Anda di halaman 1dari 20

FILSAFAT SAINS PRIBADI

Hartini
1167020034
Biologi 2A

1
BAHAN DDP- 2010/2011 2
Pendahuluan

Dilihat dari penciptaannya, manusia tersusun dari


unsur bumi dan langit. Unsur bumi menyumbang tanah
sebagai unsur penciptaannya; setelah proses penciptaan
fisiknya sempurna dari tanah ini, ruh sebagai unsur
langit ditiupkan Allah kepadanya. Dari dua unsur ini,
berdasar fungsinya, manusia disimbulkan dengan tiga
unsur utama: hati, akal, dan jasad
3
Siapapun dan apapun kedudukannya, manusia
harus memahami hakikat diri dan kehidupannya.
Hal ini penting untuk menjaga agar manusia
dapat berlaku adil terhadap dirinya, penciptanya,
sesama manusia, dan makhluk lainnya

4
A.Pengertian Hakekat Manusia

manu (Sansekerta) ,
mens (Latin) yang artinya berfikir,
MANUSIA berakal budi atau homo, yang Berarti
manusia.
Berdasarkan Al Quran

Jika diperhatikan dengan seksama, penggunaan kata yang merujuk pada


makna manusia dalam al-Quran terdapat beberapa istilah. Istilah tersebut
antara lain basyar (), al-Insan (), dan al-Nas (). Masing-
masing istilah tersebut memiliki maksud dan perberdaan tersendiri. Dan
menurut Qurais Shihab berikutnya yaitu kata Al-insan yang berarti lupa,dan
dalam Al-quran juga menegaskan kualitas manusia dan nilai manusia dengan
menggunakan empat istilah yaitu Al-insaan (Makhluk pelupa),An-Naas
(Makhluk Sosial),Al-Basyar (Makhluk perasa/emosional)dan Bani Adam
(Merupakan keturunan Nabi Adam).

6
Berdasarkan Ahli Filsafat
Pandangan Socrates mengenai hakikat
manusia :Manusia adalah seorang yang
rasional. Manusia mungkin bervariasi dalam
kemampuan rasionalitasnya, mungkin mereka
dapat kekurangan secara mental, atau mungkin
mereka malah menolak kerasionalitasan.

7
Hakikat manusia menurut plato adalah :Setiap
manusia lahir dengan memilki kebutuhan
biologis masing-masing,tugas paling mendasar
dari jiwa manusia adalah untuk mengejar
pengetahuan,kebutuhan dari jiwa yang
menginginkan pemurnian dari badannya, dan
jiwa tersebut tidak akan dapat murni sampai
dia mati,bagian paling rasional dari jiwanya
adalah bagian yang dapat mendapatkan
kebenaran.

8
Hakikat manusia menurut Musa asyari :
Hakekat manusia harus dilihat pada
tahapannya nafs, kekuatan, diri, ego dimana
pada tahap ini semua unsur membentuk
kesatuan diri yang aktual, kekinian dan
dinamik, dan aktualisasi kekinan yang dinamik
yang brada dalam perbuatan dan amalnya.

9
HAKIKAT ALAM
Alam semesta merupakan realitas yang dihadapi
oleh manusia, yang sampai kini baru sebagian kecil
saja yang dapat diketahui dan diungkap oleh
manusia. Bagi seorang ilmuwan akan menyadari
bahwa manusia diciptakan bukanlah untuk
menaklukkan seluruh alam semesta, akan tetapi
menjadikannya sebagai fasilitas dan sarana ilmu
pengetahuan yang dapat dikembangkan dari
potensi manusia yang sudah ada saat ajali.

10
Berdasarkan Al Quran
Alam terwujud dari bentuk-bentuk yang konkrit ( Alam Nyata)
yaitu alam yang dapat di lihat dengan panca indera manusia
melalui pengamatan fenomena alam, sedangkan bentuk bentuk
yang abstrak (Alam Ghaib) yaitu alam yang tidak dapat dti
tangkap oleh panca indera manusia.Dan dalam hakikatnya alam di
ciptakan allah swt bukan hanya untuk di tempati
manusia,melainkan untuk mempercayai bahwa alam di ciptakan
sebagai wujud adanya maha pencipta dan mempercayai ALLAH
SWT sebagai maha pencipta.Jauh sebelum ilmuan mempelajari
terbentuknya alam,dalam al-quran menjelaskan proses
terbentuknya alam semesta beserta isinya.
11
Berdasarkan Ahli Filsafat
Menurut Isaac Newton (1725 M).
Dari temuannya yang terkenal Mechanistic determinisme atau
hukum mekanik. Dengan ditemukannya hukum mekanik ini oleh
Newton, maka tersibaklah rahasia kerja alam sehingga campur
tangan Tuhan terhadap alam seperti yang dijelaskan oleh agama
dipandang tidak begitu penting lagi.

Menurut Al-Kindi (796-873).


Alam ini diciptakan dan penciptanya adalah Allah. Segala yang
terjadi dalam alam mempunyai hubungan sebab dan musabab.
Sebab mempunyai efek kepada musabab, rentetan sebab-musabab
ini berakhir kepada sebab pertama yaitu Allah pencipta alam. 12
Menurut Al-Farabi (872-950).
Alam bersifat mumkin wujudnya dan oleh karena itu berhajat pada suatu zat
yang bersifat wajib wujudnya untuk merubah kemungkinan wujudnya
kepada wujud hakiki, yaitu sebagai sebab bagi terciptanya wujud yang
mungkin itu.

Menurut Ibnu Sina (980-1037).


Ibnu Sina membagi wujud kedalam tiga macam: wujud mustahil (mumtani'),
wujud mungkin (mumkin), dan wujud mesti (wajib). Tiap yang ada harus
mempunyai esensi (mahiah) disamping wujud. Diantara wujud dan mahiah,
wujudlah yang lebih penting, karena wujudlah yang membuat mahiah
menjadi ada dalam kenyataan. Mahiah hanya terdapat dalam pikiran atau
akal sedang wujud terdapat dalam alam nyata, diluar pikiran atau akal.
Mumtani adalah mahiah yang tidak bisa mempunyai wujud dalam alam
nyata seperti adanya kosmos lain disamping kosmos kita ini.

13
HAKIKAT MANUSIA DAN
ALAM
Pemahaman tentang manusia merupakan bagian dari kajian
filsafat. Tak mengherankan jika banyak sekali kajian atau
pemikiran yang telah dicurahkan untuk membahas tentang
manusia . walaupun demikian, persoalan tentang manusia
ajan menjadi misteri yang tek terselesaikan. Hal ini menurut
Husein Aqil al-Munawwar dalam Jalaluddin (2003: 11)
karena keterbatasan pengetahuan para ilmuan untuk
menjangkau segala aspek yang terdapat dalam diri manusia.
Lebih lanjut Jalaluddin (2003: 11) mengatakan bahwa
manusia sebagai makhluk Allah yang istimewa agaknya
memang memiliki latar belakang kehidupan yang penuh
rahasia.
14
Berdasarkan Al Quran

Allah SWT menciptakan manusia di muka bumi agar


manusia dapat menjadi khalifah di muka bumi tersebut.
Yang dimaksud dengan khalifah ialah bahwa manusia
diciptakan untuk menjadi pemimpin yang mengatur dan
memakmurkan apa-apa yang ada di bumi, seperti
tumbuhannya, hewannya, hutannya, airnya, sungainya,
gunungnya, lautnya, perikanannya dan manusia harus
mampu memanfaatkan segala apa yang ada di bumi
untuk kemaslahatannya.
15
Berdasarkan Ahli Filsafat
Menurut Heraclitus menyatakan, You can not step twice into the
same river; for the fresh waters are ever flowing upon you
(engkau tidak dapat terjun ke sungai yang sama dua kali karena
air sungai itu selalu mengalir). Alam semesta ini selalu dalam
keadaan berubah; sesuatu yang dingin berubah jadi panas, yang
panas berubah menjadi dingin.Segala yang ada dinamai: Alam.
Alam ini 2 macam: Pertama dinamakan Alam nyata, yaitu semua
alam yang ditangkap panca indra manusia, yaitu semua alam
yang terdiri dari benda, baik benda padat, benda cair atau benda
gas. Kedua ialah Alam Gaib, yaitu Alam yang tak dapat
ditangkap dengan panca indra manusia, alam yang bukan terdiri
dari benda.
16
Tanggung Jawab Ilmuan
I.Bersifat Umum
Sebagai makhluk ciptaan tuhan
Tanggung jawab ilmuan sebagai makhluk ciptaan tuhan yaitu sebesar apapun
penemuan terbaru yang kita temukan,kita tetap ingat bahwa segala sesuatu yang
ada sudah di ciptakan terlebih dahulu oleh allah swt dan di ceritakan di dalam al-
quran.
Kaitan dengan etika ilmu
Kaitan dengan etika ilmu,sering kali seorang ilmuan melanggar etika yang
ada,maka dari itu,tanggung jawab seorang ilmuan harus mematuhi kode etik
yang ada.
Perkembangan ilmu dan pengetahuan
Untuk memperluas dan mengembangkan ilmu dan pengetahuan sebagai ilmuan
tidak lupa dengan ilmu pengetahuannyang terdahulu.
17
Bersifat khusus
Sebagai Individu
Tanggung jawab ilmuan sebagai individu yaitu menjaga apa yang kita dapat
dari hasil penilitian,dan mengembangkan serta mengamalkannya.
Sebagai manusia yang beragama
Sebagai manusias yang beragama kita harus menggali lagi pengetahuan yang
ada dalam al quran,dan mempercayai keesaan dan ke agungan alah swt
Sebagai ahli di bidangnya
Harus kerja menjaga kode etik yang ada profesional dalam mengerjakan
sesuatu
Sebagai agen perubahan
Menciptakan penelitian terbaru yang ramah lingkungan yang berdampak
dalam perubahan dunia
Sebagai pengemban amanat di muka bumi
Lebih berusaha lagi dalam penelitian yang baru dan tetap menjaga dan tidak
merusak hal yang sudah ada.
18
PENUTUP
Kajian mengenai manusia sangat luar biasa sekali uniknya.
Sangatlah pantas manusia itu dikatakan makhluk yang paling
mulia. Dilihat dari proses penciptaan sampai kepada
fungsinya, sudah menunjukkan bahwa manusia merupakan
makhluk yang terpilih oleh Allah.
Dalam uraian singkat makalah di atas, terdapat beberapa hal
yang perlu digarisbawahi berkaitan tentang manusia, yaitu:
Hakikat manusia itu sangat beragam sekali, mulai dari
hakikatnya sebagai makhluk Allah SWT dan hakikatnya
sebagai makhluk sosial.
Pandangan tentang manusia itu dapat dilihat dari dua
perspektif.
19
20