Anda di halaman 1dari 42

DEMAM DALAM

KEHAMILAN DAN
PERSALINAN

SERTA

DEMAM PASCA
PERSALINAN

OLEH KELOMPOK 8
DEMAM DALAM
KEHAMILAN DAN
PERSALINAN
DEMAM
DALAM
KEHAMILAN
DAN
PERSALINAN
ISK
BAKTERI
JAMUR

MALARIA
INFEKSI SALURAN KEMIH AKIBAT
BAKTERI

simptomatik
Disuria
Polakisuria
Rasa Nyeri
Stranguria
Tanesmus

Asimptomatik
PEMERIKSAAN URIN

Leukosit urin
Piuria >10/lpb
Leukosit urin >
hematuria 80000/ml urin
Proteinuri > 2 g / 24 jam
a
bakteriuri > 100000 koloni /
a mlurin
Regimen lain Regimen anti
ampisilin mikroba
amoksisilin Makrokristal nitro
Sefosporin furantio 100 mg /
sulfonamit hari
TERAPI
ISK AKIBAT JAMUR

penyebar Predispos
etiologi
an isi
DM

Penyakit auto imun


fungemia
Penggunaan anti biotik dan
kortikosterid jangka lama

jamur(kandida) HIV

Penggunaan istrumen

Penyebaran asenden Stasis urin

Obreuksi neuropati saraf


otomon
Gambaran klinik terapi

Sebagian besr tidak Ampotarisin b


menunjukan gejala Flukonazole sistemik
Bila ada gejala : iritasi Irigasi dengan
fisika urinaria ampoterisin b
Pemeriksaan sistoskopi :
bercak putih seperti
mutiara, hiperemia dan
infamasi vesika urinaria
Ditemuka hifa / pesaudo
hifa pada pemeriksaan
mikroskopik
MALARIA DALAM
KEHAMILAN
definisi epidemiologi
penyakit Disebabkan oleh 300 juta kasus akut per
protozoa( plasmodium) tahun
melalui gigitan nyamuk Kematian 1- 3 juta per tahun
anopheles 90% di afrika
daerah endemik di indonesia
di daerah pantai dan rawa

Gejala klinik
Demam
Anemia
splenomegali
DIAGNOSIS MALARIA

Tertiana ( p. Tropica( P. Kuartana (P. Akibat p.


vivaks) Palsiparum) Malariae ) ovale
Demam 2 Menghalan Masainkuba Mirip
hari sekali gi jalan ke si lebih dengan
Terjadi 2 otak lama dari tertiiana
minggu Koma, tertiana
setelah mngigau, dan tropika
infeksi kematian Gejala
tmbul 18-40
hari setelah
infeksi
Berulang
tiap 3 hari
PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Apus darah tepi


Deteksi antigen

RDT (rapid diagnostic test)

PCR (polymerase chain reaction)


kebutuhan glukosa karna hiper katabolik dan infeksi
parasit
a
Respon kelaparan
respon pulau pankreas terhadap stimulus sekresi
hipoglikemi
menyebabakan hiper insulin dan hipoglikemi
Kejadian pada trimester II dan III
paru akut
Presisposisi : anemia dan perubahan hemodinamik
Edema
Hemolisis eritrosit
Peningkatan kebutuhan Fe
anemia
Hemolisis berat defisiensi asam folat
KOMPLIKASI
Resiko terhadap janin
P.
P. vivaks
falsiparum

Abortus spontan, Pematur, kematian janin


dalam rahim, insufisiensi plasenta, gg.
Pertumbuhan janin, BBLR, gawat janin
dan malaria kongenital.
Penatalaksanaan malaria dalam
kehamilan

Pencegahan trasmisi Terapi malaria

Obat malaria Semua trimester :


profilaksis kuinin, artesunate
Pemekaian kelambu Trimester II dan
III : mefokuin,
pirimetamin
Kontra indikasi :
primakuin,
tetrasiklin,
doksisiklin,
halofantrin
Penanganan proses
Penanganan komplikasi
persalinan
Malaria serebral : anti Monitoring yang baik
malaria untuk ibu danjanin
Edema paru akut : cairan, Dirawat di unit perawatan
oksigen, diuretikdan intensif
ventilator Pemberian cairan
Hipoglikemi : dekstros 25- Transfusi ganti
50% Antipiretik
Anemia : transfusi Induksi persalinan
Gagal ginjal : caiaran, Seksio sesaria
diuretik, dialisis
Syok septikemia,
hipotensi, algid malaria :
sefalosporin generasi 3,
cairan , monitoring tanda
vital
Koagulopati : vit K 10mg
IV, perbaikan gizi
Ikterus: transfusi
DEMAM PASCA
PERSALINAN
DEMAM PASCA PERSALINAN
Demam yang timbul dimasa nifas oleh sebab
apapun.

Menurut Join Committee on Maternal


Welfare: kenaikan suhu tubuh 38C
yang terjadi pada 2 hari pada 10 hari
pertama pascapersalinan, kecuali pada 24
jam pertama pascapersalinan, dan diukur
dari mulut sekurang-kurangnya 4 kali
sehari
FAKTOR RESIKO
Faktor Status ekonomi
- meningkat pada status sosioekonomi rendah

Faktor Proses Persalinan


- meningkat pada partus lama, lamanya ketuban
pecah, korioamnionitis, dll.

Faktor Tindakan Persalinan


- meningkat pada orang yang mengalami seksio
sesarea.
BAKTERIOLOGI
Salah satu penyebab infeksi nifas yang paling
berbahaya dan dapat menimbulkan kematian Grup
A Streptokokus atau Streptococcus pyogens.
CARA TERJADI INFEKSI
Sarung tangan/alat penolong persalinan yang
dimasukkan ke jalan lahir tidak sepenuhnya
bebas kuman.
Droplet infection.

Aliran udara.

Koitus pada akhir kehamilan yang menyebabkan


pecahnya ketuban.
Infeksi intrapartum.
METRITIS

Infeksi yang timbul tidak hanya mengenai


desidua, miometrium, dan jaringan parametrium
metritis disertai selulitis pelvis.
Faktor predisposisi

1. Persalinan pervaginam
2. Persalinan seksio sesaria
Pat
o
g
e
n
e
si
s
Gejala klinis
Lokhia
Nyeri
Demam Suhu
TATALAKSANA DAN PENYULIT
Tatalaksana :
Pemberian antibiotik spektrum luas :
Oral / IV

Dilakukan kontrol selama 48-72 jam

72 jam belum membaik cari penyebab lain

Drainase abses dan / atau evakuasi jaringan


yang rusak ( berat )
INFEKSI LUKA OPERASI

Kejadian
PERITONITIS

Peritonitis merupakan penyulit yang kadang-


kadang terjadi pada penderita pasca seksio
sesaria yang mengalami metritis disertai nekosis
dan dehisensi insisi uterus.
SELULITIS
PARAMETRIUM
ABSES PELVIS
Pada keadaan yang sangat jarang selulitis
parametrium yang terjadi akan meluas dan
menjadi abses pelvis.
INFEKSI PERINEUM VAGINA DAN
SERVIKS
Infeksi luka episiotomi
Nyeri
Antibiotik
MASTITIS
Kelainan
KELAINAN UTERUS
Terapi
sebab
Proses
Subinvolusi
KELAINAN LAIN
Trombosis
Nekrosis
Terima
Kasih