Anda di halaman 1dari 33

MANAJEMEN

KEPERAWATAN

Ns. NLP. DINA SUSANTI, S.Kep, M.Kep


MAKP
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MAKP
A. KUALITAS PELAYANAN
KEPERAWATAN :
1. PENINGKATAN ASUHAN
2. KEUNTUNGAN INSTITUSI
3. EKSISTENSI
4. KEPUASAN KERJA
5. KEPERCAYAAN KONSUMEN
6. ATURAN/STANDAR
M A K P (Lanjutan)
B. STANDAR PRAKTEK
DISESUAIKAN DENGAN 14
KOMPONEN KDM HENDERSON

C. MODEL PRAKTEK
1. MP. KEP RUMAH SAKIT
2. MP. KEP RUMAH
3. MP. KEP BERKELOMPOK
4. MP. KEP INDIVIDUAL
M A K P (Lanjutan)

D. MANAGERIAL
FOKUS PADA PRILAKU MANAGER
YANG MEMENTINGKAN TUJUAN
ORGANISASI.
DASAR PENERAPAN METODE SISTEM
PEMBERIAN ASUHAN KEPERAWATAN
1. FILOSOFI INSTITUSI (FISI & MISI)
2. EKONOMIS
3. MENAMBAH KEPUASAN PASIEN,
KELUARGA DAN MASYARAKAT
4. MENAMBAH KEPUASAN KERJA
5. DAPAT DITERAPKAN PROSES
KEPERAWATAN
6. KOMUNIKASI TIM PERAWATAN
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL
1. METODE FUNGSIONAL
BERORIENTASI PADA SATU TUGAS
KEPERAWATAN SAJA. MISALNYA
MELAKUKAN PERAWATAN LUKA ATAU
INJEKSI. SEORANG PERAWAT AKAN
MELAKUKAN TINDAKAN KEPERWATAN
(M.LUKA) PADA SEMUA PASIEN DI
BANGSAL.
PERAWAT
SPESIALISASI
PASANG INFUS
PERAWAT SPESIALISASI
PASANG INFUS
PERAWAT SPESIALISASI
INJEKSI
PERAWAT SPESIALISASI
INJEKSI
PERAWAT SPESIALISASI
RAWAT LUKA
PERAWAT SPESIALISASI
RAWAT LUKA
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

KEPALA RUANGAN

P. INJEKSI P. LUKA P. OBAT

- PASIEN - PASIEN - PASIEN


- PASIEN - PASIEN - PASIEN
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

KELEBIHAN M.FUNGSIONAL
1. EFISIENSI TENAGA
2. PEMBAGIAN TUGAS JELAS
3. PERAWAT SENIOR MEMEGANG
MANAGERIAL
4. PERAWAT MUDA PADA TINDAKAN
KEPADA PASIEN
5. BAIK UNTUK PERAWATAN JANGKA
PENDEK
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

KEKURANGAN M.FUNGSIONAL
1. TIDAK ADA KEPUASAN
2. PELAYANAN KEPERAWATAN
TERPISAH-PISAH
3. KEMAMPUAN PERAWAT HANYA PADA
TINDAKAN YANG TERKAIT SAJA
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)
2. METODE TIM
METODE YANG TERDIRI DARI TIM
KEPERAWATAN DALAM MEMBERIKAN
ASUHAN KEPERAWATAN
PROFESIONAL KEPADA PASIEN.

PERAWAT RUANGAN DIBAGI MENJADI


2-4 TIM YANG TERDIRI DARI
PROFESIONAL, TEKNIKAL,
PEMBANTU.
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)
KEPALA RUANGAN

K.TIM K.TIM K.TIM

- STAF - STAF - STAF


- STAF - STAF - STAF
- STAF - STAF - STAF

PASIEN PASIEN PASIEN


OPERAN TIM PERAWAT 1
OPERAN TIM PERAWAT 2
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)
KEKURANGAN M.TIM
KONFREN YANG DIBUTUHKAN DALAM
ANGGOTA TIM AKAN SULIT DILAKUKAN
PADA WAKTU SIBUK

KELEBIHAN M.TIM
1. PERAWATAN MENYELURUH
2. MENDUKUNG PROSES
KEPERAWATAN
3. KEPUASAN PADA ANGGOTA TIM
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

KONSEP METODE TIM


1. K.TIM SEBAGAI PERAWAT
PROFESIONAL
2. PENTINGNYA KOMUNIKASI YANG
EFEKTIF
3. ANGGOTA TIM HARUS
MENGHARGAI K.TIM
4. DUKUNGAN KEPALA RUANGAN
SANGAT PENTING
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)
TANGGUNG JAWAB ANGGOTA TIM
1. MEMBERI ASKEP PADA PASIEN
2. KERJASAMA DNG ANGGOTA DAN
ANTAR TIM
3. MEMBERI LAPORAN

TANGGUNG JAWAB K.TIM


1. MEMBERI PERENCANAAN
2. MEMBUAT PENUGASAN, SUPERVISI
DAN EVALUASI
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

TANGGUNG JAWAP K.RUANGAN


1. PERENCANAAN
2. PENGORGANISASIAN
3. PENGARAHAN
4. PENGAWASAN
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

3. METODE PRIMER
METODE INI BERKAITAN DENGAN
PERAWAT YANG BERTANGGUNG
JAWAB TERHADAP PASIEN DARI
PASIEN MASUK SAMPAI PULANG.

PADA METODE INI ADA KEJELASAN


ANTARA PEMBUAT RENCANA DNG
PELAKSANA, PENILAIAN SERTA
DITUNTUT KEMANDIRIAN PERAWAT.
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)
T.MEDIS K.RUANG SARANA

PP1

PA1, PA2, PA3

- PASIEN
- PASIEN
- PASIEN
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

KELEBIHAN M. PRIMER
1. KONTINYU DAN KOMPREHENSIF
2. PP MENDAPAT AKONTABILITAS
TINGGI DAN DAPAT
MENGEMBANGKAN DIRI
3. MENGUNTUNGKAN PERAWAT,
PASIEN, DOKTER DAN RS.
4. ASKEP BERMUTU TINGGI
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)
KEKURANGAN M.PRIMER

HANYA DAPAT DILAKUKAN PERAWAT


YANG MEMILIKI PENGALAMAN DAN
PENGETAHUAN YANG MEMADAI DENGAN
KRETERIA :
1. ASERTIF
2. SELF DIRECTION
3. MEMBUAT KEPUTUSAN
4. KOLABORASI
5. KEP KLINIK
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

KONSEP DASAR M.PRIMER


1. TANGGUNG JAWAB DAN TANGGUNG
GUGAT
2. ADANYA OTONOMI
3. KERTIBAN PASIEN DAN KELUARGA

TUGAS PERAWAT PRIMER


1. MENERIMA PASIEN
2. MEMBUAT PERENCANAAN
3. MENYIAPKAN PENYULUHAN
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)
PERAN KEPALA RUANGAN
1. SEBAGAI KONSULTAN
2. ORIENTASI KARYAWAN BARU
3. MENYUSUN JADWAL DINAS
4. EVALUASI KERJA
KETENAGAAN M.PRIMER
1. PP ADALAH PERAWAT BED SIDE
2. 1 PERAWAT 4-6 PASIEN
3. PENUGASAN DITENTUKAN PKR
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

4. METODE KASUS
SETIAP PERAWAT DITUGASKAN MERAWAT PASIEN
PADA KASUS YANG SAMA, SEPERTI PS INTENSIF ATAU
ISOLASI

KELEBIHAN
1. PERAWAT LEBIH MEMAHAMI KASUS
2. EVALUASI MANAJERIAL LBH MUDAH

KEKURANGAN
1. PENANGGUNG JWB TIDAK PASTI
2. PERLU TENAGA BANYAK.
JENIS MODEL ASUHAN
KEPERAWATAN PROFESIONAL (Lanjutan)

KEPALA RUANGAN

STAF STAF STAF

PASIEN PASIEN PASIEN