Anda di halaman 1dari 22

BIOFARMASI SEDIAAN YANG

DIBERIKAN MELALUI MATA


Jurusan Farmasi
FMIPA UNTAD 2017
Pokok Bahasan
Pendahuluan
Anatomi mata
Barrier untuk absorbsi
Absorbsi melalui mata
Sistem penghantaran obat melalui mata
Kesimpulan
Pendahuluan
penghantaran obat secara topikal lebih dominan
dibandingkan sistemik
obat yang diberikan melalui mata ditujukan untuk
mengatasi infeksi prekornea (konjungtiva) atau
pengobatan intraokular (glaukoma)
Masalah penghantaran obat secara topikal :
Mekanisme penghilangan bahan asing yang
masuk ke dalam mata (reflek berkedip, air
mata)
barrier prekornea (permeabilitas kornea yang
rendah)
Anatomi Fisiologi Mata
Anatomi Fisiologi Mata
Lapisan terluar
Merupakan jaringan fibrous yang berwarna putih
(posteor) dan transparan (anterior) yang berfungsi untuk
melindungi lapisan mata bagian dalam. Penghubung
kornea dan sklera disebut dengan corneal scleral
junction atau limbus.

Lapisan bagian dalam


Bagian dalam mata tersusun dari choroid, the ciliary
body dan iris. The ciliary body mensekresikan cairan dan
mengandung otot yang bertanggungjawab terhadap
akomodasi mata (ability of the eye to adjust to distant
objects in order to obtain a clear image on the retina)
Anatomi Fisiologi Mata
Lapisan terdalam
The inner coat of the eye is called retina. It contains two
types of photoreceptor cells (i.e., light-sensitive
receptors) called rods and cones.
They transfer impulses from the retina to the brain via
the optic nerve.
The rods function best during dim light. A loss of the
rods renders a person almost blind at night. The cones
function best in daylight and are also responsible for
color vision.
A partial loss of the cones can result in a loss of visual
acuity and color blindness.
Kornea
Merupakan jaringan yang mendistribusikan nutrisi dan
oksigen
Merupakan jalur utama masuknya obat ke dalam mata
Memiliki ketebalan 0,5 mm (bagian dalam) dan 0,7 mm
(bagian luar) dan tersusun dari 5 lapisan
Penyakit Mata
Konjungtivitis radang konjungtiva yang disebabkan
oleh infeksi bakteri dan virus, agen penyebab alergi,
asap dan polutan
Mata kering ketidakmampuan permukaan okular
untuk melembabkan mata
Glaukoma timbulnya tekanan pada bagian luar dan
dalam lapisan koroid
Keratitis radang pada kornea yang disebabkan oleh
infeksi bakteri, virus dan jamur
Biofarmasi Sediaan yang Diberikan Secara
Topikal ke Dalam Mata
The topical application of opthalmically active drugs to
the eye is the most prescribed route of administration for
the treatment of various ocular disorders.

It is generally agreed that the intraocular bioavailability


of topically applied drugs is extremely poor.

For example, in the treatment of glaucoma with


pilocarpine eye drops only a very small fraction (i.e., 2-
3%) of the instilled pilocarpine doses is actually
absorbed into the aqueous humor, the target tissue ,for
the reduction of intraocular tension in glaucoma patients.
Absorbsi obat melalui mata yang efisien penetrasi
kornea yang baik dan waktu kontak obat pada jaringan
kornea
the use of sustained drug delivery systems which
provide the controlled and continuous delivery of
opthalmic drugs, such as implants, inserts and
colloidals.
maximizing corneal drug absorption and minimizing
precorneal drug loss through viscosity and
penetration enhancers, prodrugs and colloids.
Penetrasi Obat dari Sediaan Obat Mata
Penetrasi obat ke dalam mata dapat melalui kornea dan
konjungtiva
Besarnya laju penetrasi ke dalam kornea berdasarkan
hukum difusi dari Fick
Faktor yang berpengaruh terhadap penetrasi obat dari
sediaan mata :
Faktor fisiologis
Faktor fisiko kimia
Cara Penghantaran Obat Melalui Mata
Larutan dan Suspensi
Prodrug dan Penggunaan Bahan Peningkat
Permeabilitas
Injeksi
Particulate drug delivery systems : nanopartikel dan
mikropartikel
Ocular implant
Iontrophoresis
Larutan
Cara penghantaran obat yang utama adalah
tetes mata
Tetes mata akan dihilangkan dengan cepat oleh
reflek berkedip dan batasan volume cairan yang
dapat ditampung oleh prekornea (7l)
Konsentrasi obat di daerah prekornea
merupakan kekuatan pendorong masuknya obat
ke dalam kornea melalui mekanisme difusi pasif
Viskositas sediaan merupakan faktor penting
penentu bioavailabilitas
AQUEOUS SUSPENSIONS

Aqueous suspensions contain a sparingly soluble drug


as finely divided particles dispersed in a saturated
solution of the drug with a suspending agent dissolved in
the medium.
The advantage of suspensions over solutions is that the
suspended particles are better. Retention increases with
an increase in the particle size as does the irritation of
the eye.
The ophthalmic suspensions available are
hydrocortisone acetate suspension, Prednisolone
acetate suspension.
Ointments:
Ophthalmic ointments represent a common topical dosage form.

Their obvious disadvantage include interference with vision and


aesthetic consideration.

Ointments offers the clinical advantage of prolonged medication


from each instillation.

Thus, with drugs whose maximum efficacy depends upon constant


presence, such as antiviral agents, night time ointments use
combined with a day time eye drop use in a common regimen.
Prodrug dan Penggunaan Bahan Peningkat
Permeabilitas
Prodrug penetrasi ke dalam kornea lebih baik
dibandingkan formula standarnya
Contoh prodrug yang diberikan secara topikal asiklofir
dan gansiklofir
Permeability enhancers meningkatkan stabilitas
kimia, bioavailabilitas dan menurunkan iritasi lokal obat
Contoh permeability enhancers surfaktan, agen
pengkelat, siklodekstrin
The first ophthalmic prodrug, dipivalylepinephrine. By
diesterification, the compound was made more lipophilic,
resulting in a ten-fold increase in its corneal absorption.
Injeksi
Intravitreal steroid sebagai obat anti radang
Subjunctival route mengurangi frekuensi
pemberian obat dan menyediakan sistem
penghantaran obat yang diperlambat (lebih
efektif utuk obat yang bersifat hidrofilik)
Nanopartikel dan Mikropartikel
Nanospheres and microspheres are a polymerdrug
combination in which the drug is homogenously
dispersed in the polymeric matrix.
Particulate systems have the advantage of intraocular
delivery by injection, and their size and polymer
composition influence markedly their biological behavior
in vivo
Ukuran partikel yang optimal dan penggunaan polimer
yang bersifat mukoadesif dapat meningkatkan
bioavailabilitas obat
Ocular Implant
Dosis akurat, mengurangi absorbsi sistemik, kepatuhan
pasien meningkat
Degradable dan non degradable implant
Ionthophoresis
Iontophoresis is a noninvasive technique in which a
small electric current is applied to enhance ionized drug
penetration into tissue

Anda mungkin juga menyukai