Anda di halaman 1dari 14

Referat

Oleh:
Maghfira Ulfha Viani Pratiwi
04084821618237

Pembimbing:
dr. Nopriyati, SpKK, FINSDV
PENDAHULUAN
Tinea kruris mempunyai lesi yang khas berupa plak
eritematosa berbatas tegas, meluas dari lipat paha hingga ke
paha bagian dalam dan seringkali bilateral. Lesi disertai
skuama selapis dengan tepi yang meninggi.
Gambaran klinis tinea kruris disertai hiperpigmentasi
1. Pemeriksaan elemen jamur

Gambaran hifa (tanda panah biru). Dua garis lurus sejajar transparan,
bercabang dua dan bersepta) disertai spora di ujung hifa (tanda panah
merah)
2. Pemeriksaan kultur

Morfologi Koloni Gambaran Mikroskopis Keterangan

T. rubrum Beberapa mikrokonidia


berbentuk air mata,
makrokonidia jarang
berbentuk pensil

E. floccosum Tidak ada mikrokonidia,


beberapa dinding tipis
dan tebal. Makrokonidia
berbentuk gada.

T. interdigitale Mikrokonidia yang


bergerombol, bentuk
cerutu yang jarang,
terkadang hifa spiral.
Penatalaksanaan tinea kruris dibagi menjadi dua, yaitu
tatalaksana umum dan khusus.
Tatalaksana khusus tinea kruris juga dibagi menjadi
dua, yaitu tatalaksana topikal dan sistemik.
Pilihan obat antijamur topikal
Golongan Golongan Golongan Golongan lain
Imidazol Alilamin Naftionat
mikonazol 2% naftitin 1% tolnaftat 1% siklopiroksolamin
klotrimazol 1% terbinafin 1% tolsiklat 1%
ekonazol 1% butenafin 1% salep Whitfield
isokonazol salep 2-4/3-10
sertakonazol vioform 3%
tiokonazol 6,5%
ketokonazol 2%
bifonazol
oksikonazol 1%

Lama pengobatan tinea kruris samenggunakan antijamur


topikal umumnya mpai 1-2 pekan.
Pilihan obat antijamur sistemik