Anda di halaman 1dari 13

MIXER

Kelompok II :
Alfian Julianto
Bagas Augusti Maha Putra
Budi Agung Purwanto
Decha Masyhuri Rossa
Apa Itu MIXER ?

Mixer merupakan salah satu alat pencampur dalam sistem emulsi sehingga
menghasilkan suatu dispersi yang seragam atau homogen. Terdapat dua jenis mixer
yang berdasarkan jumlah propeler-nya (turbin), yaitu mixer dengan satu propeller
dan mixer dengan dua propeller.
Mixer dengan satu propeller adalah mixer yang biasanya digunakan untuk
cairan dengan viskositas rendah.
Sedangkan mixer dengan dua propeller umumnya diigunakan pada cairan
dengan viskositas tinggi. Hal ini karena satu propeller tidak mampu
mensirkulasikan keseluruhan massa dari bahan pencampur (emulsi), selain itu
ketinggian emulsi bervariasi dari waktu ke waktu.
Komponen Mixer
Bagian-bagian Pokok Mixer yang penting adalah
1. Pengaduk
2. Roda Gigi
3. Saklar
4. Kipas
5. Motor.
Cara Kerja Mixer

Cara kerja mixer sangat sederhana, dimulai dari aliran listrik masuk ke saklar
dan motor.
Kemudian motor menggerakan mekanik melalui roda-roda gigi.
Kecepatan putaran diatur oleh swicth yang terhubung dengan salah satu
cabang dari stator.
Pengadukan didalam mixer dijalankan oleh motor universal dan biasanya
mempunyai beberapa kecepatan.
Macam-macam Mixer

Tumbling mixer / blender


Tumbling mixer biasanya
digunakan untuk pencampuran /
campuran butiran atau bubuk yang
mengalir bebas .
Double cone blender
Mixer jenis ini kecepatannya 30-100rpm
dan pencampuran terjadi dengan prinsip
tumbling. Jenis ini bisa digunakan untuk
menghasilkan campuran homogeny serbuk
dan granul.
Ribbon mixer
Ribbon mixer digunakan untuk
mencampur padatan yang sangat halus,
massa padat yang basah, padatan yang
lengket dan plastis. Biasanya digunakan
untuk pencampuran cair-padat dan
pencampuran padat-padat.
Alat pengaduk Cairan
Propeller Mixer
Pengaduk ini terdiri atas sebuah
propeller yang mirip dengan baling-baling
pendorong kapal dengan dua atau tiga
daun yang dipasang miring , yang
menyebabkan cairan untuk beredar
secara aksial dan arah radial.
Sistem Kendali Yang Digunakan :
Sistem Kontrol Loop Terbuka ( open loop)
Sistem loop terbuka menggunakan peralatan penggerak untuk mengontrol
proses secara langsung tanpa umpan balik. Pada sistem ini harga keluaran
sistem tidak dapat dibandingkan terhadap harga masukannya. Dengan kata
lain variable yang dikontrol tidak dapat dibandingkan terhadap harga yang
diinginkan. Umumnya masukan sistem dipilih berdasarkan pengalaman.
KESIMPULAN
Pemilihan Mixer
Pertimbangan pertama dan yang paling penting pada segala masalah
pencampuran adalah pemilihan peralatan. Faktor-faktor yang harus
dipertimbangkan meliputi :
1. Sifat fisik dari bahan yang akan dicampur
2. Pertimbangan ekonomi yang bersangkutan dengan proses, misalnya
waktu yang dibutuhkan untuk mencampur dan tenaga pelaksana yang
diperlukan
3. Biaya peralatan dan perawatannya.