Anda di halaman 1dari 11

QUICK LOOK METHODE

Rwa Curve

TUGAS PENILAIAN FORMASI


TEKNIK PERMINYAKAN
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
DISUSUN OLEH:

BIMANTARA PRAYOGO
RESTU ABDUL HAFIZH
SYARIFAH JUNAIDA AL IDRUS
RESISTIVITAS AIR NYATA (Rwa)
RESISTIVITY SP PLOTS

Pada kedalaman yg dangkal (shallow


depth) Rw dapat berubah dgn cepat
sehingga penentuan Rw dari SP sangat
sulit dan tidak pasti

Plot dalam Rwa (Archies) pada skala


logaritmic dan SP pada skala linear pada
zone dimana salinity berubah dengan
cepat

Rw line merupakan Rw yg ditentukan


dari Rw From SP

Metode ini juga berguna untuk


mengindikasikan HC bearing zone

Point 5 dan 11 mengindikasikan adanya


HC
INTERFERENSI LOG SP
Kelemahan Kelemahan Log
SP Tidak
1. : bisa membedakan daerah yang High-Resistivity dan Low-
Resistivity-High Permeable.

2. Sangat bergantung pada jenis lumpur yang digunakan,


tidak bereaksi
3. Pada formasibila Rmf=Rw.
dengan salinitas yang berbeda, bisa terjadi
pebedaan defleksi (SSP) meskipun formasi tersebut
berjenis sama.
PICKET CROSS PLOTS PADA LOG SP
Pada Sw = 100%, maka Rw = Rwa
Dengan persamaan Sw = , maka dapat
diperoleh kurva untuk harga Sw yang
lain berdasarkan plot point yang telah

SW
=
ditentukan.

40
SW

SW
% =6
SW
=
SW 78

=
%
Point Rwa Rw Sw = =

30
90

5%
%

%
12 1 0.8 90%
Rw
10 3 1.8 78%
15 0.8 0.35
65%
11 4.8 0.82
40%
5 10 0.9 30%
Begitu-pun dengan point yang lain akan
menghasilkan harga Sw yang berbeda.

Jika harga Sw < 50% mengindikasikan


CONTOH :
Diketahui : SP Log = -8 mV
Ro = 4.6 ohm.m
F = 0.81/2 ( = 10%)
Consolidated sandstone
Rwa = ? ( Rwa = Rw saat Sw =
100% )
Sw =?
Jawab :
Rwa = 0.8 ohm.m

Rw = Ro/F
Rw = 4.6/81
Rw = 0.057 ohm.m

Sw =
Sw = 0.26693
26.7 %
RESISTIVITY POROSITY PLOTS

Dengan nilai porositas dari log sonic, log density, atau log neutron dapat diketahui
nilai resistivity air nyata (Rwa) pada garis Ro saat Sw = 100%.

Rwa digunakan untuk mengindikasikan bahwa harga Rw yg diperoleh merupakan harga


Apparent Formation Resistivity.
Pada water bearing zone Rt Ro sehingga Rwa Rw

Pada Hidrokarbon zone harga Rwa cenderung lebih besar dari Rw


(Pada slide 5 menjelaskan harga Rwa akan jauh lebih besar pada point 5 dan 11 yang
mengindikasikan adanya HC)
POROSITY PICKET
POROSITY
CROSS
PICKET
PLOTSCROSS PLOTS
Plot Porosity pada skala linear dan Rdeep pada skala
logaritmic
Assumsikan point Sw = 100 %
Tarik garis Sw = 1 dari pivot point =0 dan Rt melalui
titik pada harga Sw 100%

Slope garis tersebut mendifinisikan Rw

Ambil harga = 10 % tarik garis sampai memotong garis


Sw 100 % diperoleh harga Rt = Ro = 6.5 ohm-m
F = 1/2 = 1/0.12 = 100
Rw = Ro/F = 6.5/100 = 0.065 ohm-m
Sw =
Untuk harga Sw yg lain :
Rt = Ro/Sw2 Rt=26
Untuk harga Sw = 50 %
Rt = Ro/0.52 = 4Ro

Gunakan harga =10 % (harga yg digunakan untuk


menentukan Rw) maka :
Rt = 4 x 6.5 = 26 ohm-m
Plot point , Rt = 10%, 26 ohm-m
Tarik garis dari pivot point = 0 dan Rt melalui ,Rt
CONTOH :
Diketahui : Log = 10%
Ro = 0.8
ohm-m
F = 0.81/2
Consolidated
sandstone
Rwa = ? ( Rwa = Rw saat
Sw = 100% )
= ? Rwa = Rt/F
Sw
Rwa = 4.6/81
Jawab : RwaRt =
= 0.057 ohm-m
4.6 ohm-m

Sw =
Sw = 0.417
41.7 %
REFERENSI

Gartner, J. : Log Interpretation Principle, Formation Water Resistivity


Determination, Schlumberger, 1991.

Log Interpretation Charts, Schlumberger Well Service, Houston (1989).

SPE Jurnal, Picket Cross Plots Analysis, Schlumberger, 1991.

Asquith, G. : Basic Well Log Analysis For Geologists, Quick Look Method, hal 98.

Asquith, G. : Basic Well Log Analysis, 2nd edition, Log Interpretation, hal 118.