Anda di halaman 1dari 14

PELAYANAN KESEHATAN

PEDULI REMAJA
(PKPR)

dr. Jaka Satria


Puskesmas Kelurahan Lebak Bulus
2016
Tujuan Umum PKPR
Optimalisasi pelayanan kesehatan remaja di tempat layanan
kesehatan

Tujuan Khusus PKPR


a. Meningkatkan penyediaan pelayanan kesehatan remaja
berkualitas.
b. Meningkatkan pemanfaatan tempat layanan kesehatan
oleh remaja.
c. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja.
d. Meningkatkan peran serta remaja dalam perencanaan,
pelaksanaan dan pelayanan
2. Petugas Khusus yang Peduli Remaja

Perhatian, peduli, baik budi,pengertian,


bersahabat.
Termotivasi bekerjasama dengan remaja
Tidak memberi komentar tidak menyenangkan
Dapat dipercaya dan menjaga kerahasiaan
Mampu dan mau mengorbankan waktu
Dapat ditemui pada kunjungan ulang
Menunjukkan sikap menghargai tanpa
membedakan
Memberikan informasi dan dukungan agar
remaja dapat memutuskan pilihan tepat
mengatasi masalah atau memenuhi kebutuhannya
3. Petugas pendukung yang peduli remaja
Sikap menghargai semua remaja
Punya kompetensi sesuai bidang
Punya motivasi untuk menolong/mendukung

4. Fasilitas kesehatan yang peduli remaja


Lingkungan yang aman
Lokasi pelayanan nyaman/mudah dijangkau
Fasilitas baik, terjamin privasi/rahasia
Jam kerja yang sesuai
Tak ada stigma dan tersedia materi KIE
5. Prosedur pelayanan yang peduli remaja
Pendaftaran dan pengambilan kartu mudah
dan dijamin kerahasiaannya
Waktu tunggu pendek
Dapat berkunjung se-waktu2 dengan/tanpa
janji

6. Partipasi / keterlibatan remaja


Mendapat info/cara
Mendukung yankes
Hargai hak orang untuk pahami hak sendiri
Dilibatkan sejak perencanaan, pelaksanaan &
evaluasi
7. Pelayanan harus sesuai & komprehensif
Menyediakan paket komprehensif &
rujukan
Menyederhanakan proses /prosedur
pelayanan

8. Keterlibatan masyarakat
Mengetahui keberadaan dan hargai nilai
Mendukung kegiatan dan membantu
tingkatkan mutu pelayanan

9. Berbasis masyarakat, pelayanan luar


gedung/sebaya
UKS
10. Pelayanan berkualitas
Ada pedoman/protap tatalaksana
teruji
Sarana/prasarana cukup untuk
pelayanan esensial
Punya sistim jaminan mutu
pelayanan

11. Pelayanan yang efisien


Punya sistim informasi manajemen
termasuk informasi biaya &
pemanfaatan
PELAKSANAAN PKPR Standar minimal :
KIE
DI PUSKESMAS Konseling
Dalam
Pelayanan Medis
gedun Rujukan
g Pelayanan lain

Jejaring
Puskesmas
Puskesma &lintas
s PKPR Kemitraan sektoral

Kajian 1.Melalui UKS :


sederhana Penjaringan
kesehatan
Tim : Luar Pemeriksaan
Puskesmas, gedun berkala
Kabupaten g Konseling
2. Puskesmas
SDM : Pusat, keliling:
Propvinsi Konseling
Sarana 3.NS pada kelompok
remaja
JENIS KEGIATAN DALAM PKPR

1. Pemberian informasi dan edukasi


Dalam/luar gedung, perorangan/kelompok
Oleh guru/pendidik sebaya terlatih
Menggunakan KIE lengkap, dengan bahasa
remaja

2. Pelayanan medis dan pemeriksaaan penunjang


Klien sakit dilayani sesuai protap
Petugas Poli, KIA gali masalah psikososial
Semua petugas menjaga kerahasiaan
Petugas PKPR menjaga kelangsungan
pelayanan & mencatat rujukan kasus
3. Konseling
Bantu klien kenali masalah/ambil keputusan
Berikan pengetahuan/ketrampilan, gali
potensi untuk bantu klien : atasi
kecemasan/depresi, ingin cari bantuan, dorong
gaya hidup sehat

4. PKHS, mengembangkan 10 kompetensi psikososial


Pengambilan keputusan, pemecahan masalah,
Berpikir kreatif, berpikir kritis
Komunikasi efektif, hubungan interpersonal
Kesadaran diri, empati
Mengendalikan emosi, mengatasi stres
5. Pelatihan pendidik sebaya & konselor sebaya
6. Pelayanan rujukan
MONITORING DAN
EVALUASI
Ditujukan pada komponen standar
Input :
sarana, dana dan fasilitas lain untuk kegiatan
PKPR

Proses :
jenis kegiatan, metode, pelaksana, sasaran,
kapan dan dimana

Output :
hasil (pencapaian) kegiatan
STANDAR DAN INDIKATOR TERPILIH
YANG DIPERLUKAN UNTUK
MENGEVALUASI PKPR
Kualitas:
Kompetensi petugas: kesesuaian langkah-langkah
pelaksanaan konseling dengan standar.
Sarana institusi: pemenuhan kriteria sarana untuk menjamin
kerahasiaan dan kenyamanan klien.
Kepuasan klien: terhadap kualitas sarana dan kompetensi
petugas.
Kelengkapan jaringan pelayanan rujukan.

Akses:
Jumlah pelaksanaan KIE dan konseling, jumlah kunjungan
klien, klien lama dan baru, di dalam gedung dan di luar
gedung.
Frekuensi petugas Puskesmas berperan menjadi narasumber
atau fasilitator kegiatan remaja.
Jumlah kader (pendidik/konselor) sebaya yang dilatih oleh
Puskesmas.
Jumlah rujukan masuk dari masyarakat
PENCATATAN DAN PELAPORAN

Manfaat
Tersedianya data kesehatan remaja di wilayah
Puskesmas.
Bahan perencanaan dan menentukan langkah-
langkah perbaikan.

Pelaksanaan pada tahap awal


Pendaftaran di tempat kunjungan umum.
Catatan medis/konseling disimpan tersendiri