Anda di halaman 1dari 33

Jl. Menteri Supeno No.

7 Surakarta, Telp/sms (0271) 7096111


Website : www.dishub-surakarta.com
1. INPRES Nomor 3 tahun 2004 tentang Koordinasi
Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu
2. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : 231 Tahun 2010
tentang Tim Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran
Terpadu Tahun 2010 (1431 H)
3. Keputusan Jenderal Perhubungan Darat Nomor : SK
1612/aj.201/DRJD/2010 tentang Pos Koordinasi (Posko)
Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010
(1431) Kementerian Perhubungan.
03-09 12-18
SEPTEMBER SEPTEMBER
2010 2010

10-11
SEPTEMBER
2010
PERKIRAAN PUNCAK PERKIRAAN PUNCAK
ARUS MUDIK ARUS BALIK

RABU – KAMIS 12 SEPTEMBER


08-09 SEPTEMBER 2010
2010
( H-2 s/d H-1 ) (H+1)
PERKIRAAN

Angkutan Lebaran Tahun 2010/1431 H

Prediksi Kenaikan sebesar 0 % dikarenakan :


1. Penurunan Jumlah Kedatangan Penumpang pada Arus Mudik dan Balik dari tahun
2008 ke tahun 2009 sebesar 34,1 %
2. Kenaikan Jumlah Kedatangan Bus pada Arus Mudik dan Balik dari tahun 2008 ke tahun
2009 sebesar 84,2 %.
3. Pemudik cenderung memilih alat transportasi Roda dua/sepeda motor dan kendaraan
pribadi, dikarenakan prediksi kenaikan jumlah kendaraan pribadi 7,5 % per tahun.

4. Pulang Mudik dan Balik Bareng dari Jakarta, untuk Bus disewa/dikoordinir oleh
perusahaan Swasta/Partai/Pemkot masing-masing.
PERMASALAHAN UPAYA PEMECAHANNYA

1.Berdasarkan angkutan tahun lalu, Telah disiapkan Angkutan Bus di


diprediksikan jumlah tahun ini : Terminal Tirtonadi :
- Bus AKAP = 415
- Bus AKDP Besar = 160
Kedatangan penumpang
- Bus AKDP Sedang = 82
= 630.921 Penumpang - Bus Lintas = 340
- Bus Bantuan = 4
Jumlah = 1001
Keberangkatan penumpang -Taxi = 477
- Bus Kota = 289
= 509.182 Penumpang (yang operasi =165)
- Angkutan Kota = 410
(yang operasi=250)
2.Lahan Terminal tidak dapat Penempatan bus di Terminal Barang
menampung BUS , pada saat arus Pedaringan Jebres ( Koordinasi dgn
Pengelola Pedaringan).
mudik mencapai puncak (H–2 s/d
Pengendalian oleh Petugas Terminal
H-1), dikarenakan sebelah barat Tirtonadi
masih dalam pembangunan.
PERMASALAHAN UPAYA PEMECAHANNYA

3. Mulai H-2 s/d H-1 akan terjadi Menempatkan personil di pintu


antrian Bus dan Kendaraan di masuk dan keluar Terminal
depan Terminal Tirtonadi, Tirtonadi.
akibatnya terjadi penumpukan Pengendalian arus lalu lintas
penumpang dan kendaraan kawasan Terminal Tirtonadi.
angkutan lebaran. (Koordinasi dengan Pos
Gabungan)
4. Bus yang datang di Terminal oleh  Pengendalian dan pengaturan
operator hanya untuk melayani pada jalur pemberangkatan
penumpang tujuan Kota Besar BUS.
(Jakarta , Surabaya, Bandung ) ,  Menyiapkan Bus cadangan.
sehingga penumpang yang turun di  Menyiapkan Ijin Insidentil
Kota yang dilintasi tidak terangkut,
sehingga terjadi penumpukan
penumpang terutama Pada Arus
Mudik.
5. Tidak diberlakukan tarif TOESLAG Pemberlakuan Tarif Batas Atas
Rp 139/pnp/km dan Tarif Batas
Bawah Rp 86/pnp/km
PERMASALAHAN UPAYA PEMECAHANNYA

1.Penambahan BUS  Melaksanakan pemeriksaan


ekstra/cadangan tidak BUS angkutan lebaran di
dilengkapi dengan ijin insidental Jalur lintas dan di Terminal
2.Sebagian BUS yang tidak Tirtonadi
memenuhi persyaratan tehnis  Koordinasi dengan para
dan laik jalan Pengusaha Bus
3.Sebagian BUS yang tidak masuk  Melaksanakan Patroli Bus
terminal Angkutan Orang (Pengawasan
4.Pemberangkatan Bus dari Agen di Jalan Mangunsarkoro, Jalan
atau garasi. A.Yani, Jalan Letjen Suprapto
dan Jalan Rajiman/Jongke)
1. KAWASAN RAWAN MACET
LOKASI DAN PERMASALAHAN PELAKSANAAN
1. SOLO GRAND MALL a. Patroli Kota untuk mengendalikan kemacetan lalu lintas
2. SOLO SQUARE b. Menempatkan Petugas DISHUB , Satpol PP, DPP dan
3. BETENG PLASA koordinasi dengan Polisi/Pos Pam
4. PASAR GEDE c. Mengurangi volume kendaraan yang melintas di jalan kota
5. PASAR KLEWER dengan mengalihkan arus
6. PASAR SINGOSAREN d. Membuka dan Menutup dengan Mengalihkan Arus Lalu
7. PASAR NUSUKAN Lintas, pada :
8. PASAR KEMBANG DAN - Bundaran Pasar Gede – dari arah Timur (Jl Martadinata)
KADIPOLO dan utara (jl Urip Sumoharjo) dilarang
9. PASAR LEGI membelok/berputar ke arah Utara/Pasar buah
10. PASAR TURISARI/PASAR (Jl. Suryopranoto)
NONGKO - Tugu Coyudan – dari arah Timur jl.Rajiman/Psr.Klewer
dilarang menyebrang/cross/terus langsung ke Coyudan
arah ke Pasar Singosaren/Matahari diarahkan
untuk membelok lebih dahulu ke Jl Yos Sudarso.
- Depan Solo Square, dipasang barikade sehingga
tidak ada crossing di depan Solo Square
e. Penertiban Petugas Parkir dan lahan parkir (On dan Off Strett)
DEPAN TERMINAL TIRTONADI a. Penempatan Petugas di Depan Terminal
JL A YANI. b. Mengalihkan Arus Kendaraan Pribadi , Melalui

- Penumpukan Bus masuk dan keluar


Arah Timur
terminal Simpang Ngemplak - Jl. Kol. Sugiono – Jl.
- Bus menurunkan Penumpang di depan
Mangunsarkoro – Jl. Letjen Suprapto
terminal
- Bus menaikkan/menurunkan penum pang
Arah Barat
di simpang gilingan.
Simpang Sumber - Jl. Letjen Suprapto – Jl.
Mangunsarkoro – Jl. Sumpah Pemuda –
Ringroad

VIA DUCK GILINGAN Apabila terjadi hujan/banjir dan macet


JL. A YANI. dialihkan:
Arus dari Timur.
- Tinggi Jembatan 3,75 M Simpang Ngemplak – Jl Sugiono – Palang Joglo –
- Jalan berlubang/rusak Mangunsarkoro.
- Jalan sempit
- Rawan banjir bila hujan Arah dari Barat
Simpang Tugu Wisnu – Jl. Letjen Suprapto – Jl.
Mangunsarkoro – Jl. Sumpah Pemuda.
1. SIMPANG SUDIRMAN Menempatkan RPPJ pengalihan arus untuk
2. BUNDERAN MANAHAN khusus mobil pribadi.
3. SIMPANG COYUDAN
4. SIMPANG DAWUNG a. Mengefektifkan Patroli & Koordinasi
5. SIMPANG NGEMPLAK b. Menutup dan Mengalihkan Arus Lalu Lintas,
6. SIMPANG GEMBLEGAN pada :
7. SIMPANG GADING
8. SIMPANG NONONGAN Bunderan Gladag dari arah barat/Jl Jend
Sudirman dilarang memutar /melintas
bundaran gladak sebelah utara dialihkan untuk
terus melewati jalan di depan BCA (merubah
rambu)
2. KAWASAN RAWAN KECELAKAAN
Lokasi dan Permasalahan Upaya penanganan

1. JL ADISUCIPTO  Penempatan RPPJ/rambu Portabel


2. JL LETJEN SUPRAPTO /Traffic cone/Tong Lalin
3. JL. MANGUNSARKORO  Menempatkan 5 lokasi Rest
4. JL. SUMPAH PEMUDA Area/Tempat Peristirahatan.
5. JL. IR SUTAMI  Meng-efektifkan Patroli Kota.
6. JL. KOL SUTARTO  Kendaraan Angkutan Barang H-4 s/d
7. JL. A YANI. H+1 sudah tidak beroperasi, kecuali
8. JL. RAJIMAN (Bunderan Baron- angkutan kebutuhan bahan pokok
JONGKE) dan BBM.
3. PRASARANA LALU LINTAS
1. APILL
Kondisi Apil sejumlah 54 unit a. 41 Simpang sudah APILL ATCS
- Sewaktu-waktu dapat rusak/mati. yang sudah dilengkapi sebagian
- Jaringan PLN Mati 29 kamera CCTV dan dapat
- Pandangan lampu tertutup dengan dimonetor di CC ROOM Dishub
dahan pohon. Surakarta, Jl Menteri Supeno No 7
- Tertutup dengan reklame Surakarta
b. 54 sudah diperbaiki dan sudah
berfungsi semua dengan baik
c. Meningkatkan Kinerja Tim P4L
(Pelayanan Pengadaan dan
Pemeliharaan Prasarana Lalu
Lintas) selama 24 jam.

2. RAMBU a. Jumlah 125 rambu dan


- Belum tercukupinya b. Memasang 79 Unit RPPJ portabel
pemasangan Rambu dan RPPJ. untuk mengalihkan arus.
- Rambu dan RPPJ ada yang sudah b. Dibantu dengan Spanduk dan
rusak/hilang papan peringatan/ himbauan.
KHUSUS KENDARAAN PRIBADI

MEMASANG 79 RPPJ
YANG DITEMPATKAN DI 79
PERSIMPANGAN UNTUK
MENGARAHKAN JALUR KE LUAR
KOTA/LINTAS KOTA

RPPJ UNTUK PEMASANGAN TRAFIC WARNA APILL DAN MEDIAN JALAN UTUK
MEMUDAHKAN TUJUAN CONE DAN RAMBU UNTUK RAMBU SUPAYA JELAS MENURUNKAN
PENGALIHAN ARUS LALIN
PERJALANAN KECELAKAAN LALIN
JAKARTA MADIUN
SEMARANG SURABAYA
YOGYA PURWODADI

DARI JAKARTA/SEMARANG/YOGYA (B) - Simpang Tiga Faroka (2) – Simpang


Jajar(1) - Jalan Adisucipto (A) – Simpang Tugu Wisnu (3) - Simp Girimulyo (4) - Jalan
Brig Jend Suprapto - Simpang Sate Sumber (5) - Jalan Mangun Sarkoro –- Simpang
Komplang (6) - Bunderan Joglo (7) – Jalan Sumpah Pemuda – Simpang Kelurahan
Mojosongo (8) - Jalan Brigjen Katamso – Simpang Ringroad (9) – Jalan Ring Road - Ke
MADIUN/SURABAYA
JAKARTA SURABAYA
SEMARANG DAN
YOGYA PURWODADI

DARI SURABAYA/MADIUN (D) – Ring Road (10) – Simpang Kel Mojosongo (9) – Jalan Sumpah Pemuda
– Bunderan Joglo (8) – Ke PURWODADI/KUDUS – Jalan Mangun Sarkoro – Simp Komplang (7) – Simp
Sate Sumber (4) – Jalan Brig Jen Suprapto – Simp Girimulyo (3) – Simp Tugu Wisnu (2) – Jalan
Adisucipto – Simp Jajar (1) – Tugu Adipura – Ke JAKARTA/SEMARANG YOGYAKARTA.

DARI SURABAYA/MADIUN (E) – Jurug – Simp Cembengan (13) Jalan Ir Sutami/Sutarto – Simp
Panggung (12) – Jalan A Yani – Simp Ngemplak (11) – Kol Soegiono – Palang Joglo (8) – Jalan
Mangunsarkoro – Jalan Brig Jend Suprapto – Simp Tugu Wisnu – Jalan Adisucipto – KE
JAKARTA/SEMARANG/YOGYAKARTA
SURABAYA WONOGIRI
MADIUN

PURWODADI/KUDUS/PATI
-JOGLO (17) - Jalan Mangunsarkoro
– Simp Sate Sumber (16) - Jalan
Letjen Suprapto – Simp Girimulyo
(15) – Simp Tugu Wisnu (14) -
SURABAYA/MADIUN - Jurug (1)– Jalan A Yani – Simpang Kerten
-Jalan Juanda – Simpang Warung Pelem (13) – Jalan Slamet Riyadi –Jongke
(4) – Jalan Kapt Mulyadi – Simpang -– (12) Simpang Purwosari - Simpang
Simp Sangkrah (5) - Simpang Pasar Ps Kabangan (11) - Bunderan
Kliwon (6) - Baturono (7A) – Jl Khahar Baron (10) - Simpang Tipes (9) -
Muzakar atau Simpang Gading (7) – Simpang Gemblegan (8)-
Brig Jend Sudiyarto - Simpang Gading - Wonogiri
SUKOHARJO/WONOGIRI
REST AREA/TEMPAT ISTIRAHAT
Keselamatan dalam perjalanan Disediakan Rest Area/tempat
diperlukan bagi pengguna jalan peristirahatan , di lokasi :
(pengemudi dan penumpang) 1. Jl. Bayangkara
Rawan Kecelakaan dalam perjalanan 2. Jl. Adisucipto
diakibatkan : 3. Jl. Juanda (samping TPR)
a. Kendaran tidak laik jalan 4. Jl. Ringroad (samping TPR Dishub)
b. Kecepatan Tinggi 5. Jl. Kol. Sugiyono (Sub Term.
c. Kelelahan ( Mengantuk, tidak Kadipiro)
sehat dsbnya)
Kendaraan dalam perjalanan harus Fasilitas yang disediakan :
a.Tenda/Ruang
dalam keadaan laik jalan Istirahat
b. Makan/Minum j. Meja & Kursi
c. Kesehatan k. TV & Radio
d. Bengkel l. Tempat Tidur/
e. Ruang parkir Pelbet
f. Telpon m. Lampu Rotari
g. Peta/Informasi n. Tikar
h. Listrik/Lampu o. Tempat air bersih
i. Beribadah
1. Jalan Adisucipto

3. Jalan Soegiyono
kadipiro

5. Jalan Ring Road


4. Jalan Juanda Mojosongo 2. Jalan Bayangkara
Kondisi laik jalan kendaraan angkutan Pembinaan kepada Pengusaha
orang (Bus) dan Angkutan Barang angkutan :
(Truk) diperlukan untuk menjamin a.Surat kepada pengusaha untuk
keselamatan dalam perjalanan pengecekan kendaraan
b.Cek ke garasi
c.Pemeriksaan laik jalan di Terminal
A. Personalia

1 KEPALA DINAS = 1
2 SEKRETARIAT = 16
3 BIDANG LALU LINTAS = 54
4 BIDANG ANGKUTAN = 70
5 BIDANG TEHNIK DAN SARANA = 20
PRASARANA
=
6 UPTD TERMINAL = 198
7 UPTD PERPARKIRAN = 24
JUMLAH = 383
B. Perlengkapan

1 APILL
a.ATCS = 41
b.MANUAL = 14
2 RAMBU = 980
3 RPPJ = 40
4 RPPJ PORTABEL = 59
5 TONG LALIN = 12
6 SPANDUK = 20
7 REST AREA = 5
8 MOBIL PATROLI = 5
9 MOTOR PATROLI = 11
10 BUS = 2
11 MOBIL TANGGA = 1
12 SARANA KOMUNIKASI =
a) REFITER = 2
b) HT 150
1. KETERLAMBATAN BUS MASUK TERMINAL KARENA
KERUSAKAN, KEMACETAN LALU LINTAS DLL
2. PADA ARUS MUDIK BUS-BUS AKAP TRAYEK REGULER
BEROPERASI KE JAKARTA
3. KEBIASAAN PENUMPANG MEMILIH BUS-BUS YANG FAVORIT
4. PADA ARUS BALIK BUS-BUS AKDP MENAIKAN
PENUMPANG DARI AGEN , GARASI , SEHINGGA TIDAK
MASUK TERMINAL
5. BUS BANTUAN EKSTRA LEBARAN UMUMNYA
MENGGUNAKAN TARIF BORONGAN/CARTERAN
6. BUS-BUS AKAP EKONOMI UMUMNYA MELANGGAR
KETENTUAN TARIFSIKAP EMOSIONAL PENUMPANG
PERLU DIANTISIPASI
7. MEMANFAATKAN SITUASI DAN KONDISI KELANGKAAN BBM
DAN KENAIKAN TARIF BBM
POLTABES
Bantuan keamanan dalam pelaksanaan angkutan lebaran ,
terutama di kawasan Terminal , kawasan rawan macet dan
kawasan rawan kecelakaan
Pengamanan Pendistribusian BBM baik antisipasi kelangkaan
BBM maupun terjadinya kenaikan harga BBM

DINAS PEKERJAAN UMUM


Pembangunan dan perbaikan jalan/drainase/ jembatan dan
sebagainya serta tumpukan material di jalan selama pelaksanaan
angkutan lebaran

DINAS KESEHATAN
Untuk membuka layanan kesehatan selama 24 jam di Terminal
Tirtonadi
Optimalisasi Pelayanan Puskesmas keliling pada Lokasi Rest
Area
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Mengawasi distribusi Bahan kebutuhan Pokok dan BBM

DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMASI


Meng-Informasikan dan meng-Komunikasikan pelayanan
Pelaksanaan Lebaran kepada Masyarakat.

KANTOR SATPOL PP
Menertibkan dan menindak pelanggaran Perda bagi Pedagang
kaki lima yang menempati badan jalan/Jalur Lambat/Lokasi
Pasar

ORGANDA
Mengatur dan memenuhi penyediaan angkutan bus lebaran
Bus yang beroperasi agar dapat memenuhi persyaratan Tehnis
dan Laik Jalan
Mengawasi dilapangan para pelaksana yang menaikan Tarif
DINAS PENGELOLAAN PASAR
Mengatur dan menertibkan pedagang pasar yang berjualan
ditrotoar/dibadan jalan dan diharapkan PKL untuk dimasukkan di
dalam pasar.
Mengatur dan menertibkan pedagang kaki lima yang menempati trotoar
dan jalan

PERTAMINA
Untuk menjamin selama Bulan Ramadhon hingga H+7 tidak
terjadi kelangkaan BBM

PENGUSAHA ANGKUTAN
Tidak menggunakan kendaraan reguler untuk Pariwisata pada
saat Pelaksanaan Lebaran 2008
Tidak menggunakan Sopir poco’an
Memeriksa kelaikan kendaraan sebelum di operasikan

ORARI DAN RAPI


Memberikan komunikasi pelayanan masyarakat dalam
Pelaksanaan angkutan lebaran
1. MENYEDIAKAN KOTAK-KOTAK PENGADUAN
PENUMPANG
2. PEMBERIAN FORMULIR PENGADUAN KEPADA
PARA PENUMPANG TANPA PERANGKO
3. SURVEY OLEH PETUGAS DIRJEN HUBDAT ,
DISHUB PROP. JATENG DAN DISHUB KOTA
SURAKARTA
4. MELAPORKAN PELANGGARAN KE PUSAT
(DEPARTEMEN PERHUBUNGAN )
5. IDENTIFIKASI MELALUI MEDIA CETAK DAN
ELEKTRONIK
1. MELARANG DIOPERASIKAN TRUK YANG BERSUMBU LEBIH DARI 2(DUA),
TRUK TEMPEL, TRUK GANDENG , KONTAINER DAN TRUK ANGKUTAN
BAHAN BANGUNAN , MULAI TANGGAL 6 SEPTEMBER 2010 (H-4) Pukul
00.00 WIB s/d 12 SEPTEMBER 2010 (H+1) Pukul 24.00 WIB DI WILAYAH
SURAKARTA, Kecuali TRUK ANGKUTAN BBM, TERNAK, SEMBILAN BAHAN
POKOK, SUSU MURNI, PUPUK DAN BARANG ANTAR POS
2. PENGALIHAN ARUS LALU LINTAS BAGI KENDARAAN PRIBADI MULAI
TANGGAL 3 SEPTEMBER 2009 S/D 18 SEPTEMBER 2010
3. DISPENSASI KELEBIHAN MUATAN PENUMPANG UNTUK BUS 10 %
4. KENDARAAN RODA DUA UNTUK MENYALAKAN LAMPU JARAK PENDEK
BAIK SIANG MAUPUN MALAM.
5. MENGGUNAKAN SABUK KESELAMATAN BAGI KENDARAAN RODA EMPAT
DAN HELM STANDART BAGI KENDARAAN RODA DUA.
6. PEMANTAUAN PETUGAS DAN PATROLI KOTA PADA JALUR RAWAN
MACET DAN RAWAN KECELAKAAN
7. SOSIALISASI DAN PUBLIKASI PENYELENGGARAAN ANGKUTAN
LEBARAN 2010 , MELALUI : POS LEBARAN , REST AREA, SPANDUK ,
RADIO.
8. PENAMBAHAN ANGKUTAN BUS CADANGAN
SELAMAT DATANG DI KOTA LAPORAN PELAKSANAAN OLEH
SURAKARTA OLEH BAPAK WAKIL KEPALA DINAS PERHUBUNGAN
WALIKOTA SURAKARTA KOTA SURAKARTA
KUNJUNGAN KE BANDARA KUNJUNGAN KE STASIUN BALAPAN
INTERNASIONAL ADISUMARNO DIDAMPINGI OLEH WAWALI SOLO

KUNJUNGAN KE TERMINAL
TIRTONADI DAN BERSAMA DENGAN
PENUMPANG BUS EKONOMI
RAMBU PENDAHULU PETUNJUK JALAN

TULISAN DAN ARAH


PANAH :
WARNA PUTIH
JAKARTA
SEMARANG WARNA DASAR
HIJAU TUA

SURABAYA
PURWODADI
WWW. DISHUB.SURAKARTA.COM TELPON/SMS
PELAYANAN (0271) 70 96 111 L

P
DLLAJ SURAKARTA - SPONSOR
Keterangan :
Panjang : 1,5 Meter
Lebar : 1 Meter

Anda mungkin juga menyukai