Anda di halaman 1dari 16

PERENCANAAN

PEMBANGUNA
Nama Kelompok : N
Dwi Wahyu Heriyanto
Ryolla Zata Qisthina
Atrie Virduani
Rendi Saputra
PENGERTIAN
Perencanaan pembangunan di Indonesia menurut Undang-undang
No. 25 Tahun 2004 mendefinisikan perencanaan pembangunan
sebagai suatu sistem. Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
Menrut Arthur
(SPPN) W. Lewis
Michael Todaro
adalah (1965) kesatuan tata-cara perencanaan
suatu
Suatuupaya M.L. kebijaksanaan
kumpulan Jhingan (1984) dan rencana
Suatu pemerintah
pembangunan secara
untuk sengaja
menghasilkan untuk -rencana pembangunan
Perencanaan
program pembangunan
pembangunan
jangka pada
untuk
panjang,pengambilan
jangka dasarnya
menengah adalah yang dilaksanakan
dan tahunan,
melakukan koordinasi keputusan
merupakan
merangsang pengendalian
oleh masyarakat
unsur dandan pengaturan
swasta
penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat pusat
ekonomi dalam jangka panjang untuk mempengaruhi
perekonomian
dan dengan
daerah
untuk menggunakan sengaja oleh suatu penguasa
sumberdaya
secara ]angsung maupun tidak langsung tingkat
(pemerintah)
yang pusatsecara
tersedia untuklebih
mencapai suatu sasaran dan
produktif
pertumbuhan dan beberapa variabel utama
tujuan tertentu di dalam jangka waktu tertentu pula
perekonomian nasional
KOMPONEN UTAMA
Merupakan usaha pemerintah secara terencana dan
sistematis untuk mengendalikan dan mengatur proses
pembangunan

Mencakup periode jangka panjang, menengah dan tahunan

Menyangkut dengan variabel-variabel yang mempengaruhi


pertumbuhan ekonomi dan pembangunan secara
keseluruhan baik secara langsung maupun tidak Iangsung.

Mempunyai suatu sasaran pembangunan yang jelas sesuai


dengan keinginan masyarakat
Negara berkembang dan negara-negara yang
menganut paham sosialis menggunakan
perencanaan pembangunan sebagai alat untuk
mendorong dan mengendalikan proses
pembangunan secara keseluruhan

Negara-negara maju seperti Amerika


Serikat dan Eropa kebanyakan tidak
menggunakan perencanaan pembangunan.
Proses pembangunan didorong dan
dikendalikan melalui tangan yang tidak
nampak (invisible hand) yang dikenal
sebagai mekanisme pasar
MENGAPA PEMBANGUNAN
PERLU DIRENCANAKAN?
TUGAS DAN FUNGSI
PERENCANAAN PEMBANGUNAN

Mendukung koordinasi antar pelaku pembangunan

Menjamin terciptanya integrasi, singkronisasi dan sinergi antar daerah, waktu dan
fungsi pemerintah, baik pusat maupun daerah

Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran


pelaksanaan dan pengawasan

Mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan

Menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya secara efisien, efektif dan adil


1. Perencanaan Pembangunan
Menurut 1.Rencana Jangka
dalam Sistem Panjang:
Kapitalis
Jangka 10-25thn
Perencanaan Pembangunan
Berdasarkan dalam Sistem Kapitalis
Waktu 2.Rencana Jangka
Sistem Ekonomi semuanya didasarkan pada
Menengah: 5thnyang
mekanisme pasar
3.Rencana
berperanJangka Pendek:
sebagai invisible
1.1thn
Perencanaan
hand. dengan
Komando (Central Planning)
Dilaksanakan secara terpusat
2. Perencanaan dan pelaksanaannya
Jenis-jenis Berdasarkan
Pembangunan dikomandokan secara tegas dan
dalam Sistem
Perencanaan Sifatnya
Komunis
keras oleh pemerintah.
3. Perencanaan Pembangunan
dalam Sistemdengan
2. Perencanaan Campuran
Dalam sistem ini,
Pembangunan peranan pemerintah
.Pertimbangan utama Lintuk
Rangsangan (Planning by
membuat sistem perencanaan
menjadi sangat mutlak, incentives)
ini adalah karena masing-
sedangkan swasta tidak
diperkenankan karena
Tidak melalui
masing kekuasaan
sistem perericanaan
pembangunan
pemerintah, di atas
tetapi memiliki
dengan jalan
dikhawatirkan akan
kelebihan dan kekurangannya
menimbulkan memberikan insentif yang
masing-masing.
eksploitasi terhadap memadai sehingga pihak swasta
kehidupan kaum buruh dan masyarakat tertarik untuk
SIKLUS
PERENCANAAN
PEMBANGUNA
N
CIRI-CIRI PEMBANGUNAN YANG BAIK

Memasukkan Mempunyai Kaitan


Evaluasi yang Jelas dengan
Perencanaan
Perekonomian Masa
Strategi dan Pembangunan Lainnya
Lalu
Kebijakan Bersifat
Berisikan Spesifik
Memasukkan
Perencanaan
Evaluasi
Kebutuhan
Perekonomian Masa
Investasi
Lalu
STUDI
KASUS

Kabupaten
Bojonegoro
Provinsi
Jawa Timur
Kabupaten Bojonegoro melaksanakan
pembangunan Taman Rejakwesi sebagai salah
satu bentuk perwujudan peningkatan kualtas
STUDI KASUS
lingkungan hidup, dimana SKPD yang
menangani dan bertanggung jawab dalam
pembangunan ini adalah Dinas Kebersihan
Pembangunan Taman
dan Pertamanan Kabupaten Bojonegoro
Rejakwensi ini berlokasi di Jalan
Rejakwensi, Kelurahan Klangon,
Kabupaten Bojonegoro.
Pembangunan ini dilaksanakan
Pembangunan Taman Rejakwensi ini pada tahun 2014 dan
dilakukan dengan cara ditargetkan selesai pada tahun
membagi pengerjaan dengan beberapa 2017, dengan anggaran biaya
kontraktor. Dalam pembangunan ini terdapat sebesar 7,5 miliyar rupiah
beberapa masalah, yaitu masalah PKL yang
masih mangkal di bekas termminal Rejakwensi
oleh karena itu peran perencanaan pembangunan
sangat penting dalam sebuah pembangunan.
Menentukan Tujuan dan Sasaran

Merumuskan Perencanaan
Tahapan Strategis
Perencanaan Perencanaan Perencanaan
Pembangunan Operasional

Checklist Perencanaan
Operasional
Tujuan dan Sasaran
Pembangunan Taman
Rejakwensi

Tujuan Sasaran

Mewujudkan visi misi Aspek Pendidikan


Kabupaten Bojonegoro Aspek Sosial
Memenuhi persyaratan Aspek Lingkungan Aspek
yang terkandung dalam Ekonomi
UU No. 26 Tahun 2007
Tentang Ruang Terbuka
Hijau Pasal 29
Perencanaan Strategis

Keputusan go or not
Kebijakan yang go
Batasan lingkup
telah disepakati
proyek
oleh pihak terkait
Perencanaan Perencanaan
Operasional

Perencanaan Mutu
Perencanaan Waktu
Perencanaan biaya
Perencanaan Sumber Daya
Perencanaan Program Pengelolaan Resiko
Perencanaan Kontrak Pembelian
Perencanaan Komunikasi
Overall project plan
Checklist Perencanaan
Operasional