Anda di halaman 1dari 11

FITZPATRICKS CHAPTER 188

SUPERFICIAL FUNGAL INFECTION

TINEA CAPITIS
Page 3238 - 3267
Epidemiologi

Disebabkan oleh spesies Organisme penyebab dapat dikultur


Trichophyton dan Microsporum dari sisir, topi, sarung bantal,
mainan dan tempat duduk
Paling sering: anak-anak usia 3-14
tahun efek fungistatik dari asam Bahkan rambut yang jatuh, bias
lemak pada sebum penurunan menyimpan organisme yang
insiden setelah pubertas infeksius sampai lebih dari 1 tahun
Prevalensi: 4% di USA, dan 13% di Tingginya prevalensi kasus
sub-Sahara pada keturunan Afrika- asimtomatik menyebabkan sulitnya
Amerika eradikasi penyakit ini
Transmisi meningkat pada
higienitas yang kurang, kepadatan
penduduk, dan status sosioekonomi
Spesien yang paling sering: T.
tonsurans (US), M. canis (Eropa)
Patogenesis

Infeksi dimulai dari stratum corneum perifolikuler menyebar


disekeliling dan ke dalam batang rambut pada fase mid- dan late-
anagen menuju ke folikel untuk penetrasi ke korteks saat rambut
tumbuh ke atas, bagian rambut yang terinfeksi akan patah Karena
menjadi rapuh
Pola infeksi ektotriks
hanya artrokonidia yang berada di permukaan batang rambut yang terlihat, walaupun hifa
juga dapat muncul di dalam batang rambut
Kutikula menjadi rusak
Pemeriksaan lampu Woods fluoresensi kuning-kehijauan (tergantung organisme
penyebab)

Pola infeksi endotriks


Artrokonidia dan hifa terlihat di dalam batang rambut kutikula dan korteks intak
Berhubungan dengan tipe black dots rambut patah tepat di permukaan rambut
Pemeriksaan lampu Woods tidak ada fluorerensi
Gambaran Klinis

Tipe non-inflamasi
Disebut juga bentuk seboroik tinea kapitis
dominan skuama
Organisme tersering antropofilik M.
audouinii atau M. ferrugineum
Artrokonidia membentuk selubung
disekitar batang rambut rambut
menjadi abu-abu dan patah beberapa cm
di atas kulit kepala
Alopesia mungkin tidak Nampak, atau
dalam bentuk yang lebih inflamasi dapat
dalam bentuk patch bersisik eritematosa
berbatas tegas dengan rambut yang
patah
Pada pola ektotriks pada pemeriksaan
lampu Woods akan berfluoresensi
hijau
Gambaran Klinis

Tipe Black dots


Disebabkan organisme endotriks
antropofilik T. tonsurans atau T.
violaceum
Rambut patah tepat di atas kulit kepala
membentuk black dots berkelompok di
dalam patch alopesia polygonal dengan
tepi seperti jari
Rambut normal dapat terlihat di dalam
area rambut yang rusak
Skuama difus bisa terlihat
Beberapa pasien dapat berkembang
pustule folikuler, nodul seperti furunkel,
atau kerion (massa inflamasi yang basah,
dipenuhi oleh rambut yang rusak dan
orifisium folikuler yang mengeluarkan pus
Gambaran Klinis

Tipe Inflamasi
Penyebab organisme zoofilik atau
geofilik M. canis, M. gypseum, T.
verrucosum
Inflamasi respon hipersensitivitas
menyebabkan pustule folikuler
sampai furunkulosis atau kerion
Inflamasi intensif alopesia
Kulit kepala biasanya gatal dan
lembek
Tinea kapitis tipe inflamasi terjadi
limfadenopati servikal posterior
Diagnosis Banding
Histopatologi

Pada tina capitis, pewarnaan PAS dan methenamine silver dapat


menunjukkan gambaran hifa disekitar dn di dalam batang rambut.
Pada dermis menunjukkan infiltrasi perifolikuler dengan sel-sel limfosit,
histiosit, sel plasma, dan eosinophil
Gangguan folikuler menyebabkan reaksi sel raksasa foreign body
Pada bentuk kerion infiltrate akut leukosit polimorfonuklear di dalam
dermis dan folikel
Organisme tidak akan terlihat pada kerion respon host yang intensif
akan menghancurkan setiap jamur yang ada namun antigen jamur
masih dapat terlihat pada pemeriksaan imunofluoresens
Penatalaksanaan

TERAPI SISTEMIK TERAPI TOPIKAL


Dewasa Hanya sebagai terapi tambahan
Griseofulvin 20-25mg/kgBB/hr (6-8 Selenium sulfida 1% atau 2,5%
mgg)
Zinc pyrithione 1% atau 2%
Terbinafin 250 mg/hr (2-8 mgg)
Povidone iodine 2,5%
Itrakonazol 5 mg/kg/hr (2-4mgg)
Ketokenazol 2%
Flukonazol 6 mg/kg/hr (3 mgg)

Anak
Terbinafin 3-6 mg/kg/hr (2-8 mgg)
Regimen yg lain dosis sama dewasa
TERIMA KASIH