Anda di halaman 1dari 33

FRAKTUR SHAFT HUMERUS

Oleh

Mustapa

Bag. Orthopaedi & Traumatologi


FKUP/ RSHS Bandung
FRAKTUR SHAFT HUMERUS
Pendahuluan:
Fraktur Shaft Humerus sekitar 1% - 4% dari
semua fraktur.
Penting sekali evaluasi dari fungsi N. Radialis
sebelum dilakukan tindakan.
Pengobatan konservatif hasilnya sama baik
dengan pengobatan operasi,
Anatomi
Surgical Neck-
Condilus
Prox Silinder
Tengah Konus
Distal Pipih
Otot Kompartemen anterior/ Fleksor
Otot Kompartemen Posterior/ Ekstensor
Neurovaskuler
Humerus:

Penting memahami
perjalanan N.
Radialis
Perjalanan nervus kurang mobil hingga
sering terjepit diantara fragmen fraktur.
Pergeseran fragmen fraktur

Jika fraktur terjadi


antara rotator cuff
dan pectoralis mayor,
maka caput humerus
dalam posisi abduksi
dan rotasi interna
Jika fraktur terjadi
antara pectoralis
mayor dan insersi
deltoid, maka
fragmen proksimal
dalam posisi
adduksi dan
fragmen distal
bergeser ke lateral
Jika fraktur terjadi di
distal dari insersi
deltoid maka fragmen
proksimal dalam
keadaan abduksi
Diagnosa
Tanda-tanda klinis :
Nyeri
Bengkak
Deformitas
Gerakan abnormal
Pemendekan
Evaluasi status
Nerovaskuler, terutama
N. Radialis
Pemeriksaan Radiologi
AP
Lateral
Pengobatan

pengobatan konservatif sama baiknya dengan


pengobatan operasi dengan hasil baik 90% - 98%
Indikasi pembedahan
Indikasi absolut :
Trauma Multipel
Fraktur terbuka
Fraktur Humerus Bilateral
Fraktur Patologis
Floating Elbow
Trauma Vaskuler
Gangguan N. Radialis setelah reduksi
Non Union
Indikasi relatif :
Fratur Spiral yang panjang
Fraktur Transversal
Trauma pada fleksus brachialis
Paralise Nervus Primer
Reduksi tidak dapat dipertahankan
Defisit Nerologis seperti penyakit Parkinson
Obesitas
Non Compliance due to alcohol or drug abuse
Pertimbangan
Umur
Fracture Patterns
Penyakit atau trauma yang menyertai
Kemampuan untuk melakukan
pembedahan
Fiksasi Interna
Fiksasi Eksterna
Approach Anterolateral:
Untuk bagian Proksimal & Tengah
Posterior Approach :
Untuk bagian distal
Proximal Transdeltoid dan
Distal Dorsal Approach :
Untuk pemasangan Nail intra meduler
Pengobatan Non Operatif
tergantung :
Tipe dan level fraktur
Umur dan kemampuan untuk kooperatif
Tingkat pergeseran fragmen fraktur
Adanya trauma yang menyertai
Non Operatif
Hanging Cast
U Shaped coaptation splint
Velpeau or
thoraco brachial casting
Shoulder spica cast
Abduction humeral splint
Skeletal traction pada olecranon
Functional
braching
conservative treatment
conservative treatment
conservative treatment
Kesimpulan :
Fraktur Shaft Humerus sering ditemukan = 1%
4 % dari semua fraktur.
Hasil pengobatan konservatif sama baiknya
dengan pengobatan operatif = 90% 98 %.
Periksa N. Radialis sebelum tindakan