Anda di halaman 1dari 14

DOLA LONITA 102013342

RENDY CENDRANATA
102014017
IMELDA 102014030
KEISHA DEANDRA
CHRISTIE 102014078
ISALIN SILVANY HOMER
102014155
STEPHANUS THENDEAN
10214159
RAFFELLA JEFFRY
Limfoma Maligna pada LansiaC3102014235
SKENARIO 2
Seorang laki-laki 60 tahun datang ke poliklinik RS ukrida dengan keluhan
utama benjolan pada leher sejak 2 bulan SMRS.

RUMUSAN MASALAH
Seorang laki-laki 60 tahun mengeluh ada benjolan pada leher sejak 2 bulan

HIPOTESIS
Seorang laki-laki 60 tahun mengeluh ada benjolan pada leher sejak 2 bulan didu
pasien menderita limfoma maligna.
-Kel.utama
-Benjolan tak nyeri
-RPS -demam dan keringat malam
ANAMNESIS -RPD
- Dikeluarga tidak ada yang pernah sakit seperti ini

-RPK

Inspeksi: melihat perbesaran nodul/difus dan


letaknya.
PEMERIKSAAN FISIK
Palpasi: besar/ukuran nodul, difus/multinodular,
PF: Pembesaran kel.getah
nyeri tekan, dan mobilitas
bening cervical anterior
dextra
Pemeriksaan Laboratorium Dan subclavicula yg
PEMERIKSAAN PENUNJANG multiple, tak nyeri,
DL, diff.count, LFT, RFT, asam urat,
mobile, tak LDH, alkali
kemerahan
PP:
fosfatase
Lab: Hb: 9,5g/dL, Ht:30%, L:8900/uL,
T:230.000/uL, Pemeriksaan Radiologi
MCV: 82 fL, MCH: 30 pg, MCHC: 34%
Darah tepi: normositik normokrom, diff
Foto rontgen, CT scan, MRI
count: 2/2/1/73/19/2/1 Pemeriksaan Histopatologi
CT Scan Thorax: Pembesaran KGB
paraorta dextra FNAB, Biopsi aspirasi sumsum tulang
ANATOMI SISTEM LIMFATIK
Sebuah sistem sirkulasi sekunder yg
berfungsi mengalirkan limfa atau
getah bening dalam tubuh yang
berasal dari cairan atau protein yang
hilang kembali ke darah.
Mengalirkan getah bening didalam
tubuh
Organ Limfoid:
Bagian pelengkap dari sistem
1. imunitas
Kelenjartubuh.
Thymus: pematangan
limfosit T dan mensekresikan
hormon thymosin yg berfungsi
meningkatkan jumlah limfosit yg
beredar

2. Bone marrow : tempat asal dari


3. semua sel
Kelenjar darah
limfa dan tempat
: berfungsi menyaring
cairan limfa dari
pematangan benda
limfosit B asing
4. Tonsil

5. Limpa: Sebagai pabrik sel darah,


dapat memproduksi leukosit dan
eritrosit terutama limfosit
WORKING DIAGNOSIS
Limfoma Maligna adalah sekelompok kanker di mana sel-
sel limfatik menjadi abnormal dan tumbuh secara tidak
terkontrol.
Diagnosis limfoma hodgkin maupun non-hodgkin dapat ditegakkan
melalui :
1. Anamnesis lengkap yang mencakup pajanan, infeksi, demam,
keringat malam, berat badan turun lebih dari 10 % dalam waktu
kurang dari 6 bulan.
2. Pemeriksaan fisik (kelenjar getah bening, hati, dan lien dengan
dokumentasi ukuran), infiltrasi kulit atau infeksi.
3. Hitung sel darah rutin, pemeriksaan differensiasi sel darah putih, dan
hitung trombosit.
4. Pemeriksaan kimia darah, mencakup tes faal hati dan ginjal, asam
urat, laktat dehidrogenase (LDH), serta alkali fosfatase.
5. Pembuatan radiogram dada untuk melihat adanya adenopati di hilus
(pembesaran kelenjar getah bening bronkus, efusi pleura, dan
penebalan dinding dada.
KLASIFIKASI
Adanya sel Reed-Sternberg
HODGKIN NON-
HODGKIN
Limfoma Hodgkins
STADIUM LIMFOMA ANN
ARBOR Keterlibatan/Penampakan
Stadium
I Kanker mengenai 1 regio kelenjar getah bening atau 1 organ
ekstralimfatik (IE)
II Kanker mengenai lebih dari 2 regio yang berdekatan atau 2
regio yang letaknya berjauhan tapi masih dalam sisi
diafragma yang sama (IIE)
III Kanker telah mengenai kelenjar getah bening pada 2 sisi
diafragma ditambah dengan organ ekstralimfatik (IIIE) atau
limpa (IIIES)
IV Kanker bersifat difus dan telah mengenai 1 atau lebih organ
ekstralimfatik
Suffix
A Tanpa gejala B
B Terdapat salah satu gejala di bawah ini:
Penurunan BB lebih dari 10% dalam kurun waktu 6 bulan
sebelum diagnosis ditegakkan yang tidak diketahui
penyebabnya
Demam intermitten > 38 C
Berkeringat di malam hari
X Bulky tumor yang merupakan massa tunggal dengan diameter
> 10 cm, atau , massa mediastinum dengan ukuran > 1/3 dari
Belum diketahui secara pasti

Diduga karena :

- Infeksi (EBV, HTLV, HCV, KSHV, H.pylori)

ETIOLOG - Pajanan bahan kimia, kemoterapi, radiasi

I - Inflamasi kronis e.c peny. autoimun

- Genetik

Limfoma Hodgkin Limfoma Non-Hodgkin

Anamnesis Asimtomatik limfadenopati Asimtomatik limfadenopati

MANIFES
Gejala sistemik (demam intermitten, keringat Gejala sistemik (demam
malam, BB turun) intermitten, keringat malam,

TASI
Nyeri dada, batuk, napas pendek BB turun)
Pruritus Mudah lelah
Nyeri tulang atau nyeri punggung Gejala obstruksi GI tract dan
KLINIS Urinary tract.

Pemeriksaan kelompok kelenjar (cervix, axilla, Menyebabkan banyak kelenjar


Fisik inguinal) perifer
Cincin Waldeyer dan kelenjar mesenterik Hepatomegali dan
sering terkena Splenomegali
jarang terkena Cincin Waldeyer dan kelenjar
Hepatomegali & Splenomegali mesenterik sering terkena
Sindrom Vena Cava Superior Massa di abdomen dan testis
Gejala susunan saraf pusat (degenerasi
serebral dan neuropati)
PATOFISIOLOGI EPIDEMIOLOGI
Limfoma Hodgkin (LH)
pria > wanita
Usia antara 15 34 tahun dan usia > 55
tahun

Limfoma Non-Hodgkin (LNH)


Lebih sering drpd limfoma Hodgkin
Pria > wanita
Usia > 50 tahun

Di Indonesia :
LH bersama-sama dg LNH dan Leukimia
menduduki urutan ke-6 keganasan yg
paling sering terjadi
DIAGNOSIS BANDING KOMPLIKASI
Limfadenitis Tb Limfadenitis akut
non spesifik Metastasis sel kanker ke organ-
-Batuk terus menerus -Kelenjar
organ ekstra limfatik.
dan berdahak selama membengkak, merah Hambatan fungsi gonad : pasca
3 (tiga) minggu atau abu-abu,
lebih. -Gambaran
terapi sering ditemukan gangguan
-Dahak bercampur histologik: Large fungsi gonad, pada pria dapat
darah, batuk darah, germinal centers timbul aspermia, pada wanita
sesak napas dan rasa (mitotik), jika infeksi dapat timbul amenore.
nyeri dada, badan oleh kuman piogenik
lemah, nafsu makan akan banyak Keganasan sekunder : peluang
menurun, ditemukan infltrat timbulnya keganasan sekunder
-Pemeriksaan netrofil adalah 10% termasuk leukemia
Radiologis:
penebalan pleura,
efusi pleura
(empiema),
pneumotoraks
TATALAKSANA
oPembedahan
oRadioterapi
oKemoterapi
oImunoterapi
oTransplantasi Sumsum Tulang
KESIMPULAN
Laki laki berusia 60 tahun yang datang dengan keluhan adanya
benjolan pada leher sejak 2 bulan yang lalu, dengan benjolan yang
tidak nyeri, adanya demam dan keringat dingin terutama pada
malam hari dan pada pemeriksaan fisik di dapatkan pembersaran
getah bening cervical anterior dextra dan subclavicula yang
multiple, tidak kemerahan dan tidak nyeri. Di duga menderita
Hodgkins lymphoma, stadium IIB.