Anda di halaman 1dari 13

MARINE SUPPLY CHAIN

Sigit Prastya Nugraha


4215105016
Profil Perusahaan

Caterpillar adalah sebuah perusahaan multinasional yang


memproduksi konstruksi serta peralatan pertanian
Perusahaan ini bermarkas di Peoria, Illnois, Amerika. Sudah
lebih dari 85 tahun, Caterpillar Inc. telah menyumbang
kemajuan yang berkelanjutan dan mendorong perubahan
positif di semua benua.

Dengan nilai penjualan dan pendapatan tahun 2011 sebesar


$ 60,138 miliar, Caterpillar menjadi produsen peralatan
konstruksi dan pertambangan, engine diesel dan gas alam,
turbin gas industri serta lokomotif diesel-listrik terbesar di
dunia. Perusahaan ini juga merupakan perusahaan yang
menyediakan jasa terbesar melalui Caterpillar Financial
Services, Caterpillar Remanufacturing Services, Caterpillar
Logistics Services, dan Progress Rail Services.
Engine Order Spesification

M 34 DF Caterpillar Engine
Sertifikat ISO 9001 : 2008
SUPPLY CHAIN DIAGRAM

Raw Material Suplier Part Fabrikasi

Assembly
Werehouse

Distributor
Center Costumers
Shop
COMPONENT OF SUPPLY CHAIN

Steel

Iron
Part
Suplier
Alumunium Manufactur

Rubber

Assembly Werehouse
Distributor
Engine

Shop Costumer
Alur Logistik
Barang mentah yang diperlukan untuk membuat part
part engine seperti iron, steel, alumunium, dan rubber
kita dapatkan dari suplier kemudian diteruskan ke part
manufactur agar didapatkan sebuah komponen yang
diinginkan, caterpillar mempunyai proses control yang
sangat ketat agar setiap part yang dibuat sesuai
dengan standart yang dibuat.
Komponen dalam bentuk part engine dimasukan
kedalam gudang, sebagian part kemudian dikirim
menuju tempat assembly part untuk dijadikan sebuah
engine. Semua proses ini dilakukan disingapura
Kemudian engine dikirimkan menuju distribution center
singapura dan diteruskan menuju dealer yang berada
di indonesia (ambon) dan diteruskan kembali menuju
costumer
Proses Logistik
Customer melakukan pemesanan produk
kepadadealer. Setelahdealermemberikan konfirmasi
dapat memenuhi pesanan, makadealerakan
mengirimkan jadwal pengiriman.
Penjadwalan kedatangan kebutuhan disesuaikan
dengan jadwal produksi dan luas areaware house.
Pembelian dilakukan oleh bagian distribution center.
Bagian distribution center juga memutuskan mengenai
cara pengiriman.
Saat kedatangan kebutuhan produksi disimpan
padaware house. Jika kebutuhan produksi tidak
datang sesuai jadwal kedatangan, maka
operatorware housemenghubungi bagian distribution
center untuk menanyakan keterlambatan yang ada.
Alat Alat Logistik
Trukdigunakan sebagai alat untuk mengangkutraw
material darisupplierke pabrik,mengangkuthasil
produksike Gudang, membawa hasil dari gudang
menuju distribution center dan membawa barang
menuju ke customer.
Forkliftdigunakansebagai alat transportasi
sertahandling material di gudang jadi.
Packaging, dapat berupa box atau carrier yang
digunakan untuk penempatan produk jadi, setengan
jadi danpart sub assembling.
Pallet, sebagai alas untuk menata box pengiriman
agar mudah untuk handling saat pengiriman.
ROUTES

Proses dari mulai bahan mentah menjadi


sebuah part dan di assembly menjadi
sebuah engine diperkirakan membutuhkan
waktu 90 hari. engine Caterpillar Tipe M
34 DF seharga 8 M, dan biaya operasional
pengangkutan menuju pelabuhan sebesar
10 Jt
ROUTES

Proses pengangkutan barang dari pelabuhan singapura sampai


pelabuhan ambon membutuhkan waktu 18 hari dengan biaya
operasional 320 jt. Dengan asumsi biaya pengiriman engine
8000/kg
ROUTES

Proses pengangkutan barang dari pelabuhan


menuju dealer hingga costumer dengan waktu
bongkar muat hingga perjalanan selama 1 hari
dan biaya operasional 5 jt
Kesimpulan
Supply chain dari proses pembuatan
barang hingga ke costemer
membutuhkan waktu 109 hari
Total Harga yang harus dibayar oleh
Costumer sebesar Rp. 8.335.000.000