Anda di halaman 1dari 12

Pembimbing: Dr. Hasri Darni, Sp.

M
Oleh: Dewi Sri Juliana (2010730128)
Kepaniteraan Klinik Stase Ilmu Penyakit Mata
RSIJ Cempaka Putih FK UMJ
LATAR BELAKANG

Beberapa
Bakteri gram Vancomycin
laporan
positif obat pilihan
mengenai
penyebab paling untuk terapi
resistensi
umum dari empiris
vancomycin
endophthalmitis endophthalmitis
pada isolat
(eksogen & bakteri gram
bakteri gram
endogen). positif.
positif.
TUJUAN PENELITIAN

Mengevaluasi karakteristik mikrobiologi dan


hasil tajam penglihatan dari
endophthalmitis bakteri gram positif yang
resisten terhadap vancomycin.
METODE PENELITIAN

Rekam medis dari semua pasien dengan pembuktian kultur dan


terdiagnosis secara klinis endophthalmitis bakteri antara Januari 2005
dan Desember 2010.
Data yang dikumpulkan: rincian demografi, etiologi, komplikasi operasi,
durasi gejala, penggunaan obat-obatan (topikal atau sistemik), temuan
pemeriksaan (tajam penglihatan, adanya hipopion, sel-sel vitreous, dan
diskus optik), ultrasonografi (dengan memperhatikan keberadaan
membran vitreous), dan mikrobiologi (termasuk kultur dan
sensitivitas).
Lanjutan

Semua mata telah mendapatkan vancomycin intravitreal (1,0 mg


dalam 0,1 ml) dan amikacin (0,4 mg dalam 0,1 ml) atau
ceftazidime (2.25 mg dalam 0,1 ml).
Sampel biopsi vitreous diwarnai dengan pewarnaan gram dan
ditanamkan ke agar darah domba, agar coklat, agar Sabouraud
dextrose, thioglycollate, dan kaldu otak-jantung.
Sensitivitas antibiotik diuji dengan teknik difusi diskus.
Tajam penglihatan terbaik dikoreksi dari 20/200 atau lebih pada
akhir pemantauan.
Kultur Positif

Pertumbuhan organisme yang sama pada dua atau lebih media


Pertumbuhan konfluen di lokasi inokulasi pada satu medium
padat
Pertumbuhan dalam satu media dengan temuan mikroskop yang
konsisten.
Hasil

Dari 682 kultur, 448 (65.6%) merupakan bakteri gram positif.


Resisten terhadap vancomycin 7 (1,56%) kasus.
Usia rata-rata pasien adalah 35 tahun (dengan kisaran 4-70 tahun).
Tiga kasus karena posttraumatic, tiga karena pasca operasi, dan satu
karena asal dari endogen.
Tajam penglihatan hanya dengan persepsi cahaya terdapat pada tujuh
kasus tersebut.
Diskusi
Vancomycin antibiotik glycopeptide yang banyak digunakan dimana
efektif terhadap sebagian besar bakteri gram positif.
Vancomycin membunuh bakteri dengan mengikat gugus D-alanyl-D-
alanine dari asam N-acetylmuramic dan N-asetilglukosamin peptida.
Dalam kasus ini, Bacillus sp. adalah bakteri gram positif yang paling
umum yang resisten terhadap vancomycin.
Sebagian besar pasien memiliki tajam penglihatan yang buruk
kemungkinan dikarenakan resistensi mikroba, virulensi dari organisme,
serta trauma bersamaan pada beberapa pasien.
Bakteri gram positif yang resisten terhadap vancomycin ini yang paling
mungkin untuk sensitif terhadap generasi kedua, ciprofloxacin
fluorokuinolon.
Quinupristin-dalfopristin, linezolid, daptomycin, dan tigecycline telah
digunakan untuk mengobati infeksi sistemik yang disebabkan oleh
bakteri resisten vancomycin.
Kesimpulan

Bakteri gram positif yang resisten terhadap vancomycin


merupakan hal yang jarang terjadi. Besarnya resistensi
antibiotik memerlukan pengawasan berkelanjutan dan
pelaporan berkala dari laboratorium.
Terima Kasih