil (steady state).
Data tekanan dan produksi harus
diketahui

implikasi steady state adalah bahwa


produksi dan tekanan reservoir
(dapat dianggap) konstan. Maka
laju water influx akan sama dengan
laju withdrawal reservoir
Model steady-state
(Schilthuis)
Contoh 2 Perhitungan Steady State
Water Influx Dengan k dari
Persamaan Darcy
Tinjau gambar skematik berikut. Tekanan
pada reservoir-aquifer boundary turun
sebesar 10 psi. Jika dianggap terjadi steady-
state water influx, hitung cumulative water
influx (dalam STB) setelah 90 hari.
Hint: Steady state artinya laju water influx, dWe/dt,
berbanding lurus dengan (pi p). Saudara dapat
menggunakan formulasi steady-state-radial productivity
index sebagai konstanta aquifer.
Solusi:
Sejarah tekanan
Contoh 3 Perhitungan Steady State
Water Influx Dengan k dari Data
Produksi

Tekanan suatu reservoir stabil pada harga


2090 psia setelah tiga tahun berproduksi.
Laju produksi minyak dapat dikatakan
konstan pada harga 44100 STB/day dan
producing GOR juga stabil pada harga 825
SCF/STB. Tidak ada produksi air. Pada
Solusi :
tekanan stabil 2090 psia diketahui Bg =
0.00693 RCF/SCF, Bw = 1.0 RB/STB, Bt =
1.340 RB/STB, Rsi = 600SCF/STB. Sejarah
tekanan ditunjukkan pada tabel disamping.
Hitung kumulatif water influx setelah 20
bulan produksi
Contoh 3 Perhitungan Steady State
Water Influx Dengan k dari Data
Produksi
Langkah kedua:
hitung konstanta aquifer
Langkah ketiga :
Gunakan prinsip superposisi untuk Prinsip superposisi : (w
menghitung kumulatif water influx (tentang
aplikasi prinsip superposisi akan dijelaskan lebih ej)
lanjut pada bagian unsteady state model)
Model Edge water drive
unsteady-state model (van Everdingen-
Hurst)
Bottom water drive
model (Coats dan Allard-
Chen)
Unsteady tanpa
superposisi (Carter-
Tracy)
Edge Water Drive Model
(van Everdingen-Hurst)

Van Everdingen-Hurst menggunakan solusi


persamaan difusivitas untuk aliran
radial dimana reservoir dianalogikan
sebagai sumur dan aquifer sebagai reservoir.
Edge Water Drive Model Persamaan difusivitas dalam satuan lapangan:
(van Everdingen-Hurst)

Seperti ditunjukkan pada Teori dan


Aplikasi Persamaan Difusivitas, agar
solusi tidak tergantung pada dimensi
maka persamaan difusivitas ditulis
dengan menggunakan variabel tak
berdimensi sehingga berbentuk seperti
disamping
Edge Water Drive Model Dimana

(van Everdingen-Hurst)

Solusi persamaan difusivitas tersebut (constant pressure


solution) adalah
Edge Water Drive Model
(van Everdingen-Hurst)
Edge Water Drive Model
(van Everdingen-Hurst)

Dengan menggunakan konsep superposisi


maka perubahan tekanan yang terjadi pada rD =
1 menghasilkan persamaan perembesan air yang
bersifat additive karena aplikasi prinsip
superposisi menunjukkan bahwa solusi yang
dihasilkan dari persamaan difusivitas bersifat
additive. Untuk menghitung tekanan digunakan
persamaan berikut:
pj = 0.5 (pj-2 - pj) untuk j > 1
p1 = 0.5 (p0 p1) untuk j = 1
Oleh karena itu, diperoleh:
Bottom Water Drive Model

Untuk menggambarkan fenomena bottom


water drive diperoleh dengan menggunakan
persamaan diferensial parsial (persamaan
difusivitas) yang sebenarnya memodelkan
aliran fluida dalam arah radial (lihat
gambar skematik berikut). Aliran vertikal
ini dipengaruhi oleh permeabilitas
vertikal (kv) dan oleh karenanya
modifikasi persamaan aliran radial
tersebut dilakukan dengan
menambahkan unsur aliran vertikal,
yaitu aliran pada arah-z.
Bottom Water Drive Model Jika faktor aliran vertikal dimasukkan
ke dalam persamaan difisivitas maka:

Diman dengan: tD, rD,


a: dan pD seperti
sebelumnya dan

maka persamaan difusivitas menjadi


Contoh & Solusi Perhitungan
Perembesan Bottom Water

Suatu reservoir bottom water memiliki data


reservoir dan tekanan sebagai berikut:
Rw = 2000 ft
Re = ~
h = 200 ft
k = 50 mD
Fk = 0,04
= 0,10
= 0,395 cp
dan ct = 8 x 106 (psi)-1.
Dengan menggunakan model influx untuk
bottom water, hitung We jika diketahui sejarah
tekanan sebagai berikut.
Solusi
Model Carter-Tracy
Asumsi yang digunakan adalah:
1. Constant terminal rate case
2. Finite dan infinite aquifer
3. Aliran radial
Sejarah produksi dapat dinyatakan
sebagai serial constant rate seperti
ditunjukkan pada gambar berikut.
Untuk kasus constant rate tersebut
berlaku definisi berikut:
Model Carter-Tracy Dimensionless water influx: QpD = qDtD
Dimensionless water influx: We = q t Tinjau
kembali
metode Carter-Tracy

Dari persamaan yang dihasilkan di atas, terlihat bahwa metode Carter-Tracy:


1. Tidak memerlukan prinsip superposisi. Metode ini memang dikembangkan untuk
menghindari perhitungan superposisi. Namun, hasilnya cukup memuaskan baik untuk
finite maupun infinite aquifer.
2. Kumulatif pressure drop dapat digunakan menggantikan pressure drop dari
tekanan ratarata, pn = pi pn.
Contoh Perhitungan Data reservoir dan aquifer:
Menggunakan Metode
Carter-Tracy r R (atau Rw) = 2000 ft
Jika diketahui sejarah tekanan pada reservoir h = 30 ft
aquifer boundary sebagai berikut:
w = 0.6 cp
re (atau Re) = 1,000,000 ft
kw = 100 md
= 0.12
ct = 6 x 10-6 psi-1
Bw = 1.03 rb/STB
Hitung kumulatif water influx untuk Contoh
6 (dengan sejarah tekanan yang sama) di atas
menggunakan metode Carter-Tracy.
solusi

Telah diketahui pada contoh di atas


bahwa: k = 24.77 STB/psi, tD =
0.01526 t (t dalam jam), dan reD =
500. Tabulasi berikut menghitung
Wen:
solusi
Untuk menghitung We(t), digunakan persamaan Carter-
Tracy untuk masing-masing time step sebagai berikut:

Time step pertama: 0 300 hari

Time step kedua: 300 600 hari


Time step ketiga: 600 1000 hari

Time step keempat: 1000 1200 hari


Model
Model unsteady state dari Van Everdingen-Hurst merupakan metode yang
paling benar untuk menghitung water influx. Tapi metodologi

pseudo-steady
perhitungannya tidak sederhana. Oleh karena itu, Fetkovich
membuat model pseudosteady state dengan tujuan

state agar methodologi perhitungan water influx lebih


sederhana. Model pseudosteady state menggunakan analogy yang
(Fetkovich) sama seperti model steady state yaitu reservoir dianalogikan sebagai
sumur dan aquifer sebagai reservoir.
Model pseudo-steady state
(Fetkovich)

Untuk model tersebut maka berlaku


A. Inflow Equaton:
dimana :
qw = Laju water influx
J = Productivity index aquifer
Pa = Tekanan rata-rata di aquifer
PR = Tekanan reservoir
Model pseudo-steady state B. Material Balance, berdasarkan definisi kompresibilitas
(Fetkovich)
Pengurangan volume = c x volume awal x p

dimana Pi = tekanan awal di aquifer


Susun ulang persamaan tersebut untuk mencari P a :
Model pseudo-steady state Dengan Wei = Ct Wi Pi, yaitu ekspansi
(Fetkovich) maksimum dari aquifer. Maka diferensiasi
terhadap t menghasilkan

Sehingga persamaan (1) menjadi :


Dengan itegrasi maka diperoleh :
Model pseudo-steady state
(Fetkovich)

dimana pada t = 0, harga-harga berikut berlaku :

pada t = 0, Pa = Pi maka :
Model pseudo-steady state Sehingga persamaan (1) menjadi :
(Fetkovich)

Persamaan disamping menggunakan


asumsi bahwa tekanan dibatas reservoir- Integrasi lagi menghasilkan :
aquifer PR , dan tekanan rata-rata di
aquifer, Pa , konstan. Jika PR dan Pa
tidak konstan maka digunakan prinsip
superposisi. Namun dengan menghitung
step by step pressure drop untuk t yang kecil
superposisi tidak diperlukan.
Model pseudo-steady state Jika n adalah indeks interval, Pa,n-1 adalah tekanan rata-rata
(Fetkovich) aquifer pada akhir interval n-1, dan PR,n adalah tekanan
pada batas reservoir-aquifer rata-rata pada interval n,
maka:

dimana :

Catatan: J akan tergantung pada geometri


aliran (radial atau linier) dan kondisi batas
luar aquifer
Contoh : Perhitungan
Pseudosteady State Water Influx
Tinjau gambar skematik berikut, tekanan pada reservoir-
aquifer boundary turun sebesar 10 psi. Jika dianggap
terjadi steady-state water influx, hitung kummulatif
water influx (dalam STB) setelah 90 hari. Dengan
metode Pseudosteady State
Data reservoir dan aquifer :
rR(Rw )= 2000 ft
h= 30 ft
w = 0.6 cp
re (atau Re) = 1,000,000 ft
kw = 100 md
= 0.12
ct = 6 x 10-6 psi-1
Bw = 1.03 rb/STB
Solusi
Perhitungan dengan mengunakan metode Pseudosteady
state
1.Hitung Wei :
2. Hitung Productivity Index, (J)
untuk Pseudosteady state:
Solusi Dengan :

Maka untuk suatu penurunan tekanan di


reservoir-aquifer boundary, kumulatif water influx
pada periode tersebut adalah: oleh karena itu diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut
Model
.
Terdapat 4 (empat) model aquifer yang dapat

Empirik
menggunakan metode FCM, yaitu:
1. Pseudosteady state (PSS)
2. Modified pseudosteady state (MPSS)

Suatu model empirik yang disebut


3. Transient
dengan metode konvolusi cepat 4. Infinite-aquifer model.
(fast convolution method, FCM)
dapat digunakan sebagai rmetode Tiga model pertama dapat digunakan untuk
alternatif dalam perhitungan finite aquifer sedangkan model yang terakhir
menggunakan model aquifer hanya untuk infinite-acting aquifer.
unsteady state baik untuk
finite dan infinite aquifer dalam
bentuk sirkular atau linier.
Metode ini diusulkan oleh W.F.
Leung yang dipublikasikan pada
tahun 1986
Model Untuk dapat memahami metode FCM, tinjau
konsep PSS terlebih dahulu. Ketika t > tp,
Pseudosteady State dimana tp adalah waktu untuk mencapai
periode PSS, maka gradient rata-rata
tekanan pada boundary:
Kumulatif water influx diperoleh dengan mengintegralkan laju
influx sehingga:
Metode Empirik

Dengan demikian, laju alir influx, q, dan


kumulatif influx, We, dapat dihitung
dengan menggunakan Persamaan (5a) atau
(5b) dalam Persamaan (1) dan Persamaan
(2).
Namun, prosedur perhitungannya tidak
sederhana karena integrand pada integral
konvolusi berupa perkalian dua fungsi
dimana satu fungsi dihitung pada variabel
waktu, , dan lainnya pada variable (t - )
dengan berharga 0 sampai t. Dengan
demikian, integral pada tn+1 tidak sama
dengan integral pada tn ditambah harga
integral dalam periode t = tn+1 - tn.
Prosedur inilah yang dilakukan jika
menggunakan prinsip
superposisi, yaitu untuk suatu
timestep, integral harus dihitung
dari t = 0 sampai timestep
tersebut. Metode FCM
diusulkan untuk menghindari
prosedur perhitungan yang
kompleks Sebut integral pada
Persamaan (5a) sebagai I(t),
sehingga:
Yang berarti bahwa integral konvolusi pada waktu tn+1
adalah sama dengan integral pada waktu tn dikalikan faktor e-
t ditambah dengan penambahan integral selama periode
t = tn+1- tn.
Oleh karena itu, sejarah tekanan sebelum tn tidak diperlukan
dalam menghitung In+1. Dengan menggunakan FCM seperti
ditunjukkan Persamaan (6), maka Persamaan (5a) dan (5b),
masing-masing dapat ditulis sebagai Persamaan (7a) dan (7b)
berikut:
Model Transient
Finite Aquifer

Penyelesaian perembesan air dari aquifer ke


reservoir yang bersifat transient diperoleh dari
penyelesaian (solusi) persamaan difusivitas
yang dihasilkan oleh van Everdingen-Hurst.
Cara ini membutuhkan sejarah tekanan pada
boundary yang dinyatakan dalam bentuk
superposisi.
Persamaan water influx dapat dituliskan dalam bentuk integral
konvolusi sebagai berikut:
Untuk dapat menggunakan metode FCM, tinjau solusi
persamaan difusivitas untuk aquifer sirkular untuk suatu
perubahan tekanan pada boundary, Q , sebagai berikut

Untuk dapat menggunakan metode FCM, tinjau


solusi persamaan difusivitas untuk aquifer sirkular
untuk suatu perubahan tekanan pada boundary,
Q , sebagai berikut
Substitusi Persamaan (11) ke Persamaan (10) menghasilkan
persamaan berikut:
Perhitungan Menggunakan
FCM untuk Finite Aquifer

Suatu reservoir minyak t (tahun) ps (psia)

memiliki aquifer yang


0 2740
sirkular dengan data
reservoir dan tekanan 1 2500
sebagai berikut:
2 2290
Rw = 9200 ft, c = 7 x 10-
6 1/psi, R = Re/Rw = 5, k
= 200 md, = 140, h =
100ft, = 0.25, = 0.55
cp.
Tentukan tekanan rata-rata di aquifer dan kumulatif water
influx untuk waktu seperti tersebut dalam tabel di atas.
Gunakan m = 2.

Solusi :
Dengan menggunakan FCM, maka integral konvolusi dapat
dihitung dengan
Model Infinite-Aquifer
Persamaan korelasi laju
perembesan air yang tak
berhingga atau infinite (R =
) mirip dengan persamaan
untuk aquifer berukuran
terhingga (finite).
Model Infinite-Aquifer
Perhitungan Menggunakan FCM
untuk Infinite Aquifer t (tahun) ps (psi)

0 2740
Jika reservoir pada Contoh di
samping mempunyai infinite aquifer,
tentukan water influx dan tekanan
1 2500

rata-rata di aquifer pada waktu dan


tekanan pada boundary seperti 2 2290

diberikan pada tabel berikut. Untuk


contoh kasus ini, gunakan m = 3. 3 2109
Model Infinite-Aquifer
Model Infinite-Aquifer