Anda di halaman 1dari 16

Laporan Operasi

Sectio Sesarea
Oleh :
Sitti Fatimah Siampa

Pembimbing
dr. La Duwi , Sp.An
Identitas Pasien
Nama : Ny. Asnawia
Umur : 29 tahun
JK : Perempuan
Pekerjaan : Perawat
Agama : Islam
Suku : Buton
Tangal operasi : 27 Februari 2015
Konsulen anestesi: dr. La Duwi, Sp.An
Dokter obgyn : dr. Mono Valentino, Sp.Og
Anamnesis

Pasien dengan kehamilan ketiga (GIIIPIIA0),


cukup bulan, dan riwayat sectio sesarea 2 kali.
Tidak ada keluhan nyeri perut tembus
belakang, tidak ada pengeluaran darah dan
lendir dari jalan lahir.
Riwayat SC terakhir sekitar 1 tahun 3 bulan yg
lalu, HPHT sekitar bulan Mei 2014
Pemeriksaan Fisik
Keadaan umum : Eutropis
Kesadaran : GCS 15
TB : 152 cm
BB : 62 kg
Tanda vital : TD =120/70 ; N= 84
; P=20 x/m ; S = 37 C
Status fisik : ASA PS I
Status Generalis
Kepala : normochepal
Mata : konjungtiva anemis (-/-), pupil isokor (+/+),
sklera ikterik (-/-)
Hidung : tidak ada sekret, tidak terdapat deviasi
septum nasi
Mulut : mukosa bibir lembab, gigi cariers (-)
Leher : pembesaran KGB (-), pembesaran kelenjar
tiroid (-)
Thorax
Paru : vesikuler pada kedua lapang paru, wheezing
(-/-), ronki (-/-)
Jantung : BJ I & II murni reguler, gallop (-), murmur (-)
Perut : Supel, bising usus (+), Nyeri tekan (+) pada
daerah suprapubis
Ekstremitas : edema (-/-), akral hangat (+/+)
Diagnosis Pra Bedah

GIIIPIIA0 Gravid aterm 37-38


minggu + Riwayat SC 2 x
Status Anestesi
Tindakan : Sectio Jalan napas :
Cesarea nasotrakeal
Premedikasi : Jenis anestesi :
Midazolam 4 mg regional anestesi
Petidin 30 mg
SA 0,5 mg
Teknik Anestesi

Mengatur posisi pasien


Desinfeksi daerah lumbal dengan bethadine dan
alkohol
Identifikasi vertebra lumbal 3-4
Punksi daerah lumbaldengan jarum spinocain 27
sampai keluar cairan serebrospinal
Injeksi bupivacaine 20 mg
Blok setinggi vertebra lumbal 3-4
Monitoring

Pukul 10.50 : operasidimulai, TD = 113/70mmHg, N =135


x/menit, Sat O2 = 100%.
Pukul10.55 : TD = 86/52 mmHg, N = 108 x/menit, Sat O2 =
100%.
Pukul11.00: TD = 88/48 mmHg, N = 104 x/menit, Sat O2 =
100%.
Pukul11.05: TD = 90/50 mmHg, N = 104 x/menit, Sat O2 =
100%.
Pukul11.10: TD = 88/48 mmHg, N = 110 x/menit, Sat O2 = 100%.
Pukul11.15: TD = 125/83 mmHg, N = 90x/menit, Sat O2 = 100%.
Pukul11.20: TD = 118/61 mmHg, N = 97 x/menit, Sat O2 = 100%.
Pukul 11.25: TD = 112/64 mmHg, N = 92 x/menit, Sat
O2 = 100%.
Pukul 11.30: TD =116/63 mmHg, N = 101x/menit, Sat
O2 = 100%.
Pukul 11.35: TD =116/57 mmHg, N =97 x/menit, Sat O2
= 100%.
Pukul 11.40: TD =110/68 mmHg, N =90 x/menit, Sat O2
= 100%.
Pukul 11.45: TD =114/66 mmHg, N =88 x/menit, Sat O2
= 100%.
Pukul 11.50: TD = 112/64 mmHg, N = 86 x/menit, Sat
O2 = 100%.
Pukul 11.55: TD =112/66 mmHg, N = 86x/menit, Sat
O2 = 100%.
Pukul 12.00: TD = 118/70 mmHg, N = 88x/menit, Sat
O2 = 100%.
Pukul 12.05: TD = 120/72 mmHg, N = 84 x/menit, Sat
O2 = 100%.
Pukul 12.10: TD =118/70 mmHg, N =84 x/menit, Sat
O2 = 100%.
Lama 1 jam 10 menit
operasi

Lama 1 jam 20 menit


anestesi
Keadaan Selama Operasi
TD turun 5 menit setelah operasi di mulai sehingga
pasien di berikan injeksi efedrin 2 cc (20 mg)
10 menit setelah pemberian TD msih tetap turun
sehingga diberi penambahan efedrin sebanyak 3 cc
(30 mg)
5 menit kemudian TV kembali stabil dengan
pernapasan spontan sampai akhir operasi.
Rangkuman Obat-obatan
yang Digunakan
SA 0,5 mg
Petidine 30 mg
Midazolam 4 mg
Bupivacain 20 mg
Efedrin 50 mg
Rapnitidine 50 mg
Ondansetron 4 mg
Ketorolac 30 mg
Keadaan Akhir Pembedahan
Thank You