Anda di halaman 1dari 8

Kabinet Ali Sastroamidjojo 2

By: Me
Anggota:
Fakhri Ihsan Nalendro
Siapa Ali Sastroamidjojo? Dan
Dimanakah ia dilahirkan??
Ia adalah seorang aktifis politik serta pendidikan
Indonesia.Lahir di Grabag,Magelang dan
meninggal di Jakarta,Indonesia.Pernah
memegang jabatan Menteri Pendidikan,Menteri
Pertahanan,dan Perdana Menteri.Ia juga pernah
dipenjara sekali bersama dengan Moh.Hatta dan
tokoh lainnya.
Apa yang menyebabkan dipenjara???
Konon katanya,ia mengikuti perkumpulan
Jong Java yang ujungnya terbentuklah
Perhimpunan Para Pemuda
Indonesia.Nah,karena aktivitasnya itu lah yang
membuat polisi belanda menangkap dia dan
Moh.Hatta untuk dipenjarakan
Kapan Ali Sastroamidjojo dilantik
kedua kalinya???
Dr. Ali Sastroamidjojo diangkat untuk
memimpin untuk kedua kalinya pada tanggal
24 Maret 1955,dikarenakan beberapa konflik
akhirnya ia menurunkan jabatannya.
Bagaimana jalannya kabinet Ali
Sastroamidjojo ke-2??
Ada beberapa hal yang berhasil serta masalah pada kabinet Ali Sastroamidjojo:
Keberhasilan :
Persiapan Pemilihan Umum untuk memilih anggota parlemen yang akan
diselenggarakan pada 29 September 1955.
Menyelenggarakan Konferensi Asia-Afrika tahun 1955.
Masalah :
Menghadapi masalah keamanan di daerah yang belum juga dapat terselesaikan,
seperti DI/TII di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Aceh.
Terjadi peristiwa 27 Juni 1955 yaitu suatu peristiwa yang menunjukkan adanya
kemelut dalam tubuh TNI-AD. Masalah TNI AD yang merupakan kelanjutan
dari Peristiwa 17 Oktober 1952. Bambang Sugeng sebagai Kepala Staf AD
mengajukan permohonan berhenti dan disetujui oleh kabinet.
Keadaan ekonomi yang semakin memburuk, maraknya korupsi, dan inflasi yang
menunjukkan gejala membahayakan.
Memudarnya kepercayaan rakyat terhadap pemerintah.
Munculnya konflik antara PNI dan NU yang menyebabkkan, NU memutuskan
untuk menarik kembali menteri-mentrinya pada tanggal 20 Juli 1955 yang
diikuti oleh partai lainnya.
Mengapa Ali sastroamidjodo berhenti?
Pada masa pemerintah Kabinet Ali Sastroamijoyo II timbul
pergolak yang dilancarkan para dewan daerah.
Mereka menentang pemerintah karena pemerintah dinilai
tidak berhasil dalam meningkatkan ekonomi. Adapun beberapa
dewan daerah yang memberontak tersebut antara lain sebagai
berikut :
a. Dewan Banteng di bawah pimpinan Kolonel Achmad Hussein.
b. Dewan Gajah di bawah pimpinan Kolonel Simbolon.
c. Dewan Garuda di bawah Letnan Kolonel Barlian.
d. Permesta di bawah Letnan Kolonel Ventje Sumual.
Berbagai peristiwa tersebut sangat melemahkan Kabinet Ali
Sastroamijoyo II sehingga pada tanggal 14 Maret 1957 Ali
Sastroamijoyo II terpaksa menyerahkan mandatnya kepada
Presiden Soekarno