Anda di halaman 1dari 15

INFEKSI SALURAN

PERNAFASAN AKUT
(ISPA)
Oleh : dr. Janris Sitompul
PKM. Malinau Seberang
Hp : 081232418218
ISPA
Definis :
Infeksi saluran pernafasan yang
berlangsung <14 hari, ditandai dengan
gejala batuk,pilek,serak dan mengeluarkan
ingus atau lendir dari hidung.

Saluran pernafasan :
Atas : Hidung- Mulut-Pharing
Bawah : Laring- trakea- Bronchus
Bronchiolus- Alveolus Alveoli.
KLASIFIKASI ISPA
Infeksi Saluran Nafas Bukan Rhinitis,Fari
Atas Pneumonia ngitis,
Tonsilitis, .

ISPA

Pneumonia
Berat,
Infeksi Saluran Nafas Penuonia
Bawah Pneumonia
Ringan.
Etiologi/Penyebab
Virus
90% Penyebab ISPA non Pneumonia adalah
Virus. (coronavirus,rhinovirus dll)
Bakteri

Lebih Dominan pada ISPA Penumonia.


Jenis yang paling sering Streptoccocus
Pneumonie, Stafilococcus Aureus, H.
Influenza.
GEJALA KLINIS
WHO (1986) Membagi Gejala Klinis ISPA Sbb:
ISPA Ringan :
Batuk

Pilek dengan atau Tanpa Demam

ISPA Sedang :
Gejala ISPA Ringan ditambah gejala berikut
-Pernafasan Cepat
Wheezing

Sakit/Keluar cairan dari telinga

Bercak Kemerahan di tubuh


GEJALA KLINIS
ISPA Berat :
Gejala ISPA Ringan ditambah gejala
berikut :
- Penarikan sela iga saat inspirasi
Kesadaran menurun

Bibir biru atau pucat

Stridor atau nafas ngorok pada saat

istirahat
Adanya selaput membrane difteri.
Berdasarkan Usia
Usia kurang dari 2 bulan
Pneumonia berat : tarikan dinding dada, nafas cepat
>60x/menit, bibir kebiruan.
Bukan Pneumonia : batuk pilek biasa dan tidak di
temukan tanda dan gejala pneumonia berat.

Usia 2 bulan 5 tahun


Pneumonia berat : nafas cepat, tarikan dinding dada
kedalam, (saat pemeriksaan anak dalam keadaan
tenang)
Pneumonia : Nafas cepat >40x/menit
Bukan pneumonia : Batuk pilek biasa, tidak di
temukan gejala nafas cepat dan tarikan dinding dada.
CARA PENULARAN

AIR LUDAH

UDARA
PERNAFAS BAKTERI
DARAH
AN VIRUS

BERSIN
DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAN
ISPA Non Pneumonia

Rhinitis
Yaitu suatu inflamasi yang terjadi pada hidung
akibat reaksi alergi.
Gejala Klinis :
- Hidung terasa gatal dan rasa tersumbat.
- Bersin- Bersin
- Hidung berair/meler.
- Mata Berair.
- Sakit kepala
- Batuk sampai susah tidur.
Penatalaksanaan :
1. Menghindari kontak dengan allergen
penyebab
2. Medikamentosa

-Antihistamin (dipenhidramin,CTM,
Cetirizin,loratadin)
3. Operatif jika medikamentosa tidak efektif
(SpTHT)
4. Edukasi
Faringitis
Yaitu inflamasi atau infeksi dari membran
mukosa faring, biasanya disertai dengan
pembengkakan tonsil (Tonsilo faringitis).
Gejala Klinis:
Deman atau mengigil

Nyeri menelan

Faring posterior(belakang) merah dan

bengkak
Mungkin batuk, bisa disertai nafsu makan

berkurang
Malaise dan anoreksia
Penatalaksanaan :
1. Pasien di anjurkan istirahat dan banyak
minum
2. Medikamentosa bersifat simptomatis
- Demam : paracetamol atau ibuprofen
dosis paracetamol anak 10-15mg/kgBB/kali.
- Antibiotik dapat diberikan:
Dewasa : Amoxicilin 3x500 selama 5 hari
Eritromisin 3x500 selama 5hari
Anak : Amoxicilin 30-40mg/kg/hari
Eritromisin 20-30mg/kg/hari
Pemberian Antibiotik pada anak harus dengan
pengawasan.
Penatalaksanaan ISPA non
Pneumonia Secara Umum
Penatalaksanaan pada ISPA non Pneumonia.
Medikamentosa.
Antipiretik (parasetamol,aspirin)

Antihistamin (CTM,Cetirizin,Loratadin)

Antibiotik jika perlu. (Amoxicilin, cefixime,

kotrimoxazole dll)

Perawatan di Rumah
Kompres

Pemberian Makan Bergizi

Perbanyak Minum air hangat

Memakai Masker
PENCEGAHAN dan
PEMBERANTASAN ISPA
Pencegahan dapat dilakukan dengan:
- Menjaga keadaan gizi agar tetap seimbang
- Imunisasi
- Menjaga kebersihan perorangan dan lingkungan
- Mencegah anak berhubungan/kontak dengan
penderita ISPA
Pemberantasan Yang di Lakukan:

- Penyuluhan kesehatan yang di tujukan


terutama pada Ibu
- Pengelolaan dan diagnosis ISPA yang benar
- Imunisasi
TERIMA KASIH