Anda di halaman 1dari 13

SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU KESEHATAN

MASYARAKAT

Kelompok 1
Gilang aji pratama (015.01.3182)
Nunung laksminiar (015.01.3211)
Yeni marliani (015.01.3280)
DEFINISI

Seorang ahli kesehatan masyarakat dari yale


university, prof. Winslow (1920) kesehatan
masyarakat adalah ilmu dan seni mencegah penyakit,
memperpanjang hidup, meningkatkan kesehatan
fisik dan mental, serta meningkatkan efisien hidup.
Menurut Ikatan Dokter Amerika (1948) Kesehatan
Masyarakat adalah ilmu dan seni memelihara,
melindungi dan meningkatkan kesehatan masyarakat
melalui usaha-usaha pengorganisasian masyarakat.
Ruang Lingkup Kesehatan Masyarakat

Kesehatan Masyarakat ini antara lain:


1. Administrasi Kesehatan Masyarakat.
2. Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku.
3. Biostatistik/Statistik Kesehatan.
4. Kesehatan Lingkungan.
5. Gizi Masyarakat.
6. Kesehatan Kerja.
7. Epidemiologi.
Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Masalah
Kesehatan Masyarakat Di Indonesia

Meliputi :
1. Faktor lingkungan.
2. Faktor perilaku dan gaya hidup masyarakat.
3. Faktor sosial ekonomi.
4. Kurangnya kesadadran dalam pemeliharaan kesehatan.
5. Faktor sistem pelayanan kesehatan
Sasaran Kesehatan Masyarakat

Sasaran kesehatan masyarakat adalah seluruh


masyarakat termasuk individu, keluarga, dan kelompok
tertentu; baik sehat maupun sakit, khususnya mereka
yang beresiko tinggi dalam masyarakat.
Sejarah Perkembangan
Kesehatan Masyarakat di Dunia

Sejarah kesehatan masyarakat tidak terlepas dari 2 tokoh


metologi Yunani, yakni Asclepius dan Higeia. Asclepius
diceritakan bahwa ia telah dapat mengobati penyakit dan
bahkan melakukan bedah berdasarkan prosedur-prosedur
tertentu (surgical procedure) dengan baik.
Higeia mengajarkan kepada pengikutnya dalam
pendekatan masalah kesehatan melalui hidup seimbang,
menghindari makanan / minuman beracun, makan makanan
yang bergizi (baik), cukup istirahat dan melakukan olahraga.
Dari cerita mitos Yunani, Asclepius dan Higeia
tersebut, akhirnya muncul dua aliran atau pendekatan
dalam menangani masalah-masalah kesehatan
diantaranya :
1. Kelompok atau aliran pertama cenderung menunggu
terjadinya penyakit (setelah sakit).
2. Kelompok kedua, cenderung melakukan upaya-upaya
pencegahan penyakit dan meningkatkan kesehatan
(promosi) sebelum terjadinya penyakit.
Dalam perkembangan selanjutnya maka
seolah-olah timbul garis pemisah antara kedua
kelompok profesi, yakni pelayanan kesehatan
kuratif (curative health care) dan pelayanan
pencegahan atau preventif (preventive health
care).
Periode-Periode Perkembangan Kesehatan Masyarakat di Dunia

1. Periode Sebelum Ilmu Pengetahuan (Pre-scientific period)


pada zaman Romawi kuno telah dikeluarkan suatu
peraturan yang mengharuskan masyarakat mencatatkan
pembangunan rumah, melaporkan adanya binatang-
binatang yang berbahaya, dan binatang-binatang piaraan
yang menimbulkan bau, dan sebagainya.
Kemudian pada permulaan abad pertama sampai kira-
kira abad ke-7 kesehatan masyarakat makin dirasakan
kepentingannya karena berbagai macam penyakit
menular mulai menyerang sebagian besar penduduk dan
telah menjadi epidemi bahkan di beberapa tempat telah
menjadi endemi.
2. Periode Ilmu Pengetahuan (scientific period).
Bangkitnya ilmu pengetahuan pada akhir abad ke-
18 dan awal abad ke-19 mempunyai dampak yang
luas terhadap segala aspek kehidupan manusia,
termasuk kesehatan. Kalau pada abad-abad
sebelumnya masalah kesehatan khususnya
penyakit hanya dilihat sebagai fenomena biologis
dan pendekatan yang dilakukan hanya secara
biologis yang sempit, maka mulai abad ke-19
masalah kesehatan adalah masalah yang kompleks.
Perkembangan Kesehatan Masyarakat di Indonesia

Perkembangan kesehatan masyarakat di


indonesia dimulai pada abad ke-16, yaitu
dimulai dengan adanya upaya pemberantasan
penyakit cacar dan kolera yang sangat ditakuti
oleh masyarakat pada waktu itu.
Perkembangan Promosi Kesehatan di Indonesia

Sebelum Tahun 1965 (sebelum sampai awal


kemerdekaan).
Periode Tahun 1965-1975.
Periode Tahun 1975-1985.
Periode Tahun 1985-1995.
Periode Tahun 1995-Sekarang.
Terimakasih