Anda di halaman 1dari 13

KELENJAR GETAH BENING

PREAURICULAR

KELOMPOK 3
Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga
Telaah Pustaka

1
Kelenjar Getah Bening
Merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh
submandibular (bagian bawah rahang bawah; sub:
bawah; mandibula:rahang bawah), ketiak atau
lipat paha yang teraba normal pada orang sehat
Pembesaran kelenjar getah bening dapat berasal
dari penambahan sel-sel pertahanan tubuh yang
berasal dari KBG itu sendiri seperti limfosit, sel
plasma, monosit dan histiosit,atau karena
datangnya sel-sel peradangan (neutrofil) untuk
mengatasi infeksi di kelenjar getah bening
(limfadenitis), infiltrasi (masuknya) sel-sel ganas
atau timbunan dari penyakit metabolit makrofag
(gaucher disease)
2
3
Limphonodes Kepala - Leher

4
Fungsi Kelenjar Getah
Bening
Mengembalikan cairan dan protein dari jaringan ke
dalam sirkulasi darah.
Mengangkut limfosit dari kelenjar limfe ke sirkulasi
darah.
Untuk membawa lemak yang sudah dibuat emulsi dari
usus ke sirkulasi darah. Saluran limfe yang
melaksanakan fungsi ini ialah saluran lakteal.
Kelenjar limfe menyaring dan menghancurkan
mikroorganisme untuk menghindarkan penyebaran
organism itu dari tempat masuknya ke dalam jaringan,
ke bagian lain tubuh.
Apabila ada infeksi, kelenjar limfe menghasilkan zat
anti (antibodi) untuk melindungi tubuh terhadap
kelanjutan infeksi.

6
Pemeriksaan fisik

7
Inspeksi

Tanda tanda inflamasi


Bandingkan kanan dan kiri

8
Palpasi

Ukuran
Nyeri tekan ( hangat: peradangan atau
pendarahan )
Konsistensi (keras seperti batu mengarahkan
kepada keganasan, padat seperti karet
mengarahkan kepada limfoma; lunak
mengarahkan kepada proses infeksi;
fluktuatif mengarahkan telah terjadinya
abses/pernanahan)
Bergerombol (tuberkulosis, keganasan)

9
https://www.youtube.com/watch?v=LjDAidSVs5A 10
Interpretasi

11
Pada pembesaran KGB oleh infeksi virus, KGB
umumnya bilateral (dua sisi-kiri/kiri dan kanan),
lunak dan dapat digerakkan. Bila ada infeksi oleh
bakteri, kelenjar biasanya nyeri pada penekanan,
baik satu sisi atau dua sisi dan dapat fluktuatif
dan dapat digerakkan. Adanya kemerahan dan
suhu lebih panas dari sekitarnya mengarahkan
infeksi bakteri dan adanya fluktuatif menandakan
terjadinya abses. Bila limfadenopati disebabkan
keganasan tanda-tanda peradangan tidak ada,
KGB keras dan tidak dapat digerakkan (terikat
dengan jaringan di bawahnya)

12
Thank
you