Anda di halaman 1dari 16

TUMOR OTAK

PENDAHULUAN
1996 400.000 kematian akibat
kanker di Amerika Serikat. Dari angka
ini, meninggal akibat dari tumor primer
otak adalah 18.000 orang.
di Amerika Serikat insidens tumor otak
adalah 46 per 100.000 per tahun dan
tumor primer otak 15 per 100.000 per
tahun(1).
PEMBAHASAN
Tekanan Intrakranial adalah tekanan
yang dihasilkan oleh otak (1200-1400
mL), cairan serebrospinalis (70-140
mL), dan suplai darah otak (150 mL)
dalam ruang intrakranial yang tertutup.
Dewasa normal tekanan intrakranial
adalah sebesar 10-20 mmHg, dan
pada anak-anak adalah 5-20 mmHg.
Salah satu penyebab naiknya tekanan
intrakranial adalah adanya suatu
massa pada otak
Suatu tumor yang tumbuh pada satu
bagian dari otak menekan jaringan
otak menggeser LCS dan darah
saat batas akomodasi telah tercapai
tekanan intrakranial meningkat.
tumor menekan dan menggantikan
jaringan normal otak merusak atau
menghancurkan jaringan otak.
Gejala gejala dari tumor otak disebabkan
oleh proses penekanan tersebut.
tumor obstruksi dari aliran cairan dalam
otak peningkatan tekanan intrakranial
ETIOLOGI TUMOR OTAK
belum diketahui secara pasti. Beberapa
faktor yang memegang peranan
penting antara lain:
1. Genetik
2. Kongenital
3. Radiasi
4. Virus
5. Zat karsinogen
LOKALISASI TUMOR OTAK
lipatan dari durameter : tentorium.
Supratentorial menyangkut daerah yang
berada diatas tentorium cerebral
hemisphere
Infratentorial menyangkut daerah yang
berada dibawah tentorium cerebellum
dan batang otak
tumor intrakranial dibagi dalam tumor
supratentorial dan tumor infratentorial.
GEJALA KLINIS TUMOR
OTAK
tergantung pada ukuran dan lokasi
gejala klinis yang tampak
berhubungan dengan peningkatan
tekanan pada atau daerah sekitar
otak.
mempunyai gejala gejala umum dan
local
Gejala-gejala umum: Akibat peninggian
tekanan intrakranial.
1. Muntah
2. Sakit kepala
3. Gejala mata: Strabismus/diplopia , Edema
papil.
4. Pembesaran kepala anak < 2 tahun
5. Gangguan kesadaran
6. Kejang
7. Gangguan mental
Gejala-gejala lokal sesuai lokasi tumor
Tumor Infratentorial fossa posterior
1. Gejala serebelar : ataksia, gangguan koordinasi,
nistagmus dan gangguan tonus otot.
2. Gejala batang otak: berat karena pada terdapat
pusat-pusat vital serta pusat saraf kranialis.
3. Gejala nervi kranialis: akibat peregangan atau
penekanan tumor terutama N.VI, juga N.V, VII, IX
dan X
Tumor Supratentorial :
1. Tumor supraselar : gangguan penglihatan
dan gangguan endokrin/metabolik.
2. Tumor hemisfer serebri: bergantung pada
lokalisasi tumor di area/lobus hemisfer,
seperti sindroma lobus frontalis atau
sindroma lobus temporalis.
PEMERIKSAAN
NEUROLOGIS
terdiri dari ::
1. Pergerakan bola mata, rangsang pupil, dan tes
refleks mata
2. Pemeriksaan pendengaran menggunakan garpu
tala
3. Pemeriksaan refleks menggunakan palu refleks
4. Tes kesimbangan dan koordinasi, seperti tandem
walking, heel-to-shin movements, romberg tes, dan
lain-lain
5. Tes sensasi sentuh dengan ujung pena atau kapas
6. Tes sensasi penciuman dengan berbagai bau-bauan
7. Pemeriksaan otot wajah dengan tersenyum dan
menyeringai
8. Pemeriksaan gerak lidah dan refleks muntah
9. Pemeriksaan gerak kepala
10. Pemeriksaan status mentalis, dengan menanyakan
waktu, tempat dan nama presiden
11. Pemeriksaan pemikiran abstrak
12. Pemeriksaan memori, dengan menanyakan
makanan yang dimakan saat sarapan pagi tadi atau
meminta mendeskripsikan keadaan suatu acara
yang pernah didatangi
Pemeriksaan penunjang :
1. Foto polos kepala
2. Computed tomography scan (CT or CAT
scan.) - CT scan paling diandalkan
3. Magnetic resonance imaging (MRI) - detail
yang lebih
4. Bone scan
5. Myelogram
6. Lumbar puncture/spinal tap
PENGOBATAN

1. Tindakan pembedahan
2. Radioterapi
3. Kemoterapi
Obat-obat yang biasa digunakan pada
tumor otak ialah:
Vinkristin
Methotrexate
Sitosin arabinosid
4. Tindakan suportif