Anda di halaman 1dari 30

STATISTIK INDUSTRI

L ATIHAN MINITAB
STATISTIK DASAR:
MENGHITUNG MEAN,
MEDIAN, KUARTIL DALAM
MINITAB
Diketahui Data Sebagai Berikut :
Analisa deskriptif : Mean, Median, variasi,
range, quartil, dll
Dari data tersebut juga dapat pula
digambarkan grafik Histogram maupun
Boxplot
Cara menghitung dengan MINITAB yakni
sebagai berikut :
Data diinput pada worksheet MINITAB
Grafik

HASIL ANALISA DESKRIPTIF


Histogram dapat
menggambarka
n sebaran data

Q3
Q2
Q1
ANALISIS DESKRIPTIF
Diketahui Data Sebagai Berikut :
Analisa deskriptif : Mean, Median, variasi,
range, quartil, dll
Dari data tersebut juga dapat pula
digambarkan grafik Histogram maupun
Boxplot
Cara menghitung dengan MINITAB yakni
sebagai berikut :
Data diinput pada worksheet MINITAB
HASIL ANALISA DESKRIPTIF
ONE-SAMPLE T TEST

T-Test atau Uji T digunakan untuk menguji dua buah rata-
rata.
Rataan nilai mata pelajaran Matematika siswa kelas tiga
SMU X sama dengan 65, secara random dari populasinya
diambil 12 siswa. Ternyata nilai keduabelas siswa tersebut
adalah sebagai berikut. 51 71 76 81 67 98 58 69 87 74 79
81 Jika diambil = 5% dan dengan mengasumsikan
bahwa nilai berdistribusi normal, bagaimana kesimpulan
penelitian tersebut?
1. H0 : , nilai rata-rata sama dengan 65 (=5%)
2. Ha : , nilai rata-rata tidak sama dengan 65 (=5%)

Data diinput ke dalam worksheet MINITAB


HASIL ONE-SAMPLE T TEST

Nilai P < maka H Ditolak, sehingga nilai rata-rata


0
tidak sama dengan 65
TWO-SAMPLE T TEST
two-sample t-Test digunakan untuk
membandingkan rata-rata nilai dari dua metode
dengan sampel yang sama.
Peneliti ingin melihat apakah metode A lebih
baik dari metode B untuk mengajar matematika
dari 8 anak yang ditetapkan sebagai sampel.
Sehingga diperoleh data seperti pada gambar
disamping. = 5%
1. H0 : , nilai rata-rata metoda A lebih kecil atau
sama dengan metoda B
2. Ha : , nilai rata-rata metoda A lebih besar
daripada metoda B
HASIL TWO-SAMPLE T TEST
Boxplot of nilai I ndividual Value Plot of nilai
(with Ho and 95% t-confidence interval for the mean) (with Ho and 95% t-confidence interval for the mean)

Nilai P < maka H0



Ditolak, sehingga Ho
_
X

Ho
_
X

nilai rata-rata 50 60 70 80 90 100 50 60 70 80 90 100

metode A lebih besar


nilai nilai

Histogram of nilai

dari metode B 4
(with Ho and 95% t-confidence interval for the mean)

Frequency
2

0 _
X
Ho

50 60 70 80 90 100
nilai

Grafik sebaran
Hasil
data
ONE-WAY ANOVA
ANOVA (Analysis Of Variances) untuk
mencari alternatif terbaik dari berbagai
variabel data.
Data disamping adalah sebuah data
yang diambil secara acak dari suatu
sekolah untuk menentukan metode
yang lebih baik untuk digunakan dalam
pengajaran Bahasa Inggris. Data seperti
gambar disamping. =0,05
1. H0 : Keempat Metode pembelajaran
memberikan efek yang sama
2. Ha : Keempat Metode pembelajaran
HASIL ONE-WAY ANOVA

- Metode B > A karena tidak memuat nol dan

center positif
- Metode C = A karena memuat Nol
- Metode D < A karena tidak memuat Nol dan

center negatif

Nilai P < maka - Metode C = B karena memuat Nol

gagal tolak H0 - Metode D < B karena tidak memuat Nol dan

center negatif
TWO-WAY ANOVA
ANOVA (Analysis Of Variances) untuk mencari alternatif terbaik dari berbagai
variabel data.
Two-way ANOVA digunakan untuk melihat beberapa variabel yang dapat
mempengaruhi suatu nilai
Pada Gambar disamping ditampilkan data Nilai yang dihubungkan dengan Metode
pembelajarannya dan jenis kelamin siswa. Apakah saling mempengaruhi?
1. H0 :
.JK Tidak ada perbedaan jenis kelamin laki-laki dan perempuan terhadap prestasi
belajar
.Metode Tidak ada perbedaan ketiga metode pembelajaran trhadap prestasi
belajar
.JKvsMetode Tidak ada interaksi antara metode mengajar dengan jenis kelamin
2. Ha :
.JK Ada perbedaan jenis kelamin laki-laki dan perempuan terhadap prestasi belajar
.Metode Ada perbedaan ketiga metode pembelajaran trhadap prestasi belajar
.JKvsMetode Ada interaksi antara metode mengajar dengan jenis kelamin
(1) (2) (3)
StatANOVA Two- Isi response, Row factor, dan column
Pilih Grafik residual plot
way factor fit additive model
yang dibutuhkan OK
Graphs OK
HASIL TWO-WAY ANOVA

JK: Nilai P > maka H0 diterima. Tidak ada perbedaan


Metode: Nilai P > maka H diterima. Tidak ada perbedaan
0
JK vs Metode: Nilai P < H0 ditolak. Ada interaksi antara JK
dan Metode
PROBABILITY PLOT
untuk dapat menguji kenormalan data dilakukan
dengan plot kenormalan data (normal probability
plot), di mana plot dari data tersebut dibentuk
antara nilai data dengan nilai harapan data tersebut
(expected value). Nilai harapan merupakan nilai
yang Anda harapkan mendekati nilai populasi
sebenarnya. Jika distribusi tersebut menyebar
normal, maka plot data sample berada di sekitar
garis lurus, yang merupakan nilai harapan.
Pada Data di samping masing-masing probability
plot nya di tentukan sebagai berikut:
NORMALITY TEST

Normality test(uji sebaran normal) adalahuji yang


digunakan untuk mengatahui apakah data
menyebar mengikuti sebaran normal atau
tidak.

Data disamping akan menunjukkan hubungan nilai


VS JK dan Metode :
HASIL NORMALITY TEST
Resudual Plot merupakan nilai sisa
yang dihitung dari nilai
sebenarnya.
Apabila sebaran residual plot ini
mendekati garis lurus maka
sebaran data yang diperoleh
bagus.
TEST FOR EQUAL
VARIANCES
Test for equal variances dilakukan untuk menguji
ke homogenan data yang di peroleh.
Pada data disamping dapat di hitung keheomogenan
dari nilai siswa yang dipengaruhi Metode dan jenis
kelamin.
HASIL TEST FOR EQUAL
VARIANCES
INTERACTION PLOT
Interaction plot digunakan untuk menggambarkan
hubungan ketiga variabel tersebut dalam bentuk
grafik berikut :
(1) (2)
Isi Responses dan factor
StatANOVAInteraction Plot Display full interaction plot
matrixOK
HASIL INTERACTION PLOT
Hubungan JK terhadap
Nilai dan Hubungan
Metode dengan Nilai