Anda di halaman 1dari 40

Kelompok 1

ABDUL MAJID RIYADU SHOLICHIN 01


CAROLUS KELVIN RYAN WILAMIJ 08
IVAN DAVID EFRAIM 15
RACHMAT SEPTIADI MALIK 28
RIAN SOLIHIN 30
Pemahaman atas
Entitas yang Diaudit
&
Identifikasi Area Kunci
SURVEI
PENDAHULUAN
PEMAHAMAN ENTITAS

IDENTIFIKASI AREA
KUNCI

PENETAPAN TUJUAN
DAN LINGKUP

PENETAPAN KRITERIA

IDENTIFIKASI BUKTI

LAPORAN SURVEI
PENDAHULUAN
Pemahama
n atas
Entitas
yang
Diaudit
Manfaat Memahami
Entitas yang Diaudit
Sangat penting untuk
mempertajam tujuan audit
Mengidentifikasikan isu-isu
kritis dan penting
Membantu mencegah
temuan yang menyesatkan
(misleading)

BIAYA dan MANFAAT, lebih


besar mana??????????
Entry meeting merupakan
Entry
pertemuan pertama auditor dan
auditee.
Meeting
Dalam entry meeting auditor
harus membangun kesamaan
persepsi dengan auditee sehingga
terjalin kerjasama yang baik.
Kerja sama yang baik diharapakan
membantu pelaksanaan audit
terkait informasi yang dibutuhkan.
R M A S I
INF O r lu k a n
n g D i p e
ya

1. Gambaran Umum Entitas


i. Uraian ttg SI manajemen
a. Visi, misi, strategi entitas
j. KPI yang digunakan
b. Peraturan terkait
k. Notulen rapat
c. Kebijakan-kebijakan yang pimpinan/manajemen
ditetapkan entitas
l. Hasil diskusi manajemen dan
d. Lingkungan internal, eksternal, stakeholder
stakeholder
m. Hasil evaluasi dan laporan
e. Tugas pokok dan fungsi entitas audit internal entitas
f. Struktur organisasi n. Evaluasi program entitas dan
g. Anggaran dan realisasi rencana audit internal
h. Petunjuk pelaksanaan internal dan o. Hasil audit terdahulu
pedoman operasional
R M A S I
INF O r lu k a n
n g D i p e
ya
2. Pemahaman atas Input,
Proses, dan Output Entitas
Pemahaman ini bertujuan agar
auditor dapat memahamai
proses pelayanan yang
diberikan oleh entitas,
sumberdaya yang digunakan
sebagai input, bagaimana
sumberdaya itu diprose, dan
output apa yang dihasilkan.
R M A S I
INF O r lu k a n
n g D i p e
ya
3. Informasi Lain
a. Pendapat publik yang
direflesikan dalam keputusan
atau risalah sidang DPR
b. Hasil studi yag dilakukan oleh
Industri, Profesional, atau
kelompok-kelompok yang
berkepentingan
c. Informasil lain melalui
koordinasi antar departemen
d. Hasil-hasil penelitian akademis
e. Pekerjaaan-pekerjaan yang
dilakuka oleh negara lain
f. Hasil liputan media massa
Memahai Sistem Pengendalian
Intern
Apa itu SPI?
Pengendalian intern adalah
proses yang dirancang,
diimplementasikan, dan
dimonitor oleh pimpinan
dan personel entitas yang
bertanggung jawab
terhadap tata kelola
entitas untuk memberikan
keyakinan memadai
tentang pencapaian tujuan
entitas.
TUJUAN SPI
Efektifitas dan Efisiensi Operasi
Ketaatan Terhadap peraturan
perundang-undangan
Keandalan Laporan Keuangan
Pengamanan Aset
Unsur-unsur
SPI

1. Lingkungan Pengendalian :

Kondisi lingkungan organisasi yang menetapkan corak suatu


organisasi dan mempengaruhi kesadaran akan pengendalian.
Lingkungan Pengendalian merupakan DASAR 4 unsur yang lain.

Bagaimana?
Penegakan terhadap integritas
Pemebentukan Stuktur Organisasi sesuai kebutuhan
Pendelegasian wewenang yang tepat
Kepemimpinan yang kondusif
Unsur-unsur
SPI

2. Penilan Resiko

Proses yang meliputi identifikasi, analisis dan


pengolahan resiko yang dihadapi oleh manajemen, yang
dapat menghambat pencapaian tujuan organisasi.

Bagaimana ??
1. menetapkan tujuan Instansi Pemerintah yang memuat
pernyataan dan arahan yang spesifik, terukur, dapat dicapai,
relistis, dan terikat waktu. Tujuan tersebut dikomunikasikan
dengan pegawai.
2. Tujuan pada tingkat kegiatan
Unsur-unsur
SPI

3. Aktivitas Pengendalian

Kebijakan dan prosedur yang membantu menjamain


bahwa arahan manajemen dilaksanakan

Bagaimana ??
1. reviu atas kinerja
2. pembinaan sumber daya manusia
3. pengendalian fisik atas aset
4. pemisahan fungsi
5. otorisasi atas transaksi dan kejadian yang penting
Unsur-unsur
SPI

4. Informasi dan Komunikasi

Pengidentifikasian, penangkapan, dan pertukaran informasi


yang memungkinkan setiap orang dapat melaksanakan
tanggung jawab mereka.

Bagaimana ??
1. Menyediakan dan memanfaatkan segala saran informasi yang
ada
2. Mengelolah, mengembangkan, dan memperbarui sistem
informasi secara terus menerus.
Unsur-unsur
SPI
4. Monitoring

Proses untuk menentukan apakah SPI dirancang secara


memadai dan dilaksanakan secara efektif dan adaptif.

Bagaimana ??
1. Pemantauan berkelanjutan diselenggarakan melalui kegiatan
pengelolaan rutin, supervisi, pembandingan, rekonsiliasi, dan
tindakan lain yang terkait dalam pelaksanaan tugas
2. Evaluasi Terpisah diselenggarakan melalui penilaian sendiri,
reviu, dan pengujian efektivitas Sistem Pengendalian Intern.
Prosedur Dan Teknik
Pengumpulan
Informasi
teknik dan prosedur untuk mengumpulkan
informasi dalam rangka pemahaman entitas :

1. Wawancara (interview) Manajemen dan Staff


Kunci
2. Review atas Peraturan Perundangan, peraturan
dan kebijakan, dan pengarahan serta dokumen
3. Review atas Laporan kinerja entitas dan rencana
kerja dan prioritas
4. Review fisik terhadap fasilitas fasilitas yang
dimiliki oleh entitas
5. Telusuri Sistem dan Prosedur pengendalian
6. Analisis hubungan antara pemanfaatan sumber
daya dan
7. Identifikasi Risiko entitas
8. Review atas Laporan Audit dan Studi yang telah
dilakukan sebelumnya
CARA PENYAJIAN
INFORMASI
Informasi yang dikumpulkan harus
diseleksi, diringkas, dipadukan
memudahkan :
1. Pemeriksa dalam Memahami tingkat
kegunaan informasi
2. Mudah dimengerti oleh pihak yang
berkepentingan
Informasi yang dikumpulkan oleh
pemeriksa dapat disajikan dan
diadministrasikan dalam beberapa bentuk
, yaitu : uraian tertulis, fotokopi,
rekaman , ataupun Model
PENYAJIAN INFORMASI DENGAN
MENGGUNAKAN MODEL

Penyajian dalam bentuk


Beberapa Jenis Model :
model dapat beragam, mulai
dari yang sederhana sampai 1. Model Akuntansi Keuangan
ke bentuk yang lebih rumit (Financial Accounting)
dan kompleks. Selain itu 2. Model Bagan Organisasi
informasi yang disajikan (Organization Chart)
dapat berupa angka, kata , 3. Model Bagan Alir (Flow Chart)
atau gambar sebagai simbol
4. Model Sistem Pengendalian
(Control System)
5. Model Input - Proses - Output
FINANCIAL
ACCOUNTING
MODEL

o Informasi
dalam model
disajikan
dalam bentuk
neraca atau
laporan laba
rugi. Contoh:
ORGANIZATION
CHART MODEL

o Model yang
menggambarkan
susunan
organisasi
ditinjau dari
hubungan kerja,
pendelegasian
wewenang,
tanggung jawab,
dan kegiatan
formal
FLOW CHART
MODEL

o Menggambarkan
hubungan
manusia dengan
pekerjaan dalam
bentuk matriks.
CONTROL Menggambarkan unsur unsur
SYSTEM MODEL dasar kegiatan dan
keterkaitannya dengan sistem
pengendalian
INPUT - PROCESS
- OUTPUT MODEL

o Menggambarkan
suatu proses
dimulai dari
input, proses dan
output.
Kelebihan dan Kekurangan Berbagai Cara
Penyajian Informasi

Cara Kelebihan Kekurangan


Penyajian
Informasi
Uraian Tertulis Mudah disusun Dapat menjadi sangat panjang
Sulit dimengerti
Pembaca dapat kehilangan
maksud
Fotokopi Mudah dilaksanakan Sulit diatur, ditangani dan
Dokumen disimpan
Dokumen kurang dapat
dipahami
Copy dokumen tdk secara
langsung mengandung
informasi bidang yg diaudit
Rekaman Mempercepat Sulit dimengerti oleh
Pita Kaset pengumpulan data pendengar
Sulit dikoordinasi dgn cara
penyajian informasi
Cara Kelebihan Kekurangan
Penyajian
Informasi
Pemotretan Cepat dan menggambarkan hal- Memerulkan perlatan
hal yg bersifat fisik khusus
Diperlukan alat
pencetakan dan
penyimpanan scr khusus
utk melindungi gambar
Terbatas pada hasil fisik
dan tdk mengandung hasil
analisis
Model atau Mudah dikomunikasikan dan Penyusunan model
Grafik dipahami atau grafik
Dapat digunakan utk membutuhkan
mengarahkan audit dan pusat keahlian, pengalaman
perhatian audit dan banyak waktu
Alat penyaji informasi yg Bukan ditujukan utk
cepat mengidentifikasi
masalah
Alat utk melatih auditor
Dapat digunakan utk bahan
perencanaan audit
Pertimbangan Dalam Memilih Cara
Menguraikan Informasi

Penyajian Informasi Tepat Digunakan Saat


Uraian tertulis Menyampaikan informasi bersifat analitis
Fotokopi dokumen Informasi yg terkandung di dalam telah
mewakili dan tidak memerlukan
penjelasan terlalu banyak
Rekaman Bila pemeriksa memiliki waktu singkat
dan ingin memperoleh informasi yg
diberikan seseorang
Menghindari kealpaan informasi
Potret Menggambarkan kondisi fisik dan dapat
langsung disajikan dalam laporan audit
Laporan Atas Pemahaman Entitas dan
Lingkungannya

Tujuan Finansial
Entitas Non-Finansial

Hubungan Internal
Akuntabilit Eksternal
as

Sumber Daya Material


Sumber Sumber Daya Keuangan
Daya Sumber Daya Manusia

Hal-hal yg harus diperhatikan pemeriksa dalam memahami sumber daya:


- Pemeriksa harus menilai sumber, sifat dan nilai dari sumber daya
- Pemeriksa harus memahami hubungan antar sumber daya dan tujuan kerja yg ingin dicapai
- Pemeriksa harus mengetahui prioritas alokasi program, operasi dan aktivitas entitas
Laporan Atas Pemahaman Entitas dan
Lingkungannya
Unsur-unsur kinerja yg dinilai manajemen

Proses Sifat dan frekuensi laporan



Kriteria kinerja

Manajamen Metode yg digunakan dlm mengumpulkan &


menganalisi data
Pemanfaatan informasi kinerja

Tujuan entitas yg lebih spesifik, yg ingin


Tujuan dicapai organisasi terkait dgn
pelaksanaan prog/kegiatan untuk
Kinerja memenuhi aspek efektifitas, efisiensi dan
ekonomi.

Pemahaman atas program dan operasi


entitas memungkinkan auditor
Program menentukan apakah entitas beroperasi
sesuai dengan kewenangannya dan
dan Operasi bagaimana entitas mencapai tujuan dan
target kinerjanya.
Laporan Atas Pemahaman Entitas dan
Lingkungannya

Mencakup faktor-faktor yg relatif


Lingkungan sulit dikendalikan oleh manajemen
Eksternal (uncontrollable).
Faktor ekonomi, politik dan sosial
Identifikasi
Area
Kunci
Hanya pada bidang tertentu yang
dianggap sangat menetukan
keberhasilan/kinerja entitas yang
diaudit (AREA KUNCI)
Area kunci terlalu luas : hasil
tidak bulat, rekomendasi tidak
tajam
Area kunci terlalu sempit : hasil
audit kurang mumpuni, tidak
mewakili permasalahan.
Identifikasi area kunci adalah
tahap PALING KRITIS dan
MENENTUKAN dalam audit
kinerja.
PENGERTIAN
Area Kunci (key area) adalah area,
bidang, atau kegiatan yang
merupakan fokus audit dalam
entitas. Harus dilakukan karena
luasnya area entitas yang diaudit
sehingga tidak bisa diaudit
seluruhnya.
MANFAAT IDENTIFIKASI AREA KUNCI
Penggunaan sumber daya audit lebih
efektif dan efisien
Fokus sumber daya pada area audit
yang memiliki nilai tambah yang
maksimum
Lebih baik dibandingkan membagi
sumber daya secara merata
PENDEKATAN
UNTUK
IDENTIFIKASI
AREA KUNCI
Faktor pemilihan (selection
factors)
1. Risiko manajemen
2. Signifikansi
3. Dampak audit
4. Auditabilitas
RISIKO MANAJEMEN
Risk-based audit approach audit kinerja lebih menekankan pada
risiko manajemen terkait aspek ekonomis, efisiensi dan efektifitas.
Cara menilai Resiko manajemen dari sisi 3E, antara lain :
1. Pengeluaran dibawah atau diatas anggaran (signifikan)
2. Tidak tercapainya tujuan
3. Tingginya mutasi pegawai
4. Manajemen tidak bereaksi atas kelemahan yang ditemukan
5. Ekspansi program secara mendadak
6. Hubungan tanggung jawab yang tumpang tindih, tidak jelas, ambigu.
7. Aktivitas rumit dalam lingkungan yang penuh ketidakpastian
RISIKO MANAJEMEN (lanjutan)
Cara menilai Resiko manajemen dari sisi 3E, antara lain :
7. Aktivitas rumit dalam lingkungan yang penuh ketidakpastian,
indikator:
Kegiatan yang sangat terdesentralisasi dengan banyak stakeholder
Penggunaan teknologi yang berkembang sangat pesat dan canggih
Lingkungan yang dinamis dan kompetitif
Melibatkan berbagai macam instansi/lintas sektoral
Proyek atau aktivitas baru
Penilaian resiko manajemen dipengaruhi pengendalian internal
Pengendalian internal lemah menunjukkan resiko yang tinggi
SIGNIFIKANSI
Hampir sama dengan konsep materialitas pada audit LK
Penilaian profesional auditor dengan mempertimbangkan
materialitas keuangan, batas kritis keberhasilan, dan
visibilitas
Materialitas keuangan : didasarkan pada penilaian total kekayaan
entitas, pengeluaran tahunan, dan/atau penerimaan tahunan
Batas kritis keberhasilan : pentingnya suatu area dalam
menentukan keberhasilan suatu entitas.
Visibilitas atau kejelasan : suatu area berkaitan erat dengan
dampak eksternal dari kegiatan tersebut
DAMPAK AUDIT
Merupakan nilai tambah yang diharapkan dari audit,
yaitu suatu perubahan dan perbaikan yang dapat
meningkatkan 3E.
Beberapa kemungkinan dampak audit yang
diharapkan :
1. Aspek ekonomi
2. Aspek efisiensi
3. Aspek efektivitas
4. Peningkatan perencanaan, pengendalian, dan manajemen
5. Peningkatan akuntabilitas
6. Peningkatan mutu pelayanan
AUDITABILITAS
Audit-able-ty : kelayakan entitas untuk diaudit dan/atau auditor
untuk mengaudit
Berkaitan dengan kemampuan tim audit untuk melaksanakan audit
sesuai dengan standar profesi
Auditor dapat memutuskan untuk tidak melaksanakan audit secara
profesional pada beberapa area tertentu atau bahkan pada seluruh
area entitas
Baik karena keadaan entitas maupun karena keadaan auditor.
Sifat kegiatan tidak mungkin diaudit
Auditor tidak memiliki keahlian yang disyaratkan
Area audit sedang dalam perubahan signifikan
Tidak ada kriteria yang pantas untuk menilai kinerja
Lokasi lapangan pekerjaan tidak dapat dijangkau
Terima
Kasih