Anda di halaman 1dari 23

Kelompok 17

Feni Afriani 151650044


Laila Dwi Anggraini 151650061
Pengertian Elektroforesis

Elektroforesis berasal dari bahasa yunani yang mempunyai


arti transport atau perpindah melalui partikel-partikel listrik.

Elektroforesis merupakan salah satu teknik analisis


DNA, RNA, protein, karbohidrat dan lain-lain yang
berdasarkan pada Bobot Molekul menggunakan muatan
listrik.
Jenis-jenis elektroforesis
Adapun jenis-jenis elektroforesis yang dikenal 2 (dua) kelompok teknik
elektroforesis, yaitu:

1. Tanpa ada pengemban padat atau matriks (Elektroforesis lapisan gerak /


moving boundary). Misalnya Elektroforesis Tiselius dimana penentuan mobilitas
dan titik isoelektrik suatu protein. Molekul protein yang diselidiki ada diseluruh
larutan dan posisinya sebagai fungsi waktu. Kekurangan dari alat ini adalah
mahal dan pemamfaatan kurang.

2. Dengan pengemban padat atau matriks seperti:

Elektroforesis Kertas

Elektroforesis gel

Elektroforesis kapiler
1. Elektroforesis Kertas
Elektroforesis kertas merupakan jenis elektroforesis yang terdiri
dari kertas sebagai fase diam dan partikel bermuatan yang
terlarut sebagai fase gerak, terutama ion-ion kompleks.
Kelebihan Elektroforesis Kertas :
Proses migrasi lebih cepat

Pemisahan spot menjadi lebih kecil

Mudah memisahkan sample dengan spektrofotometri

Mudah dilarutkan dalam pelarut dalam jumlah sedikit

Kekurangan Elektroforesisi Kertas :


Adanya gangguan yang disebabkan oleh adalanya gugus OH yang
terdapat pada selulosa yang dapat berinteraksi dengan molekul polar
sehingga daya migrasi molekul terganggu dan menjadi lebih rendah.
2. Elektroforesi gel
Elektroforesis gel merupakan salah satu teknik utama dalam biologi molekular.
Prinsip dasar teknik ini adalah bahwa DNA, RNA, atau protein dapat dipisahkan oleh
medan listrik. Dalam hal ini, molekul-molekul tersebut dipisahkan berdasarkan laju
perpindahannya oleh gaya gerak listrik di dalam matriks gel.

Kelebihan Elektroforesis Gel :

Mudahnya mengamati reaksi kimia selama proses berlangsung

Sample dapat ditangani dengan baik dan cepat

Gel dari hasil percobaan dapat disimpan dalam kantong plastic dan didingin dan setelah
percobaan sehingga dapat dipaki untuk dokumentasi penting yang dapat dipelajari lebih
lanjut dilain waktu.

Kekurangan Elektroforesis Gel :

Rawan terjaddi kesalahan pada proses pemindahan campuran sample kedalam slot gel,
karena slot gel ukurannya sangat kecil.
Gel yang digunakan dalam elektroforesis ada 3 macam:

1. Gel poliakrilamida denaturasi berfungsi dalam penanda


oligonukleotida dan menganalisis pemanjangan primer.

2. Gel alkalin agarosa berfungsi untuk memisahkan rantai DNA yang


berukuran besar.

3. Gel agarosa formaldehid denaturasi berfungsi untuk menyediakan


sistem elektroforesis RNA pada Ukuran Standar .
3. Elektroforesis Kapiler
Elektroforesis kapiler adalah metode elektroforesis yang digunakan untuk
memisahkan asam amino, protein, lipid, karbohidrat, dan nukleotida dengan resolusi tinggi yang
dilakukan pada pipa kapiler berisi buffer.

Karakteristik elektroforesis kapiler yaitu :

Menggunakan pipa kapiler pada pemisahan elektroforesis.

Memanfaatkan medan listrik berkekuatan tinggi, lebih dari 5 V/cm.

Menggunakan detektor berteknologi modern, sebagaimana yang ada pada kromatogram.

Efisiensinya kadangkala sama dengan kromatografi gas kapiler, namun juga bisa lebih besar.

Membutuhkan waktu beberapa menit untuk mengamati sampel.

Mudah diotomatiskan untuk menganalisis dalam segi kuantitatif, dan mudah digunakan.

Terbatas dalam mengkonsumsi (melibatkan) sejumlah reagent.

Metode ini lebih aplikatif untuk menyeleksi dalam ukuran luas, dibandingkan dengan teknik
separasi lainnya.
Fungsi elektroforesis
1. Menyediakan informasi mengenai ukuran, konfirmasi dan
muatan dari protein dan asam nukleat.
2. Sebagai metode pemisahan yang dapat digunakan untuk
menentukan komponen dari protein atau asam nukleat setiap
induvidu.
3. Pada bidang kepolisian teknik metode in digunakan untuk
pemeriksaan DNA karakteristik khusus misalnya sidik jari.
4. Dalam bidang molekuler, elektroforesis merupakan salah satu
cara untuk memvisualisasikan keberadaaan DNA.
Aplikasi elektroforesis
Elektroforesis dapat diaplikasikan untuk berbagai macam kegiatan sebagai berikut.

1. Membandingkan gen homolog dari sspesies yang berbeda, mengetahui susunan sekuens
berbagai genom
2. DNA Fingerprinting
3. Mendeteksi kelainan genetik.
4. Mendeteksi lokasi dan jumlah mRNA dalam sel atau jaringan tertentu
5. Mengetahui aktivitas gen selama perkembangan berbagai tipe sel organisme atau percobaan
perlakuan gen
6. Mempelajari evolusi tingkat molecular
7. Mengetahui variasi genetik yang ada di alam
8. Menentukan atau mengidentifikasi berat molekul DNA, RNA, dan protein tertentu.
9. Mengidentifikasi persamaan dan perbedaan genetik antar individu
10. Mengetahui jumlah fragmen DNA yang diklon dalam rekombinan DNA plasmid
11. Menganalisa fragmen DNA yang diamplifikasi lewat PCR.
Alat Elektroforesis
Bagian-bagian alat elektroforesis
Metode penggunaan alat:
Secara umum penggunaan alat elektroforesis sama meskipun jenis alat

elektroforesis terbagi dalam beberapa jenis, yang membedakan yaitu media yang

digunakan. Contohnya seperti kertas, dan gel, oleh karena itu sebelum alat

elektroforesis dihidupkan atau dinyalakan terlebih dahulu menyiapkan media yang

diperlukan.

Berikut cara menggunakan atau menghidupkan mesin elektroforesis.

Pasang elektrode pada chamber elektroforesis sesuai dengan kutub positif dan

negatifnya dengan cara menghubungkan elektroda conector pada chamber dengan

lubang pada eletrode.

Tutup chamber elektroforesis dengan penutup chamber.


Tancapkan steker pada trafo step down yang telah ditancapkan terlebih
dahulu pada sumber tegangan.
Atur kecepatan running dengan memilih tombolVOLTAGE SELECTOR
yang sesuai (25V, 50V, 100V, 135V).
Lama waktu running dapat diatur dengan menekan tombol TIMER
SET BUTTONS, dan lama waktu running akan muncul pada TIMER
DISPLAY dalam satuan menit.
Nyalakan elektroforesis dengan menekan tombol ON yang terdapat
pada elektroda hingga lampu indikator pada elektroda menyala.
Matikan elektroforesis chamber dengan menekan tombol OFF cabut
steker dari sumber tegangan.
Rumus

RF =

RF ( Retention Factor )

A : Panjang jarak Pita Sampel

B : Panjang Seperating Gel (panjang jarak keseluruhan)


Contoh Soal
Hitunglah Berat Molekul (BM) dari data sebagai berikut !

Band Protein Distance RF Log Protein


1 164.9293 4 0.058824 2.217298
2 99.78377 10.5 0.154412 1.99906
3 82.24741 13 0.191176 1.915122
4 67.79295 15.5 0.227941 1.831185
5 51.72158 19 0.279412 1.713672
6 22.09764 30 0.441176 1.344346
Log Protein
2.5

1.5

y = -2.2831x + 2.3516 Log Protein


R = 1
Linear (Log Protein)
1

0.5

0
0 0.05 0.1 0.15 0.2 0.25 0.3 0.35 0.4 0.45 0.5
Jawab...
y = -2.2831 x + 2.3516
y = -2.2831(RF Sample) + 2.3516
y = -2.2831 (0.279412) + 2.3516
y = 1.713
y = log BM
y = antilog 1.713
= 51.6 kDA
Kesimpulan
1. Elektroforesis adalah metode pemisahan berdasarkan perbedaan mobilitas analit menunjukkan dalam
medan listrik diterapkan. metode elektroforetik dapat diterapkan untuk pemisahan dari suatu sampel
dengan variety luas, termasuk protein, asam nukleat, asam amino dan karbohidrat.

2. Metode pemisahan elektroforesis didasarkan pada interaksi partikel-partikel bermuatan oleh medan listrik.
Partikel bermuatan listrik negatiaf akan bergerak kekutub positif (anoda). Sebaliknya , partikel bermuatan
listrik positif akan bergerak kekutub negative (katoda). Sementara partikel netral tidak bergerak . Jadi
medan listrik menyebabkan pemisahan pada metode elektroforesis.

3. Jenis-jenis elektroforesis adalah elektroforesis zona (wilayah), elektroforesis kertas, elektroforesis Gel, dan
elektroforesis kapiler

4. Gel media dalam elektroforesis gel (GE) adalah gel agarosa dan Gel poliakrilamida

5. Elektroforesis digunakan untuk meneliti DNA dalam berbagai bidang, misalnya :di bidang kepolisian
teknik ini digunakan nuntuk pemeriksaan DNA, setiap orang memiliki karakteristik khusus, misalnya sidik
jari. Sehingga membantu polisi dalam mengungkap sebuah kasus.Dalam kegiatan biologi molekuler,
elektroforesis merupakan salah satu cara untuk memvisualisasikan keberadaan DNA, plasmid, dan produk
PCR.Memudahkan identifikasi protein yang terdapat pada sebuah DNA.
Daftar Pustaka
Andreas Manz, et.al, 2010, Bioanalytical Chemistry published
by Imperial College Press, London
Martin, R. 1996. Gel electrophoresis: nucleid acids. Bios
scientific Publisher, Oxford: xvi + 175 hlm.
Wibowo, M.S. 2010. Elektroforesis. Sekolah Farmasi Institut
Teknologi Bandung.
Yuwono, T. 2008.Bilogi Molekular. Jakarta : Penerbitan Erlangga
Fatchiyah. 2012. Analisis Biologi Molekuler. Laboratorium
Biomol: Malang