Anda di halaman 1dari 10

MEKANISME

PENDIRIAN
KOPERASI
By : kelompok 7
Para pemateri :
Acep setiawan

Azkia firly R

Dede Siti M

Nurfadilah
Peengertian koperasi

Koperasi adalah badan hukum yang didirikan


oleh orang perseorangan atau badan hukum
koperasi, dengan pemisahan kekayaan para
anggotanya sebagai modal untuk menjalankan
usaha, yang memenuhi aspirasi dan kebutuhan
bersama di bidang ekonomi, sosial, dan nilai
budaya sesuai dengan nilai dan prinsip
koperasi
Dasar hukum koperasi

Suatu koperasi hanya dapat didirikan bila memenuhi


persyaratan dalam mendirikan koperasi. Syarat-syarat
pembentukan koperasi berdasarkan Keputusan Menteri
Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
Republik Indonesia Nomor : 104.1/kep/M.Kukm/X/2002
tentang petunjuk Pelaksanaan Pembentukan, Pengesahan
Akta Pendirian dan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi
Pembentukan Koperasi
1. Koperasi primer dibentuk dan didirikan oleh sekurang-kurangnya dua
puluh orang yang mempunyai kegiatan dan kepentingan ekonomi yang
sama.
2. Koperasi sekunder dibentuk dan didirikan oleh sekurang-kurangnya
tiga badan hukum Koperasi.
3. Pendiri koperasi primer adalah warga negara Indonesia, cakap secara
hukum dan mampu melakukan perbuatan hukum.
4. Pendiri koperasi sekunder adalah pengurus koperasi primer yang diberi
kuasa dari masing-masing koperasi primer untuk menghadiri rapat
pembentukan koperasi sekunder.
5. Usaha yang akan dilaksanakan oleh koperasi harus layak secara
ekonomi, dikelola secara efesien dan mampu memberikan manfaat
ekonomi yang nyata bagi anggota.
6. Modal sendiri harus cukup tersedia untuk mendukung kegiatan usaha
yang akan dilaksanakan oleh koperasi.
7. Memiliki tenaga terampil dan mampu untuk mengelola koperasi.
Langkah-langkah Dalam
Pembentukan Koperasi
1.rencana pembentukan koperasi meliputi antara lain
penyusunan rancangan anggaran dasar/materi muatan
Rapat anggaran dasar (AD), anggaran rumah tangga (ART) dan hal
lain yang diperlukan untuk pembentukan koperasi.
persiapan
2.penyuluhan koperasi oleh pejabat dari instansi yang
membidangi koperasi kepada para pendiri.

1.Rapat pembentukan koperasi primer dihadiri oleh sekurang-


kurangnya dua puluh orang pendiri, sedangkan rapat
Rapat pembentukan koperasi sekunder dihadiri oleh sekurang-
pembentuk kurangnya tiga koperasi
an 2.Rapat pembentukan koperasi dipimpin oleh seorang atau
beberapa orang dari pendiri atau kuasa pendiri.
Akta Pendirian Koperasi
1. Para pendiri koperasi atau kuasanya dapat mempersiapkan akta pendirian
koperasi melalui bantuan Notaris pembuat Akta Koperasi.
2. Permintaan pengesahan tersebut diajukan dengan melampirkan :
a.Salinan akta pendirian koperasi yang dibuat oleh Notaris Pembuat Akta
Koperasi bermaterai cukup.
b.Berita Acara rapat pembentukan koperasi atau notulen rapat pembentukan
koperasi.
3. Surat Kuasa.
4. Surat bukti tersedianya modal yang jumlahnya sekurang-kurangnya sebesar
simpanan pokok dan simpanan wajib yang wajib dilunasi oleh para pendiri.
5. Neraca awal koperasi.
6. Rencana kegiatan usaha koperasi minimal tiga tahun kedepan dan Rencana
Anggaran Belanja dan Pendapatan Koperasi.
7. Susunan Pengurus dan Pengawas.
8. Daftar hadir Rapat Pembentukan.
9. Daftar pendiri.
10. Untuk koperasi primer melampirkan foto copy Kartu Tanda Penduduk (KTP)
yang masih berlaku dari para pendiri.
Syarat Mendirikan Koperasi
1. Umum
a. Dua rangkap Salinan Akta Pendirian koperasi dari notaris (NPAK).
b. Berita Acara Rapat Pendirian Koperasi.
c. Daftar hadir rapat pendirian koperasi
d. Foto Copy KTP Pendiri (urutannya disesuaikan dengan daftar hadir agar
mempermudah pd saat verifikasi).
e. Kuasa pendiri (Pengurus terpilih) untuk mengurus pengesahan pembentukan koperasi.
f. Surat Bukti tersedianya modal yang jumlahnya sekurang;kurangnya sebesar simpanan
pokok dan simpanan wajib yang wajib dilunasi para pendiri.
g. Rencana kegiatan usaha koperasi minimal tiga tahun kedepan dan Rencana Anggaran
Belanja dan Pendapatan Koperasi.
h. Daftar susunan pengurus dan pengawas.
i. Daftar Sarana Kerja Koperasi
j. Surat pernyataan tidak mempunyai hubungan keluarga antara pengurus.
k. Struktur Organisasi Koperasi.
l. Surat Pernyataan Status kantor koperasi dan bukti pendukungnya
m. Dokumen lain yang diperlukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan
Struktur organisasi koperasi
Struktur Internal Organisasi Struktur ekternal Organisasi
Koperasi Koperasi
a. Anggota : setiap orang yang a. Koperasi induk : gabungan dari paling
terdaftar sebagai peserta pemilik sedikit 3 koperasi gabungan yang
koperasi sesuai dengan berkedudukan di ibukota Negara.
persyaratan dalam anggaran dasar. b. Koperasi gabungan : gabungan dari
b. Rapat Anggota : paling sedikit 3 koperasi pusat dan
pemegang kekuasan tertinggi berkedudukan di ibukota provinsi.
dalam organisasi koperasi.
c. Koperasi pusat : gabungan dari paling
c. Pengurus : melaksanakan
sedikit 4 koperasi primer dan
keputusan keputusan yang
ditetapkan oleh rapat anggota berkedudukan di ibokota kabupaten.
untuk menggerakkan roda d. Koperasi primer : koperasi yang
organisasi dalam merealisasikan merupakan perkumpulan dari paling
tujuan yang ditetapkan. sedikit 20 orang yang bergabung
dengan tujuan yang sama.
Thank you