Anda di halaman 1dari 23

Pertanyaan 3,4,5

Afid Brilliana Putra


Putri Kintan Pratiwi
QBD 1 Putri Kintan Pertiwi
KAPAN SUATU MOLEKUL
DAPAT MENJADI ANTIGEN?
Suatu molekul dapat menjadi antigen ketika memiliki antigenisitas.
Antigenisitas sifat suatu substansi yang dapat menjadikannya
bereaksi dengan produk respon imun spesifik.
Molekul dapat dikatakan suatu antigen ketika ia dapat
memprovokasi respon imun dan dapat bereaksi secara
spesifikdengan antibody atau sel yang diprovokasi.
Berdasarkan sumbernya:
1. Mikroba (sebagian atau seluruhnya) flagella, kapsul dinding
sel, toksin, dan bakteri.
2. Nonmikroba (sebagian atau seluruhnya) lkomponen kimia
seperti serbuk sari, putih telur, sel darah yang tidak sesuai,
APA ITU ANTIGEN?
Antigen adalah substansi yang dapat berikatan dengan
reseptor spesifik pada limfosit, baik yang dapat
menimbulkan respon imun spsifik ataupun tidak.
Contoh antigen: bakteri, toksin, protein tertentu, dan
lain-lain.
Berdasarkan Fungsinya, antigen dibagi menjadi dua,
yaitu:
1. Immunogen
2. Hapten
ANTIGEN
Pada dasarnya, antigen merupakan molekul yang dapat berikatan
dengan sisi antibodi
Untuk dapat berikatan dengan sisi antbodi, maka harus memiliki
epitop.
Sifat dari antigen dibagi menjadi dua:
1. Imunogenitas : kemampuan untuk menimbulkan respon imun
dengan menstimulasi produksi antibodi spesifik, poliferasi sel T
spesifik, atau keduanya.
2. Reaktivitas: kemampuan antigen bereaksi secara spesifik
dengan antibody ata sel yang sudah terpancing
FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI
IMUNOGENISITAS
1. Foreignness
2. Ukuran
3. Dosis
4. Host-Genetic Make up
5. Chemical Complexity
6. Rute Administrasi
Apa itu Epitop?
Epitop (antigen determinan) bagian dari antigen yang
berikatan dengan antibodi atau reseptor limfosit.
Epitop merupakan permukaan antigen yang berikatan
dengan antigen-binding site / CDR
APA ITU PARATOP?
Paratop adalah bagian dari antibodi yang berikatan
dengan epitop.
IMMUNOGEN
Immunigen adalah bahan yang dapat berikatan dengan
reseptor limfosit dan menimbulkan respon imun spesifik.
APA YANG DIMAKSUD DENGAN
HAPTEN?
Hapten adalah molekul yang dapat berikatan dengan
reseptor limfosit, tapi tidak dapat menstimulasi
pembentukan antibodi dengan sendirinya.
Hapten akan enjadi imunogenik jika diikat oleh molekul
besar yang, yaitu carrier. Setelah berikatan dengan
carrier barulah dapayt menstimulasi pembentukan
antibodi.
Berat molekul Hapten <1000Da
Hapten bersifat antigenik
Dapat berikatan dengan antibodi
Hapten dikenali oleh sel B (B cell)
HAPTEN DAN CARIER
REFERENSI
Abbas A, Lichtman A, Pillai S. Basic Immunology. 5th ed.
Abbas A, Lichtman A, Pillai S. Celullar and molecular immunology.
7th ed.
IMUNOLOGI
AFID BRILLIANA PUTRA

QBD 1 1606893941
QBD 12
PEMICU
Ny. B sedang mengiris bawang di dapur.
Tiba-tiba jarinya teriris pisau dan
mengeluarkan darah

PERTANYAAN
Bagaimana antigen dipresentasikan
oleh sel dan bagaimana interaksi
dengan sistem imun?
PENDAHULUAN
Sel T tidak bisa menjalankan fungsinya tanpa
asistensi dari antigen-presenting cell. Jadi,
saat antigen asing raw masuk ke tubuh, sel T
harus diperkenalkan terlebih dahulu dengan si
antigen menggunakan APC.

APC identik dengan makrofag, tapi lebih


relatable ke dendritic cell. Dendritic cell dikenal
sebagai sentinel.
Sherwood L. Human Physiology: From Cells
to Systems. 9th ed. Boston, Ma: Cencage
Learning; 2016.
P. 427
PROSES
Secara umum, prosesnya sebenarnya meliputi
Capturing
Processing
Presenting
ANTIGEN
PRESENTING
CELL
APC berfungsi menangkap (capture)
dan menampilkan (display) antigen
microbial agar dikenali oleh T
lymphocytes.

Protein antigen ditangkap oleh sel


dendritik dan terkonsentrasi di
peripheral lymphoid organs, dimana
respon imun diinisasi.

Abbas A, Lichtman A, Pillai S, Baker D, Baker A. Basic


Immunology. 1st ed. Philadelphia, Pa:
Elsevier/Saunders; 2014.
P. 50-1
JENIS APC

Abbas A, Lichtman A, Pillai S, Baker D, Baker A. Basic Immunology. 1st ed. Philadelphia, Pa: Elsevier/Saunders; 2014.
P. 655
ANTIGEN
PRESENTATION

Abbas A, Lichtman A, Pillai S, Baker D, Baker A. Basic Immunology. 1st ed. Philadelphia, Pa: Elsevier/Saunders; 2014.
P. 61 & 67
Sherwood L. Human Physiology: From Cells

MAJOR to Systems. 9th ed. Boston, Ma: Cencage


Learning; 2016.

HISTOCOMPATI P. 429

BILITY
COMPLEX

Mayoritas T Lymphocytes mengenali


antigen peptide yang menempel dan
ditampilkan oleh MHC dari APC.

Abbas A, Lichtman A, Pillai S, Baker D, Baker A. Basic


Immunology. 1st ed. Philadelphia, Pa:
Elsevier/Saunders; 2014.
P. 50
CROSS Abbas A, Lichtman A, Pillai S, Baker D, Baker A. Basic
Immunology. 1st ed. Philadelphia, Pa:

PRESENTATION Elsevier/Saunders; 2014.


P. 65

(OR CROSS
PRIMING)
REFERENCES

Abbas A, Lichtman A, Pillai S, Baker D,


Baker A. Basic Immunology. 1st ed.
Philadelphia, Pa: Elsevier/Saunders;
2014.
Sherwood L. Human Physiology: From
Cells to Systems. 9th ed. Boston, Ma:
Cencage Learning; 2016.