Anda di halaman 1dari 16

Pasar dan Bentuk-

Bentuk Pasar

Anhar Fahrudin
X IPA 3
08
A.Pengertian Pasar dan Bentuk-bentuk
Pasar
B.Penggolongan Pasar menurut
Strukturnya
A. Pengertian
Pasar adalah proses hubungan timbal balik antara penjual dan
pembeli untuk mencapai kesepakatan harga dan jumlah suatu
barang / jasa yang diperjualbelikan.
Syarat Syarat Pasar adalah:
a. Adanya penjual.
b. Adanya pembeli.
c. Adanya barang atau jasa yang diperjualbelikan.
d. Terjadinya kesepakatan antara penjual dan
pembeli.
Bentuk-bentuk Pasar

Bentuk-bentuk pasar dapat diklasifikasikan sebagai berikut:


1. Bentuk Pasar menurut Sifat/Wujud Barang dan Cara
Penyerahannya
2. Bentuk Pasar menurut Luas Wilayah Kegiatannya
3. Menurut Waktu Penyelenggaraannya
4. Menurut Jenis Barang yang Diperjual-belikan
1. Berdasarkan sifat barang dan cara penyerahannya, pasar
dibedakan menjadi:
a. Pasar konkret
Pasar konkret, yaitu pasar di mana barang yang diperjualbelikan
benar-benar ada dan penjual dan pembeli bertemu langsung.
Ciri-ciri pasar konkret:
1) transaksi dilakukan secara tunai,
2) barang dapat dibawa/diambil saat itu juga,
3) barang yang diperjualbelikan benar-benar ada/nyata,
b. Pasar abstrak
Pasar abstrak, yaitu pasar di mana barang yang diperjualbelikan tidak
tersedia secara langsung dan antara penjual dan pembelinya tidak
bertemu secara langsung.
Ciri-ciri pasar abstrak:
1) penjual dan pembeli berada di tempat yang berbeda dan ber-jauhan
jaraknya,
2) transaksi dilandasi oleh rasa saling percaya,
3) barang yang diperjualbelikan tidak tersedia, hanya contoh saja,
2. Berdasarkan luas wilayah kegiatannya, pasar dapat
dibedakanmenjadi:
a. Pasar regional
Pasar regional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi beberapa
negara pada wilayah tertentu. misalnya di kawasan Asia Tenggara dibentuk
AFTA.
b. Pasar internasional
Pasar internasional adalah pasar yang daerah pemasarannya mencakup
seluruh kawasan dunia. misalnya pasar kopi di Brasil,pasar wol di Sidney,
Australia.
c. Pasar lokal
Pasar lokal adalah pasar yang daerah pemasarannya hanya meliputi
daerah tertentu, dan pada umumnya menawarkan barang yang dibutuhkan
masyarakat di sekitarnya. Misalnya Pasar Klewer di Solo yang menyediakan
berbagai jenis kain batik, karena masyarakat di Solo dan sekitarnya banyak
yang mengenakan batik.
d. Pasar nasional
Pasar nasional adalah pasar yang daerah pemasarannya meliputi wilayah
satu negara. Pasar ini menjual barang-barang yang dibutuhkan oleh
masyarakat negara tersebut.
3. Berdasarkan waktu penyelenggaraannya, pasar dapat
dibedakan menjadi:
a. Pasar harian
Pasar harian adalah pasar yang dilakukan setiap hari.Contohnya pasar-
pasar tradisional di lingkungan rumah yang menjual kebutuhan pokok
sehari-hari, pasar induk, di jakarta,dan lain-lain.
b. Pasar mingguan
Pasar mingguan adalah pasar yang dilakukan hanya setiap seminggu
sekali. Biasanya nama pasar ini diambil dari nama hari pelaksanaan,
contohnya Pasar Senin, Pasar Minggu,Pasar Rebo, dan lain-lain.
c. Pasar bulanan
Pasar bulanan adalah pasar yang dilakukan sebulan sekali.Pasar
bulanan biasanya terdapat di sekitar pabrik dan dibuka setiap kali
karyawan pabrik tersebut menerima gaji.
d. Pasar tahunan
Pasar tahunan adalah pasar yang dilakukan setahun sekali. Pasar ini
diselenggarakan berkaitan dengan acara atau kegiatandan sering
digunakan sebagai ajang pameran atau promosi. Contohnya Pekan Raya
Jakarta (PRJ), Pasar Sekaten di Jogjakarta dan Solo.
4. Berdasarkan jenis barang yang diperjualbelikan, pasar
dibedakan menjadi:

a. Pasar barang distribusi


Pasar barang distribusi adalah pasar yang menjual faktor-
faktor produksi. Misalnya bursa tenaga kerja, pasar modal,
pasar mesin-mesin produksi, dan lain-lain.
b. Pasar barang konsumsi
Pasar barang konsumsi adalah pasar yang menjual barang-
barang yang secara langsung dapat dikonsumsi/dipakai.
Contohnya pasar buah, pasar ikan, pasar pakaian, dan lain-lain.
B. Penggolongan Pasar menurut
Strukturnya

1. Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna merupakan sebuah jenis pasar dengan


jumlah penjual dan pembeli yang sangat banyak dan produk yang
dijual bersifat homogen. Harga terbentuk melalui mekanisme pasar
dan hasil interaksi antara penawaran dan permintaan sehingga
penjual dan pembeli di pasar ini tidak dapat mempengaruhi harga
dan hanya berperan sebagai penerima harga (price-taker).
Ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna:

a. Banyak dalam penjual / produsen.


b. Barang yang dijual homogen.
c. Setiap perusahaan bebas masuk dalam pasar.
d. Penjual dan pembeli secara individu tidak dapat
mempengaruhi harga.
e. Harga ditentukan melalui pasar ( permintaan dan
penawaran).
f. Penjual / pembeli mengetahui sepenuhnya informasi
pasar.
2. Pasar Monopoli

Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana hanya


terdapat satu penjual yang menguasai pasar. Penentu harga pada
pasar ini adalah seorang penjual (Monopolis). seorang penjual
dapat menaikan atau mengurangi harga dengan cara menentukan
jumlah barang yang akan diproduksi; semakin sedikit barang
yang diproduksi, semakin mahal harga barang tersebut.
Ciri-ciri Pasar Monopoli:

a. Pasar monopoli adalah industri satu


perusahaan.
b. Tidak mempunyai barang pengganti yang
mirip.
c. Tidak terdapat kemungkinan untuk masuk ke dalam
industri.
d. Dapat mempengaruhi penentuan
harga.
e. Promosi iklan kurang diperlukan.
3. Pasar Oligopoli

Pasar Oligopoli adalah adalah pasar di mana penawaran satu


jenis barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. Umumnya
jumlah perusahaan lebih dari dua tetapi kurang dari sepuluh.
Dalam pasar oligopoli, setiap perusahaan memposisikan dirinya
sebagai bagian yang terikat dengan permainan pasar, di mana
keuntungan yang mereka dapatkan tergantung dari tindakan
mereka. Praktek oligopoli umumnya dilakukan sebagai salah satu
upaya untuk menahan perusahaan-perusahaan potensial untuk
masuk kedalam pasar.
Ciri-ciri pasar oligopoli :

a. Menghasilkan barang standar maupun barang


berbeda corak
b. Kekuasaan menentukan harga adakalanya lemah
dan adakalanya sangat tangguh
c. Jenis barangnya bisa homogen atau
diferensiasi.
d. Kekuasaan menentukan harga, terkadang kuat
(tangguh) dan ada kalanya sangat lemah.
e. Hambatan masuk cukup kuat, karena paten dan
modal yang diperlukan sangat besar.
4. Pasar Monopolistik

Pasar monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana


terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang serupa
tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada
pasar monopolistik tidak terbatas, namun setiap produk yang
dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang
membedakannya dengan produk lainnya. Yang membedakan
dengan pasar persaingan sempurna ialah bahwa pada pasar ini
produsen mampu membuat perbedaan-perbedaaan pada
produknya.
Ciri-ciri persaingan monopolistik :

a. Terdapat banyak penjual


b. Barangnya berbeda corak
c. Perusahaan mempunyai sedikit kekuasaan
mempengaruhi harga
d. Kemasukan ke dalam industri relatif mudah
e. Persaingan promosi penjualan sangat aktif.