Anda di halaman 1dari 23

ISOTERM ADSORPSI FREUNDLICH

Kelompok 6

Renny Avika Dwi Cahaya130331614730


Risa Rachmawati 120331420931
Rita Nurdiana130331614740
Sherly Fathin R. S. 130331614725
Sikya Hiswara 130331614743
Viola Erni Wulanari 130331614737
Yuslim Nashru S. 130331614748
Pengertian Adsorpsi
Adsorpsi adalah
gejala pengumpulan
molekul-molekul
suatu zat pada
permukaan zat lain,
sebagai akibat dari
ketidakjenuhan
gaya-gaya pada
permukaaan zat
tersebut
Perbedaan adsorpsi berdasarkan sifat
fisiknya
Tabel 1. Perbedaan adsorpsi fisik dan kimia
Adsorpsi Fisik Adsorpsi Kimia
Molekul terikat pada adsorben Molekul terikat pada adsorben oleh
oleh gaya van der Waals ikatan kimia
Mempunyai entalpi reaksi -4 Mempunyai entalpi reaksi -40 sampai
sampai -40 kJ/mol -800 kJ/mol
Dapat membentuk lapisan Membentuk lapisan monolayer
multilayer
Adsorpsi hanya terjadi pada suhu Adsorpsi dapat terjadi pada suhu tinggi
di bawah titik didih adsorbat
Jumlah adsorpsi pada permukaan Jumlah adsorpsi pada permukaan
merupakan fungsi adsorbat merupakan karakteristik adsorben dan
adsorbat

Tidak melibatkan energi aktifasi Melibatkan energi aktifasi tertentu


tertentu
Bersifat tidak spesifik Bersifat sangat spesifik
Proses adsorpsi dalam larutan, jumlah zat
teradsorpsi tergantung pada beberapa faktor,
yaitu :
a. Jenis adsorben
b. Jenis adsorbat
c. Luas permukaan adsorben
d. Konsentrasi zat terlarut
e. Temperatur
Penentuan Adsorpsi Isoterm
Isoterm Langmuir dan Isoterm BET adalah
dua diantara isoterm-isoterm adsorpsi yang
dipelajari:
a. Isotherm Langmuir
b. Persamaan Isoterm Adsorpsi Freundlich
Persamaan isoterm adsorpsi Freundlich
didasarkan atas terbentuknya lapisan
monolayer dari molekul-molekul adsorbat
pada permukaan adsorben. Namun pada
adsorpsi Freundlich situs-situs aktif pada
permukaan adsorben bersifat heterogen
Persamaan isoterm adsorpsi
Freundlich dapat dituliskan sebagai
berikut
Log (x/m) = log k + 1/n
log c
Sedangkan kurva isoterm
adsorpsinya disajikan pada Gambar 2
Bagi suatu sistem adsorpsi tertentu, hubungan
antara banyaknya zat yang teradsorpsi
persatuan luas atau persatuan berat adsorben
dengan konsentrasi yang teradsorpsi pada
temperatur tertentu disebut dengan isoterm
adsorpsi ini dinyatakan sebagai:

x/m = k. Cn .................................................( 2 )
dalam hal ini :
x = jumlah zat teradsorpsi (gram)
m = jumlah adsorben (gram)
C = konsentrasi zat terlarut dalam larutan,
setelah tercapai kesetimbangan adsorpsi
k dan n = tetapan, maka persamaan ( 2 )
menjadi :
log x/m = log k + n log c
.......................................( 3 )
Persamaan ini mengungkapkan bahwa bila
suatu proses adsorpsi menuruti isoterm
Freundlich, maka aluran log x/m terhadap log
C akan merupakan garis lurus.
Dalam absorpsi freundlich absorben yang
digunakan adalah arang aktif.
Arang Aktif
Arang adalah padatan berpori hasil
pembakaran bahan yang mengandung karbon.
Arang tersusun dari atom-atom karbon yang
berikatan secara kovalen membentuk struktur
heksagonal datar dengan sebuah atom C pada
setiap sudutnya
Gambar 3 Struktur grafit karbon aktif

Sebagian pori-pori yang terdapat dalam


arang masih tertutup oleh hidrokarbon dan
senyawa organik lainnya. Komponen arang
ini meliputi karbon yang terikat, abu, air,
nitrogen, dan sulfur yang mempunyai luas
permukaan dan jumlah pori sangat banyak
(Baker 1997).
Setyaningsih (1995) membedakan karbon aktif menjadi
2 berdasarkan fungsinya, yaitu
Karbon adsorben gas (gas adsorbent carbon): Jenis
arang ini digunakan untuk mengadsorpsi kotoran
berupa gas. Pori-pori yang terdapat pada karbon aktif
jenis ini tergolong mikropori yang menyebabkan
molekul gas akan mampu melewatinya, tetapi molekul
dari cairan tidak bisa melewatinya. Karbon aktif jenis
ini dapat ditemui pada karbon tempurung kelapa.
Selanjutnya adalah
karbon fasa cair (liquid-phase carbon). Karbon aktif
jenis ini digunakan untuk mengadsorpai kotoran atau
zat yang tidak diinginkan dari cairan atau larutan. Jenis
pori-pori dari karbon aktif ini adalah makropori yang
memungkinkan molekul berukuran besar untuk masuk.
Karbon jenis ini biasanya berasal dari batu bara,
misalnya ampas tebu dan sekam padi.
Contoh Soal
Buatlah grafik isoterm Freundlich
berdasarkan data dibawah ini:
APLIKASI
Adsorpsi zat terlarut (dari suatu larutan)
pada padatan adsorben merupakan hal
penting aplikasi penggunaan prinsip ini
antara lain penghilang warna larutan
dengan menggunakan batu apung, dan
proses pemisahan dengan menggunakan
teknik kromatografi.
SEKIAN
SEMOGA BERMANFAAT